<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi</title>
	<atom:link href="http://janganserakah.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://janganserakah.com</link>
	<description>Sebuah blog sederhana tentang dunia investasi dan perencanaan keuangan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jun 2009 04:55:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d528815cd098af4ded4ea5f747ac55f8?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi</title>
		<link>http://janganserakah.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>&#8216;Investor Area&#8217; Perlindungan Bagi Investor Pasar Modal Indonesia</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/06/18/investor-area-perlindungan-bagi-investor-pasar-modal-indonesia/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/06/18/investor-area-perlindungan-bagi-investor-pasar-modal-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 01:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1763</guid>
		<description><![CDATA[
Article by Alina
Setelah tertunda sekian lama, akhirnya Investor Area dilaunching hari ini (kompas 18 Juni 2009 halaman 19). Banyak investor yang telah menanti hadirnya fasilitas ini dalam pasar modal Indonesia. Fasilitas ini diharapkan akan mampu memberikan perlindungan bagi investor di Indonesia. Apa itu Investor Area?

Sebelum saya ceritakan mengenai Investor Area ada baiknya saya bercerita mengenai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1763&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1764" title="Investor Area" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/investor-area.jpg?w=227&#038;h=448" alt="Investor Area" width="227" height="448" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Article by Alina</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah tertunda sekian lama, akhirnya Investor Area dilaunching hari ini (kompas 18 Juni 2009 halaman 19). Banyak investor yang telah menanti hadirnya fasilitas ini dalam pasar modal Indonesia. Fasilitas ini diharapkan akan mampu memberikan perlindungan bagi investor di Indonesia. Apa itu Investor Area?</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1763"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum saya ceritakan mengenai Investor Area ada baiknya saya bercerita mengenai PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).</p>
<p style="text-align:justify;">PT KSEI merupakan salah satu <em>Self Regulatory Organization</em> (SRO) dalam pasar modal Indonesia. Fungsi utama KSEI adalah lembaga penyimpanan efek dan penyelesaian transaksi efek. Istilah gampangnya, KSEI merupakan &#8216;gudang penyimpanan&#8217; sebagian besar efek yang ditransaksikan di pasar modal Indonesia. Jika pembaca blog ada yang memiliki saham, saham yang sekarang ini berbentuk <em>scripless </em>(tanpa kertas) bukan tersimpan di broker, tetapi tersimpan di KSEI. Setiap investor harus dibukakan sub rekening (seperti rekening bank hanya saja berisi efek : saham, obligasi, dll) oleh broker di KSEI. Investor bisa mengetahui nomor sub rekeningnya melalui broker.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;ooOoo&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">Investor Area sendiri merupakan fasilitas yang diterbitkan oleh KSEI agar investor bisa melihat sendiri saldo efeknya yang ada di KSEI. Selain melakukan pengecekan saldo efek, dalam Investor Area ini investor bisa melakukan pengecekan<em> movement</em> atau perpindahan efeknya selama 30 hari terakhir. Mekanisme ini akan memperkecil kemungkinan adanya perpindahan efek nasabah tanpa sepengatuhan nasabah. Setiap investor yang telah mendaftar ke Investor Area akan memiliki Investor ID (seperti no KTP untuk investor pasar modal Indonesia)</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi investor yang mempunyai rekening di lebih dari 1 broker cukup hanya membuat satu Investor ID saja, karena dalam 1 Investor ID ini investor bisa menghubungkan rekening yang dimilikinya di broker lain. Jadi ketika investor login ke dalam Investor Area, investor bisa mengecek sekaligus semua saldonya di beberapa broker.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mendapatkan akses ke dalam Investor Area ini, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh investor :</p>
<ul>
<li>Investor bisa masuk ke <strong><span style="color:#0000ff;">https://investor.ksei.co.id</span></strong> silahkan daftarkan diri ke menu &#8216;New Investor? Give your details&#8217;. Sebelum mendaftarkan diri melalui web tersebut investor harus mengetahui terlebih dahulu nomor sub rekeningnya (bisa ditanyakan ke brokernya)</li>
<li>Setelah mengisi semua data, investor dapat mengeprint formulir yang telah diisi dan membawa formulir tersebut ke brokernya. Broker akan melakukan proses verifikasi dan validasi data sebelum melakukan persetujuan.</li>
