August 14, 2008...9:19 PM

ORI Seri 5

Jump to Comments

Dalam artikel seri Edison’s Week in Review minggu lalu, saya telah menyinggung tentang peluncuran ORI seri 5 di akhir bulan ini. Ketika artikel itu ditulis, belum ada pengumuman berapa besarnya kupon ORI seri 5 tersebut. Perkiraan saya sendiri adalah sebesar 10,45-11%,  dan saya menyarankan bahwa jika ternyata kuponnya dibawah angka tersebut, maka ada baiknya para pembaca blog mempertimbangkan untuk tidak membelinya di penawaran perdana, karena kemungkinan nasibnya bisa seperti ORI seri 4 yang harganya jatuh di pasar sekunder.

Tadi sore saya membaca artikel di detikfinance.com bahwa Dirjen Pengelolaan Utang telah memberikan keterangan resmi mengenai ORI seri 5 tersebut. Kupon untuk ORI seri 5 ini adalah sebesar 11,45%. Artikel di detikfinance.com tersebut menuliskan bahwa kupon tersebut adalah yang paling tinggi dibandingkan dengan ORI seri sebelumnya, tetapi ini tidak benar karena ORI seri 1 memberikan kupon sebesar 12,05% (bukan 10,25% seperti yg ditulis dalam artikel tersebut).

Pemberian kupon sebesar 11,45% utk ORI seri 5 ini sendiri cukup mencengangkan saya. Mengapa? Ini karena saya sempat ‘melirik’ hasil pelelangan Surat Utang Negara (SUN) hari Selasa lalu (12 Agustus) dimana salah satu Obligasi yang dilelang adalah SUN seri FR0026 yang akan mature/jatuh tempo Oktober 2014. Pada pelelangan itu, Yield/hasil yang didapat oleh investor institusional utk obligasi tersebut hanya sebesar 11,51132%.

Bagi yang belum mengetahui apa itu SUN, kita bisa mengibaratkan SUN sebagai obligasi negara utk ‘partai besar’, sedangkan ORI sebaliknya adalah obligasi negara ‘eceran’. Sebagai ilustrasi, utk investasi di ORI, kita hanya membutuhkan Rp 5 juta, sedangkan untuk investasi langsung di SUN (mengikuti pelelangan lewat bank/institusi peserta lelang) dibutuhkan modal sebesar Rp 5 Milyar. Ada juga beberapa bank yang menawarkan investasi di SUN (tanpa mengikuti pelelangan), tetapi biasanya yield/hasilnya sedikit dibawah yield hasil pelelangan, dan nominal yang dibutuhkan pun tetap besar, sekitar Rp 500 juta.

Karena nilai nominalnya yang besar itu, biasanya SUN memperoleh bunga yang lebih tinggi di atas ORI (tidak berbeda dengan deposito, semakin besar nilai deposito, semakin besar bunga yang kita terima). Oleh karena itu, sesungguhnya cukup mengagetkan bahwa pemerintah menawarkan kupon ORI seri 5 sebesar 11,45% (hanya selisih sedikit dengan Yield SUN FR0026), terlebih lagi mengingat jatuh temponya lebih singkat (ORI seri 5 jatuh tempo 2013, dan SUN FR0026 jatuh tempo 2014).

Dilihat dari apa yang saya tulis di atas, investasi di ORI seri 5 ini bisa dianggap cukup atraktif. Mungkin pemerintah sengaja memberikan kupon yg cukup besar agar nasib ORI seri 5 ini tidak sama dengan ORI seri 4 yang harganya jatuh di pasar sekunder tidak lama setelah diterbitkan.

—–oOo—–

Dalam artikel ini, saya pikir ada baiknya juga saya memberikan beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan para investor yang tertarik untuk investasi di ORI.

Pertama-tama, ORI sebagai obligasi terbitan negara, boleh dikatakan mempunyai resiko yang sangat-sangat kecil. Jika pemerintah kesulitan dana untuk membayar bunga maupun pokok obligasi, secara teori pemerintah bisa tinggal menaikkan pajak untuk melunasi obligasi tersebut. Oleh karena itu, para investor ORI tidak perlu khawatir mengenai resiko ‘gagal-bayar’.

