June 10, 2009
article by Alina
Pasti sudah banyak pembaca blog yang mendengar tentang Investasi ‘Dinar’. Beberapa hari yang lalu saya ditanyai oleh seseorang mengenai prospek berinvestasi ‘Dinar’. Saya jadi teringat ada hal yang menarik dalam kata-kata ‘Dinar’ ini. Ketika ada orang yang bertanya kepada saya bagaimana prospek berinvestasi di ‘Dinar’, saya selalu tanyakan kembali ‘Dinar’ apakah yang dimaksud. Saya menemukan setidaknya ada 4 ‘Dinar’ yang berkaitan dengan ‘investasi’. Apa saja keempat ‘Dinar’ tersebut ?
Keep reading →
June 2, 2009
Akhir-akhir ini, saya menerima ‘keluhan’ kalau blog ini di bulan Mei kemarin jarang diupdate. Sebagai pembelaan saya, alasan utama mengapa ini terjadi adalah karena di bulan Mei kemarin saya sedang ‘berkelana’ ke negeri orang, tepatnya negara Ratu Elizabeth, alias Inggris Raya. Dan sebagai permintaan maaf saya karena ‘terlantarnya’ blog ini di bulan lalu, maka saya akan memberikan hadiah dari negara seberang sana, yaitu sebuah cerita dari Skotlandia, tepatnya dari daerah Danau Loch Ness. Kebetulan dalam perjalanan kemarin, danau tersebut adalah salah satu tempat yang sempat saya kunjungi.

Loch Ness
(Tenang, kali ini artikel yg anda baca ini ada kaitannya dengan investasi
) Keep reading →
June 1, 2009
Sekedar liputan singkat saja tentang ulang tahun Blog ini yang dirayakan dengan berkunjung ke Yayasan Griya Asih (lagi-lagi saya masih belum bicara tentang investasi
).
PS: Maaf kalau artikelnya ‘berat’ utk dibuka, karena cukup banyak foto dalam ukuran besar. (klik foto untuk melihat foto dalam ukuran aslinya) Keep reading →
May 11, 2009
Sewaktu saya SMP dulu, ada sebuah seri buku kumpulan humor yang cukup populer dan bisa ditemukan dengan mudah di berbagai toko buku. Buku tersebut adalah buku seri “Mati Tertawa ala ……..”, misalnya saja Mati Tertawa ala Rusia, Mati Tertawa ala Amerika, ataupun Mati Tertawa ala ABG, dan lain sebagainya. Karena saya termasuk salah seorang yang menyukai humor, saya pun cukup gemar mengikuti buku-buku seri tersebut. ‘Terinspirasi’ oleh buku seri tersebut, artikel ini pun akhirnya saya namakan ‘Mati Tertawa Ala Investor’.
Jadi apa yang membuat saya (hampir) mati tertawa? Keep reading →
May 6, 2009
WHAT THEY SAID
Never buy a stock immediately after a substantial rise or sell one immediately after a substantial drop
Benjamin Graham
Article by Alina
2 tahun lalu, ketika bursa saham sedang dalam trend kenaikan (bullish) dan indeks sedang mencetak rekor tertinggi, seorang pemuda melihat keuntungan yang diperoleh para ‘investor’ yang berinvestasi sejak awal 2007. Tanpa pengetahuan berinvestasi yang mencukupi ditambah Ia baru saja memperoleh dana, Ia pun berpikir untuk mencoba peruntungannya terjun dan ‘berinvestasi’ di bursa saham. Si pemuda pun senang merasa telah menjadi seorang ‘investor’ di bursa saham dan berharap memperoleh keuntungan yang sama besar seperti para ‘investor’ sebelumnya.
Belum genap satu tahun Ia berinvestasi, kecemasan, penyesalan, dan berbagai pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Kenapa bursa saham malah mengalami trend penurunan (bearish)? Apa yang salah dengan investasinya sehingga mengalami kerugian begitu banyak? Si pemuda akhirnya bertemu dengan om Ben (Benjamin Graham). Keep reading →