<li>Setelah dilakukan persetujuan KSEI akan mengeluarkan Investor ID dan <em>pincode</em>. <em>Pincode</em> akan diterima dalam bentuk  <em>pin mailer</em> (seperti amplop berisi pin atm dari Bank). Perlu waktu kurang lebih 1 minggu sebelum investor memperoleh <em>pin mailer</em> tersebut. Investor juga akan menerima ID Card berisi Investor ID dan Nama Investor sebagai pengingat. ID Card akan diterima kurang lebih setalah 2 minggu. Pin mailer dan ID Card ini akan diserahkan KSEI ke broker investor.</li>
</ul>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1768" title="ID Card" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/id-card.jpg?w=281&#038;h=179" alt="ID Card" width="281" height="179" /><em>ID Card</em></p>
<ul>
<li>Setelah memperoleh Pincode dan Investor ID, investor bisa masuk ke dalam fasilitas Investor Area.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Yang paling penting adalah investor tidak perlu mengeluarkan biaya untuk bisa menikmati fasilitas ini. Semoga dengan adanya Investor Area ini akan tercipta transaksi pasar modal yang tranparan dan meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1763/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1763&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/06/18/investor-area-perlindungan-bagi-investor-pasar-modal-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/investor-area.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Investor Area</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/id-card.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ID Card</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Investasi &#8216;Dinar&#8217;</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/06/10/investasi-dinar/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/06/10/investasi-dinar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 06:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Instrumen Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1685</guid>
		<description><![CDATA[article by Alina
Pasti sudah banyak pembaca blog yang mendengar tentang Investasi &#8216;Dinar&#8217;. Beberapa hari yang lalu saya ditanyai oleh seseorang mengenai prospek berinvestasi &#8216;Dinar&#8217;. Saya jadi teringat ada hal yang menarik dalam kata-kata &#8216;Dinar&#8217; ini. Ketika ada orang yang bertanya kepada saya bagaimana prospek berinvestasi di &#8216;Dinar&#8217;, saya selalu tanyakan kembali &#8216;Dinar&#8217; apakah yang dimaksud. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1685&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>article by Alina</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pasti sudah banyak pembaca blog yang mendengar tentang Investasi &#8216;Dinar&#8217;. Beberapa hari yang lalu saya ditanyai oleh seseorang mengenai prospek berinvestasi &#8216;Dinar&#8217;. Saya jadi teringat ada hal yang menarik dalam kata-kata &#8216;Dinar&#8217; ini. Ketika ada orang yang bertanya kepada saya bagaimana prospek berinvestasi di &#8216;Dinar&#8217;, saya selalu tanyakan kembali &#8216;Dinar&#8217; apakah yang dimaksud. Saya menemukan setidaknya ada 4 &#8216;Dinar&#8217; yang berkaitan dengan &#8216;investasi&#8217;. Apa saja keempat &#8216;Dinar&#8217; tersebut ?</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1685"></span><strong>1. Dinar Irak</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter" title="Dinar Irak" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/25-rb-dinar-back.jpg?w=320&#038;h=142" alt="" width="320" height="142" /></p>
<p style="text-align:justify;">Dinar Irak (DI) disebut-sebut sebagai investasi yang sangat menjanjikan dengan tingkat imbal hasil yang diharpkan terbilang wah. Sebelum perang, Dinar Irak merupakan mata uang terkuat di Timur Tengah pada. Nilai 1 DI setara dengan US$ 3.30 atau bisa dibilang nilai Dinar Irak lebih tinggi nilainya daripada Dollar Amerika. Akibat jatuhnya sanksi PBB yang disusul invasi Amerika Serikat membuat Dinar Irak terjungkal ke titik terendah dalam sejarah Irak. Saat ini 1US$ setara dengan 1,170 DI atau 1 DI setara dengan US$ 0,00086.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian orang termakan akan berita &#8217;seandainya&#8217; nilai Dinar Irak kembali ke posisi sebelum perang. Hasil perhitungan saya, jika saat ini saya menukarkan 1 juta rupiah dengan Dinar Irak saya akan memperoleh Dinar Irak sebanyak 855 DI. Seandainya Dinar Irak kembali ke sebelum perang maka Dinar Irak saya tersebut akan menjadi 29 juta rupiah (855 DI x US$ 3.3 X Rp 10300). Pertanyaannya apakah bisa Dinar Irak kembali ke nilai tersebut, perlu diketahui juga Dinar Irak yang ada saat ini merupakan mata uang baru New Dinar Irak yang diterbitkan mulai 2003.</p>
<p style="text-align:justify;">Membeli Dinar Irak lebih tepat jika disebut berspekulasi, karena adanya ketidakjelasan di dalamnya dan imbal hasil yang ditawarkan juga terlalu tinggi melebihi nilai wajar.<span style="font-family:verdana;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:verdana;">2. Dinar Emas</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:verdana;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1697" title="Dinar" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/dinar.jpg?w=300&#038;h=249" alt="Dinar" width="300" height="249" /><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dinar Emas adalah mata uang yang dipergunakan di masa Rasulullah saw. Uang Dinar berupa koin emas 4,25 gram (22 karat). Dinar Islam di cetak oleh Islamic Mint di seluruh dunia dan mengikuti standar international yang dibuat oleh WITO (World Islamic Trading Organization).</p>