Kedua, ORI ini bisa dilihat sebagai alternatif ‘deposito’ bagi para investor dengan dana di atas Rp 100 juta. Seperti kita tahu, program penjaminan simpanan yang diadakan pemerintah hanya menjamin tabungan dan simpanan sampai dengan nilai Rp 100 juta. Oleh karena itu, orang-orang yang mempunyai deposito di atas Rp 100 juta yang ditaruh utk jangka panjang, mungkin ada baiknya mempertimbangkan menaruh sebagian dana tersebut di ORI seri 5. Dengan demikian nilai depositonya berkurang menjadi dibawah Rp 100 juta sehingga tetap dijamin oleh LPS (selama bunganya tidak di atas bunga wajar) dan investor tersebut juga bisa menikmati bunga di ORI yang lebih tinggi dari deposito pada umumnya.

Ketiga, jika di kemudian hari tingkat suku bunga di Indonesia turun, para investor ORI akan bisa menikmati Capital Gain/kenaikan harga ORI. Kalau itu terjadi, jika diinginkan, para investor ORI bisa menjual ORI-nya dan menikmati keuntungan dari kenaikan harga tersebut.

—–oOo—–

Meskipun di atas saya menulis bahwa penawaran ORI seri 5 ini cukup menarik, perlu diingat ORI adalah obligasi dan investor yang ingin berinvestasi dalam ORI harus memahami segala resiko yang terkait dengan obligasi. Bagi para pembaca blog yang terlalu belum mengerti tentang obligasi, bisa membaca 2 artikel lama saya mengenai obligasi yaitu Bond….James Bond serta Obligasi, Suku bunga dan Credit Rating.

Dalam kedua artikel tersebut saya telah menjelaskan mengenai resiko investasi obligasi secara umum yaitu resiko suku bunga dan resiko credit rating. Selain kedua resiko itu, para investor ORI harus juga mengetahui resiko yang dialami oleh setiap obligasi yang memberikan bunga yang besarnya tetap (fixed), yaitu resiko inflasi. Jika antara saat ini dan waktu ORI seri 5 itu jatuh tempo (2013) inflasi per tahun di atas 11,45%, maka bunga yang diterima oleh para Investor itu tidak akan cukup utk ‘mengejar’ inflasi.

23 Comments

  • yup,td sore liat jg cukup kaget
    mungkin seperti yg bro sempat singgung, dikasi kupon tinggi spy harganya dipasar sekunder ga jatuh n masyarakat g kapok beli ORI :)

  • sama… saking kagetnya, saya sampai keluar 2 artikel dalam 1 hari… hahahaha… baru pertama kali kayak gini…

  • Maksudnya keluar 2 artikel dalam 1 hari?
    Ada 2 artikel di blog ini ya bung, pertama nulis mengenai other people’s money dan ORI seri 5.
    Bung Blazy jd mau beli ORI ga tuh?
    Dalam jangka pendek (kurang dr 1 tahun) kemungkinan besar inflasi akan lebih tinggi lagi (lebaran) dan BI akan menaikkan suku bunga tidak ya? Jika iya harga ORI seri 5 ini akan jatuh ya. Jadi lebih baik membeli ORI seri 5 ini di pasar sekunder.
    Bener ga bung? (pgn beli ga ad budget)

    Edison: Yang harus dilihat bukan hanya potensi inflasi tahun ini. Utk tahun ini, kemungkinan besar inflasi memang akan di atas 11,45%. Suku bunga juga berpotensi besar utk naik lagi. Tetapi jangan lupa, ORI seri 5 itu tenor/jatuh temponya 5 thn, jadi kita harus melihatnya secara keseluruhan.

    Meskipun ada resiko suku bunga akan naik tahun ini dan juga resiko inflasi yg tinggi, saya merasa 11,45% cukup atraktif utk ikut beli di pasar perdana, asalkan jangka waktu investasinya 5 thn. Bagi yg sekedar ingin membeli ORI 5 ini utk jangka pendek (mengharapkan Capital Gain/untung dari kenaikan harga), dengan kondisi moneter saat ini mungkin akan agak beresiko.

    Bagi yang ingin lebih ‘berhati-hati’ bisa juga membagi dananya di RDPU dan ORI seri 5 ini. Dengan demikian, ibaratnya kita melakukan Bond Laddering, spt yg pernah saya tulis di blog ini.