<p style="text-align:justify;">Di Indonesia, dinar emas di cetak oleh Antam melalui anak perusahaanya yaitu PP Logam Mulia Indonesia ( www.logammulia.com ). Untuk mendapatkan dinar ini, bisa didapatkan di tempat penjualan dan pembelian dinar yang disebut dengan <em>wakala</em>. Harga beli dan harga jual dinar sebagaimana harga emas, ditentukan oleh fluktuasi nilai emas dunia dalam satuan USD per troy  ounce di mana 1 troy ounce itu  sama dengan sebesar 31,1035 gram.Selain Dinar Emas ada juga Dirham, yaitu koin perak murni seberat 2.975 gram.</p>
<p style="text-align:justify;">Berinvestasi di Dinar Emas bisa jadi alternatif selain berinvestasi di Emas batangan. Hanya saja untuk menjual kembali Dinar Emas sebaiknya jangan di toko emas biasa, karena nilainya akan turun di bawah harga pasar. Jika ingin menjual Dinar Emas lebih baik jual kembali ke agen tempat membeli Dinar Emas.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:verdana;">3. DINAR (Dana Reksa Indeks Syariah)</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:verdana;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1696" title="Danareksa" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/danareksa1.jpg?w=304&#038;h=76" alt="Danareksa" width="304" height="76" /><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dinar yang satu ini merupakan Reksa Dana Indeks yang dikeluarkan oleh PT Danareksa. Reksa Dana indeks ini berisi 30 saham yang ada di dalam Jakarta Islamic Index (JII). Dinar merupakan Reksa Dana indeks pertama di Indonesia. Saat ini selain Dinar ada lagi Kresna Indeks LQ-45 yang mengacu pada indeks LQ-45. Benjamin Graham menyarankan investor untuk lebih memilih Reksadana Indeks daripada Reksa Dana biasa dalam berinvestasi. Karena hanya sedikit sekali RD yang kinerjanya bisa melebihi kinerja Reksadana Indeks.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:verdana;">4. PT Dinar Sekuritas</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:verdana;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1700" title="logodinar" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/logodinar.jpg?w=300&#038;h=220" alt="logodinar" width="300" height="220" /><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin lebih tepatnya bukan berinvestasi Dinar tetapi berinvestasi melalui Dinar. PT Dinar Sekuritas merupakan salah satu broker aktif yang menjadi Anggota Bursa dan melayani transaksi saham di Indonesia. Saat ini ada 117 Anggota Bursa yang tercatat di BEI dan boleh melakukan transaksi efek <em>(sumber : www.idx.co.id )</em>. Tentunya melalui Dinar yang satu ini kita bisa memilih berbagai saham yang ada untuk berinvestasi. Ingat lho <strong>berinvestasi</strong> bukan <strong>berspekluasi</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah ada pembaca blog yang menenmukan &#8216;Dinar&#8221; yang lain? &#8216;Dinar&#8217; manakah yang Anda pilih?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1685/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1685&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/06/10/investasi-dinar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/25-rb-dinar-back.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dinar Irak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/dinar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dinar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/danareksa1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Danareksa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/logodinar.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">logodinar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Celoteh: Kita Ada Di Mana?</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/06/08/celoteh-kita-ada-di-mana/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/06/08/celoteh-kita-ada-di-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 01:31:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1751</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi ini merupakan cover sampul di The Economist Tahun 1989. Mungkin sebagian teman-teman sudah pernah melihatnya. Kalau melihat kondisi bursa saham kita sekarang, kita berada di paruh bawah kartun ini&#8230;. Pertanyaan iseng-isengnya : apakah menurut teman-teman kita sudah mau masuk lagi ke bagian atas? (perhatikan orang pojok kanan bawah dan orang pertama di bagian atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1751&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1750" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/book-buy-sell-sell-sm.jpg"><img class="size-full wp-image-1750" title="BuySell" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/book-buy-sell-sell-sm.jpg?w=500&#038;h=461" alt="Buy!!! Buy!!! Sell!!! Sell!!" width="500" height="461" /></a><p class="wp-caption-text">Buy!!! Buy!!! Sell!!! Sell!! (klik utk perbesar)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Ilustrasi ini merupakan cover sampul di The Economist Tahun 1989. Mungkin sebagian teman-teman sudah pernah melihatnya. Kalau melihat kondisi bursa saham kita sekarang, kita berada di paruh bawah kartun ini&#8230;. Pertanyaan iseng-isengnya : apakah menurut teman-teman kita sudah mau masuk lagi ke bagian atas? <em>(perhatikan orang pojok kanan bawah dan orang pertama di bagian atas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) </em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1751/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1751/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1751/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1751/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1751/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1751/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1751/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1751/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1751/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1751/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1751&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/06/08/celoteh-kita-ada-di-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/book-buy-sell-sell-sm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">BuySell</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadiah Cerita Dari Danau Loch Ness</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/06/02/hadiah-cerita-dari-danau-loch-ness/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/06/02/hadiah-cerita-dari-danau-loch-ness/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 14:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemikiran tentang Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1745</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini, saya menerima &#8216;keluhan&#8217; kalau blog ini di bulan Mei kemarin jarang diupdate. Sebagai pembelaan saya,  alasan utama mengapa ini terjadi adalah karena di bulan Mei kemarin saya sedang &#8216;berkelana&#8217; ke negeri orang, tepatnya negara Ratu Elizabeth, alias Inggris Raya. Dan sebagai permintaan maaf saya karena &#8216;terlantarnya&#8217; blog ini di bulan lalu, maka saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1745&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Akhir-akhir ini, saya menerima &#8216;keluhan&#8217; kalau blog ini di bulan Mei kemarin jarang diupdate. Sebagai pembelaan saya,  alasan utama mengapa ini terjadi adalah karena di bulan Mei kemarin saya sedang &#8216;berkelana&#8217; ke negeri orang, tepatnya negara Ratu Elizabeth, alias Inggris Raya. Dan sebagai permintaan maaf saya karena &#8216;terlantarnya&#8217; blog ini di bulan lalu, maka saya akan memberikan hadiah dari negara seberang sana, yaitu sebuah cerita dari Skotlandia, tepatnya dari daerah Danau Loch Ness. Kebetulan dalam perjalanan kemarin, danau tersebut adalah salah satu tempat yang sempat saya kunjungi.</p>
<p style="text-align:center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img title="Danau Loch Ness" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/51/LochNessUrquhart.jpg/240px-LochNessUrquhart.jpg" alt="Loch Ness" width="240" height="159" /><p class="wp-caption-text">Loch Ness</p></div>
<p style="text-align:justify;"><em>(Tenang, kali ini artikel yg anda baca ini ada kaitannya dengan investasi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</em><span id="more-1745"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian teman-teman mungkin sudah tahu mengenai danau Loch Ness dan penghuninya yang paling terkenal, <a title="Nessie di Wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Loch_Ness_Monster" target="_blank">Nessie</a>. Nessie adalah nama panggilan dari &#8216;monster&#8217; yang dikatakan menghuni danau tersebut. Meskipun legenda Nessie sudah ada sejak lama, tetapi popularitasnya menggila sejak beredarnya sebuah fotonya di koran Daily Mail di tahun 1934 (yang dikemudian hari dibuktikan sebagai foto palsu)</p>
<p style="text-align:justify;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><img title="Nessie" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/79/Lochnessmonster.jpg/200px-Lochnessmonster.jpg" alt="Nessie" width="200" height="185" /><p class="wp-caption-text">Nessie</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sejak saat itu, ribuan orang telah berusaha untuk menjadi orang yang berhasil menangkap atau setidaknya menemukan bukti yang lebih kuat tentang keberadaan Nessie, tetapi semuanya gagal.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi apa yang menarik tentang Nessie dan Loch Ness? Tour Guide saya menceritakan, bahwa meskipun terkesan sulit ditemukan (terbukti dari ribuan orang yang gagal di atas), sebenarnya Nessie itu sebenarnya sering muncul dan bisa dilihat dengan mudah, bahkan dia selalu muncul sehari dua kali!!! Nah mau tahu kapan waktunya Nessie muncul setiap harinya? Ok, tetapi jangan beritahu orang lain ya? Nessie selalu muncul di waktu berikut ini:</p>