  • pak edison
    kelupaan masalah resiko politik sepertinya …kan jelang pemilu nih
    bagaimana kebijakan pemerintah selanjutnya akan mempengaruhi pergerakan inflasi dan kemudian suku bunga juga.

    selain itu apakah benar 5 tahun ke depan inflasi tidak akan menggila, bagaimana dengan perkembangan situasi ekonomi, politik, dan keamanan dunia. kok sepertinya agak suram. belum lagi US juga akan melakukan pemilihan presiden bulan November nanti.

    MKJS = mohon koreksi jika salah …

    Edison: Tentunya saya tidak bisa mengatakan bahwa kekhawatiran bro itu salah. Yang bro tulis mungkin saja terjadi. Tetapi tidak ada yg bisa memperkirakan bagaimana kondisi 5 thn ke depan (inflasi, suku bunga, dll) :) 1 tahun kedepan saja sudah sulit.

    Tetapi begini saja, kita anggap kekhawatiran bro benar terjadi dan inflasi memang menggila selama 5 tahun tanpa henti. Ini bukan mustahil, jika benar terjadi apa konsekuensinya?

    Logikanya, dalam kondisi ini pemerintah akan terpaksa menaikkan tingkat suku bunga untuk menekan inflasi. Dengan kondisi suku bunga tinggi, dunia usaha akan terpukul, konsumen juga akan terpukul sehingga biasanya performa bursa saham juga akan jeblok. (shg timbul dilema, investasi di mana? obligasi atau saham?)

    Intinya, sulit bagi kita untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa depan. Yang bisa kita lakukan adalah mengatur portofolio kita agar bisa stabil dalam menghadapi berbagai skenario. Itu juga sebabnya saya menyarankan utk melakukan bond laddering di investasi obligasinya.

  • “…ORI seri 5 tersebut. Perkiraan saya sendiri adalah sebesar 10,45-11%, dan…”

    Hmm…, jangan2 yg memutuskan besarnya kupon ORI ‘mencontek’ dari thread ini. Jadi nanti menjelang penerbitan ORI berikutnya, perkiraan yg bro publish agak di ‘mark up’ yah bro ;D

  • apakah kupon yang sebesar 11,45% itu nett atau masih ada potongan lain ?

    Edison: 11,45% belum dipotong pajak final 20%

  • Saya masih sangat awam mengenai obligasi tapi tertarik dengan ORI 5 karena bunganya yang 11,45% (banyak teman2 saya menyarankan untuk membelinya dengan alasan ORI 5 lebih baik daripada deposito).

    Yang saya pertanyakan adalah apa maksudnya “11,45% belum dipotong pajak final 20%” karena secara matematika sederhana, bukankah itu berarti rugi sebesar 8,55%?

    Edison: Dari bunga 11,45% yang diberikan, tidak seluruhnya dibayarkan kepada kita, tetapi dipotong 20% dulu utk pajak, sehingga yg kita terima hanya 80% saja. Dengan demikian, bunga bersih yg kita terima hanya 11,45%x80%=9,16%.

  • Oh.. sekarang jadi jelas bahwa rupanya bunganya yang dipotong pajak 20%. Terima kasih untuk menjawab pertanyaan yang “must be really sound like an idiot” hehehe…

    Blog anda sangat menarik dan saya menyukai bagaimana anda menjelaskan hal2 yang tidak saya mengerti terutama dengan minimnya pengetahuan saya mengenai investasi.

    Adakah kemungkinan anda membahas mengenai investasi emas yang sekarang sedang marak saat ini karena saya dengar harga emas sedang turun?

  • Numpang nimbrung nich. Bro Kalo beli ori cm dgn dana 5jt bs ga ya? Kalo beli ori hrs puny npwp ya? Ato bakal dikejar2 ptugas pajak stlh beli ORI, ato gmn? Mhn pncerahannya. Thnx

    Edison: Beli ORI tidak perlu NPWP. Pajak 20% yg dipotong atas bunga ORI pun bersifat final, shg tidak akan dikejar kejar petugas pajak. Beli ORI di pasar perdana, minimum 5 lembar @ Rp 1 juta, alias 5 juta :)

  • jelas sudah apa itu ORI seri o5

    thx

  • artikel yang sangat dan sangat bagus :)
    neubiu minim pengetahuan mengenai investasi, jadi minta advice nya yach ( ngarep mode on )
    bingung mau investasi ORI apa investasi property (rumah).
    menurut teman-teman saya saya bagusnya milih yang mana yach ?