<ul>
<li>5 menit SEBELUM anda sampai ke Loch Ness</li>
<li>5 menit SETELAH anda meninggalkan Loch Ness</li>
</ul>
<p>Demikianlah cerita tour guide saya.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi apa kaitan cerita di atas dengan &#8216;Investasi&#8217;? Beberapa waktu lalu sempat ngobrol dengan salah satu pembaca blog ini. Kebetulan teman tersebut juga merupakan &#8216;fans&#8217; Graham seperti saya. Kami pun berbincang tentang rencana investasinya utk di masa depan. Dalam perbincangan itu, tanpa ia sadari berkata &#8220;<span style="text-decoration:underline;"><strong>COBA KALAU</strong></span> waktu kemarin index di 1100 saya beli saham ya?&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat itu, saya langsung teringat cerita Loch Ness dari tour guide saya. Bayangkan jika seandainya Nessie itu benar-benar ada, tetapi dia selalu muncul di waktu yang diceritakan di atas. Setiap orang yang datang ke danau itu pasti selalu pulang dengan kecewa dan salah satu dari 2 komentar di bawah ini :</p>
<ul>
<li><span style="text-decoration:underline;"><strong>COBA KALAU</strong></span> saya datang lebih awal 5 menit&#8230;, ataupun</li>
<li><span style="text-decoration:underline;"><strong>COBA KALAU</strong></span> saya pulang lebih lambat 5 menit&#8230;.</li>
</ul>
<p>Teman-teman mulai bisa melihat kaitan dari dua cerita tersebut?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya dalam cerita ini, ada dua &#8216;pelajaran&#8217; yang bisa kita petik.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang pertama, ada baiknya dalam perjalanan investasi kita, kita menghindari untuk mengatakan &#8216;COBA KALAU&#8217;. Mengucapkan dua kata tersebut terlalu sering, bisa berbahaya bagi kesehatan investasi anda. Tidak sedikit orang yang &#8216;memukuli&#8217; dirinya sendiri karena melewatkan <em>&#8216;kesempatan emas&#8217;</em>. Kerap kali ini lalu mempengaruhi pengambilan keputusannya di kemudian hari. Akal sehat tidak digubris lagi karena takut kelewatan <em>&#8216;kesempatan emas&#8217;</em> untuk kedua kalinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin ada sebagian pembaca yang lalu berpikir, loh lalu apakah kita tidak boleh &#8220;belajar&#8221; dari kesalahan masa lampau? Tentu saja boleh, dan malahan sangat dianjurkan. Tetapi bagi kebanyakan orang, kata &#8220;COBA KALAU&#8221; itu umumnya diucapkan bukan dalam rangka &#8216;belajar&#8217;. Yang harus kita lakukan adalah bertanya &#8216;Apakah dulu itu saya salah? Dan jika salah, apa ya kesalahan saya?&#8217;. Dengan demikian kita (mudah-mudahan) tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.</p>
<p style="text-align:justify;">Pelajaran kedua yang bisa kita petik di sini adalah, <span style="text-decoration:underline;">jika seandainya Nessie benar-benar ada</span> (PS: Ini hanya sekedar khayal saja ya?) dan ia datang sehari dua kali di waktu yang diceritakan di atas, bagaimana solusinya? Jangan hanya berkunjung ke Loch Ness dalam waktu yang singkat. Jika anda hanya ke sana selama 1-2 jam, atau bahkan 5 menit, anda pasti tidak akan bisa melihatnya. Belilah tenda, dan tinggal di pinggir danau tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa kaitan pelajaran kedua ini dengan investasi? Ini biar teman-teman pikirkan sendiri, tetapi biar saya bantu dengan sedikit petunjuk:</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Trading dan Market Timing</span> VS <span style="color:#0000ff;">Buy and Hold Forever </span></p>
<p style="text-align:justify;">Ayo, siapa yang mengerti? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1745&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/06/02/hadiah-cerita-dari-danau-loch-ness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/51/LochNessUrquhart.jpg/240px-LochNessUrquhart.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Danau Loch Ness</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/79/Lochnessmonster.jpg/200px-Lochnessmonster.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Nessie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Liputan Singkat Kunjungan ke Griya Asih</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/06/01/liputan-singkat-kunjungan-ke-griya-asih/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/06/01/liputan-singkat-kunjungan-ke-griya-asih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 08:37:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVENT]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Santai]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1725</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar liputan singkat saja tentang ulang tahun Blog ini yang dirayakan dengan berkunjung ke Yayasan Griya Asih (lagi-lagi saya masih belum bicara tentang investasi   ).