    Salam neubiu :)

    Edison: Membandingkan investasi di ORI dan property itu seperti membandingkan nasi padang dan pizza. :) Sulit utk dibandingkan secara langsung

  • artikel yang selalu menarik. Sangat edukatif terutama buat saya yang ingin belajar banyak ttg investasi.

    bro, ada gak obligasi yang harga di pasar sekunder melesat naik ato sekurang-kurangnya merangkak dari harga penawaran perdana.

    Thanks, bro!

    Edison: ORI 1 harganya naik di pasar sekunder kurang lebih 2% tidak lama setelah penawaran perdana lewat.

  • Bro,
    mau nanya beberapa hal:
    - Kalo beli ORI dipasar perdana lewat bank agen, kalo mau dijual lagi bisa gak kita langsung jual lagi ke Bank yang bersangkutan? bank tsb pasti menerimanya lagi gak, 100%?
    - kalo misalnya kita beli perdana sebesar 10 jt, apakah pada saat jatuh tempo setelah 5 tahun nanti uang kita kembali utuh 10 jt atau sesuai dengan harga yang berkembang dipasar sekundernya waktu itu?
    - fee-fee yang akan muncul secara wajar nominalnya kira-kira berapa % dan untuk apa aja ya??

    Terimakasih atas pencerahannya, kalo ada informasi tambahan tolong disertakan.

    Thanks.

    Edison: 1. Bank yg bersangkutan pasti akan membeli kembali 100%, hanya saja harga antar tiap-tiap bank akan berbeda.

    2. Harga obligasi ketika jatuh tempo akan sebesar nilai yang tertera di obligasi. Dalam hal ORI, setiap lembarnya akan dinilai Rp 1 juta.

    3. Biasanya, biaya yg dikenakan adalah biaya beli, biaya jual, dan biaya penitipan. Ada bank yg mengenakan %, ada bank yg mengenakan nilai nominal (Rp x). Tetapi perhatikan juga spread/selisih harga jual dan beli di bank itu. Jika bro baca artikel : ORI 005: Edison pergi ke pasar!!!, di situ ada saya tulis bahwa ada bank yg ‘umpetin’ biayanya dengan mengenakan spread harga jual/beli yg besar.

    Utk %, yg saya tahu ada yg sampai 0,05% saja.

  • Son…
    Kalau mo beli ORI seri 05 sekarang msh bs ?
    Dimana ? Gmn caranya ?

    Thanks Son ^^

    Edison: Kalau beli sekarang malah lebih mahal sedikit daripada waktu di penawaran perdana. Lebih baik tunggu 3-4 bulan lagi sambil melihat perkembangan BI Rate yg kemungkinan besar akan naik.

  • kalo beli ORI seri 04 ?
    yg ktnya jatuh di pasar sekunder ..
    itu bunganya brp ya ?

    Edison: Saya lupa kuponnya tepatnya berapa, sekitar 9,4-9,5% per tahun. Tetapi karena harganya yg drop, yieldnya mungkinsekitar 11,4%. Sunny coba cek saja harga pasarnya di sekuritas ataupun di bank agen penjual ORI

  • Dear Edisson,

    untuk saat ini bagaimana caranya saya dapat membeli ORI005 di pasar sekunder..??
    Ko aku buka di situs IDX ga tersedia,mungkin ada stocknya ato ga..cz q minat..

  • hubungi aja bank bank yg jual ORI mereka ada bagian sekuritas yg bisa jual ORI . yg turun ya ORI2 , ORI 3 dan ORI 4. meskipun bunganya cuma 9% ..tapi untung juga kalo beli di pasar sekunder. pas nanti mature kita untung karena dapet ganti 100 padahal belinya cuma 90

  • Pak Edison, mau nanya nih,
    Saya ada di brunei, mana yang lebih baik deposito di brunei 2.5% atau di ORI005 11.45% ?

    Tujuan investasi untuk beli rumah 3 ato 4 taon lagi di indonesia.

    saya kwatir nilai rupiah yang terus turun nih.
    sbg gambaran
    jan bnd 1 = rp 6800
    agustus bnd 1 = rp 7600
    bahkan sempat sampai rp 8200 tp sekarang turun lagi 7400.

    • Wah, ini pertanyaannya agak sulit utk saya jawab krn saya tidak familiar dengan kondisi di Brunei…

      Tetapi ini sekedar utk bahan pemikirannya…

      Omong-omong…ORI5 itu sekarang yieldnya sekitar 13,5%an (kan ada informasi ORI di blog ini, di sisi kanan)

      Pertanyaannya: Apakah lebih baik deposito di brunei 2,5% atau ORI 5 13,5%? Ini akan tergantung beberapa hal:

      Pertama-tama, apakah bunga deposito di brunei kena pajak? Kalau kena berapa besarnya? Jadi harus dicari dahulu return netnya…
      Asumsi saja ORI 5, akibat pengaruh pajak, return netnya sekitar 10,8%. Angka ini tidak tepat persis, krn 13,5% yg saya sebut di atas itu bukan Current Yield, melainkan Yield To Maturity… tapi utk memudahkan, anggap saja return bersihnya 10,8%.

      Saya asumsi saja misalnya brunei tabungan tidak kena pajak (krn saya tidak tahu peraturan di sana).. Maka, pilihan antara ORI atau deposito di brunei akan tergantung kepada bagaimana kira-kira nilai tukar Rupiah terhadap uang brunei dalam 4 tahun lagi…

      Deposito di Brunei akan lebih menarik jika Kurniawan merasa Rupiah akan terus melemah terhadap uang Brunei sebesar kurang lebih 8% (10,8%-2,5%) setiap tahunnya, untuk 4 tahun ke depan. Secara keseluruhan, ini artinya Uang Brunei harus menguat hingga sekitar 36% terhadap Rupiah dalam 4 tahun……

      Jika Rupiah tidak melemah sebesar itu, maka membeli ORI akan lebih atraktif…

  • Nyambung lagi nih Pak Edison.

    Brunei “tax heaven”, tabungan / deposito ngak kena pajak, bahkan ngak ada salary tax.

    Kurs BND / Rp seirama dgn USD/Rp, kalo usd menguat BND juga menguat thd rupiah.

    tahun 2008 ini nih rupiah anjlok banget nih , ketika kurs 1 usd = rp 12000 , kurs 1 bnd = 8200 , brarti rp melemah 20% dong , tapi sekarang turun 1 bnd = Rp 7400 brarti rp melemah 8.8%

    selama 5 tahun kerja di brunei rata2 bnd menguat 3.8 % (thn 2004 1 bnd =Rp 5500, dec 2008 1 bnd = Rp7400)

    Ternyata investasi itu ngak gampang ya , menurut opini Pak Edison apakah usd bakal ke level Rp 12 ribuan lagi di tahun ke depan ?

    Kalau saya beli ORI secara brangsur tiap tahun , apakah ini dapat mengurangi resiko ? misal kalo thn 2009 rp menguat saya beli sedikit kmd tunggu lagi thn berikutnya.

    • Seperti yang pernah saya tulis, pergerakan jangka pendek utk nilai tukar uang itu sulit diperkirakan… perkiraan jangka panjang saja seringkali meleset karena timbulnya berbagai perkembangan baru, sedangkan hal yang bisa mempengaruhi nilai kurs itu terlalu banyak…

      Kalau cuma sekedar melihat data lalau, tahun 2004 1 BND 5500, dan tahun 2008 menjadi 7400, berarti perubahannya sudah 35%-an dalam waktu 4 tahun… Tetapi memang itu tidak bisa dijadikan pegangan.

      Kalau utk kasus seperti ini, solusi paling sederhana adalah membuat ‘netral’. Tempatkan 50%-50% di deposito BND dan juga di ORI.

  • Kalau mau lihat pergerakan ORI 5 maupun ORI sebelumnya bisa di cek di mana ya Pak?? Kalau saham kan bisa di IHSG. Kadang sering bingung cek dimana …
    Terimakasih.

  • artikel yang sangat dan sangat bagus :)
    newbie minim pengetahuan mengenai investasi. :)

    Saya mau tanya Pak, kalau mau mencari harga NAB dimana yah dan history NABnya..

    saya ingin tahu perbandingannya (bagusan mana juga return-nya) untuk tentuin invest dimana apakah mau ke saham, ORI (sekarang dah kluar sukuk) or Reksadana :)

    Terima Kasih.


Leave a Reply