PS: Maaf kalau artikelnya &#8216;berat&#8217; utk dibuka, karena cukup banyak foto dalam ukuran besar. (klik foto untuk melihat foto dalam ukuran aslinya)
Pagi itu, sebelum berangkat ke Griya Asih, saya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1725&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Sekedar liputan singkat saja tentang ulang tahun Blog ini yang dirayakan dengan berkunjung ke Yayasan Griya Asih<em> (lagi-lagi saya masih belum bicara tentang investasi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PS: Maaf kalau artikelnya &#8216;berat&#8217; utk dibuka, karena cukup banyak foto dalam ukuran besar</strong>. (klik foto untuk melihat foto dalam ukuran aslinya)<span id="more-1725"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pagi itu, sebelum berangkat ke Griya Asih, saya, <strong>Tom</strong> dan keluarga saya bergerak ke arah Kelapa Gading dahulu untuk makan pagi di restoran Bakmi Jadoel. Seusai makan pagi, kami pun menunggu kedatangan Ronny dan Dedo (Arif Tazwin) di sana untuk berangkat bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekedar latar belakang, saya &#8216;menemukan&#8217; <strong>Ronny </strong>dan <strong>Dedo</strong> di forum Demian (sang ilusionis). Dedo berbaik hati untuk ikut memeriahkan acara tersebut dengan melakukan pertunjukan sulap. <em>(Thanks sekali lagi Dedo, acaranya jadi meriah berkat kamu, thanks juga Ronny yang telah mengenalkan saya dengan Dedo <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).<br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke cerita, setelah kami semua &#8216;lengkap&#8217;, kami pun bergerak ke arah Salemba. Tetapi karena saya mengambil pilihan jalan yang salah, (belum lagi sempat kehilangan Deddo di tengah jalan, bintang utama hari itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) kami tiba di Griya Asih lebih siang dari waktu yang saya tentukan. Sesampainya di sana, <strong>Galih</strong>, <strong>Aditya</strong>, <strong>Alin</strong>, <strong>Felicia</strong>, <strong>Rakhmi</strong> sudah menunggu agak lama.</p>
<div id="attachment_1731" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/salaman.jpg"><img class="size-full wp-image-1731" title="salaman" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/salaman.jpg?w=500&#038;h=311" alt="Kenalan dulu ya? Selama ini cuma kenal di blog doang..." width="500" height="311" /></a><p class="wp-caption-text">Kenalan dulu ya? Selama ini cuma kenal di blog doang...</p></div>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p>Karena sudah terlambat dari jadwal, kami pun tidak berlama-lama lagi dan segera memulai acara. Ternyata anak-anak Griya Asih mempunyai band, dan mereka pun memainkan 1 lagu untuk kami (<em><span style="color:#0000ff;">&#8220;Cari Pacar Lagi&#8221;</span></em> &#8211; ST12). Hebat juga&#8230;.</p>
<div id="attachment_1736" class="wp-caption aligncenter" style="width: 509px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/bandweb.jpg"><img class="size-full wp-image-1736" title="bandweb" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/bandweb.jpg?w=499&#038;h=354" alt="Wanita bukan dirimu saja, lebih baik ku putuskan saja, CARI PACAR LAGI!!" width="499" height="354" /></a><p class="wp-caption-text">.....Wanita bukan dirimu saja, lebih baik ku putuskan saja, CARI PACAR LAGI!!....</p></div>
<p>Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Magic Performance oleh Dedo. Anak-anak Griya Asih, terutama yang kecil-kecil semuanya melihat kemampuan Deddo, mulai dari memunculkan kain dari tangan kosong, menyambung tali yg sudah putus, menembus kaca, dan lain-lainnya. Padahal Deddo mengaku baru mulai bermain sulap setahun, tapi kok kelihatannya sudah trampil sekali ya?</p>
<div id="attachment_1738" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/magicweb.jpg"><img class="size-full wp-image-1738" title="magicweb" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/magicweb.jpg?w=500&#038;h=750" alt="magicweb" width="500" height="750" /></a><p class="wp-caption-text">DEDO: ...dan untuk trik berikutnya, saya akan mengubah Reksadana yang sudah LOSS 50% menjadi PROFIT 50%!!!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Setelah pertuntukan Dedo selesai, kami pun makan siang bersama. Seusai makan siang, saya mengajak anak-anak dan staf Griya Asih untuk bermain bersama. Permainan pertama yang kami mainkan yaitu PICTIONARY. Cara mainnya sederhana, ada dua tim, dan masing-masing tim mengutus satu orang untuk menggambar. Saya memberikan satu ataupun 2 kata kepada orang tersebut (misalnya: Macan Ompong). Orang tersebut lalu harus mencoba menyampaikan kata tersebut kepada timnya dengan cara menggambar (tanpa boleh menggunakan angka ataupun huruf). Ternyata anak-anak tersebut sangat kompetitif loh!</p>
<p style="text-align:justify;">Permainan yang kedua yaitu adalah TWISTER (yg saya bawa dari rumah). Permainan ini lebih mudah dimainkan langsung daripada dijelaskan, tetapi singkatnya, badan para pemainnya bisa &#8216;kusut&#8217; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">
<div id="attachment_1739" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/twister.jpg"><img class="size-full wp-image-1739" title="Twister" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/twister.jpg?w=500&#038;h=333" alt="Jungkir Balik bermain Twister" width="500" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">Jungkir Balik bermain Twister</p></div>
<p style="text-align:justify;">Tanpa terasa, ternyata kami sudah berada di Griya Asih selama 2,5 jam. Memang betul kata orang bahwa kalau kita sedang gembira, waktu berlalu tanpa terasa. Saya pun akhirnya menutup acara tersebut dengan menyerahkan donasi yang telah kita kumpulkan bersama di blog ini, dimana <span style="text-decoration:underline;">total donasi yang masuk mencapai Rp 6.420.777,-</span>.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu, saya dan teman-teman beserta keluarga saya pun lalu pamit kepada teman-teman di Griya Asih. Tentunya tanpa lupa untuk berfoto bersama dahulu&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1740" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/allweb.jpg"><img class="size-full wp-image-1740" title="ALLweb" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/allweb.jpg?w=500&#038;h=310" alt="Foto bersama... di Jaman dahoeloe kala :)" width="500" height="310" /></a><p class="wp-caption-text">Foto bersama di Griya Asih... gaya Jaman Dahoeloe Kala <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Di akhir artikel ini, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada semua teman-teman di blog. Sejak saya mengumumkan aksi sosial ini, saya menerima support yang begitu berharga dari teman-teman, baik yang berupa donasi langsung, turut membantu menyebarkan informasi tentang aksi sosial ini, atau bahkan sekedar kata-kata utk memberikan semangat kepada  saya. Tanpa dukungan dari teman-teman semua, mungkin aksi sosial ini tidak akan bisa terlaksana.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>THANKS GUYS, YOU&#8217;RE ALL THE BEST!!!!<br />
</strong></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1725/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1725/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1725/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1725/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1725/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1725/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1725/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1725/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1725/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1725/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1725&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/06/01/liputan-singkat-kunjungan-ke-griya-asih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/salaman.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">salaman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/bandweb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bandweb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/magicweb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">magicweb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/twister.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Twister</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/06/allweb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ALLweb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konobe dan Putrie_kmps Pergi ke Investment Plan Day</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/06/01/konobe-dan-putrie_kmps-pergi-ke-investment-plan-day/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/06/01/konobe-dan-putrie_kmps-pergi-ke-investment-plan-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 06:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1666</guid>
		<description><![CDATA[Article by : Konobe &#38; Putrie_kmps
Edited by : Alina


Konobe dan putrie_kmps janjian lagi di acara Investment Plan Day, 20 Mei 2009 kemarin. Acara ini diselenggarakan oleh Bank Mandiri divisi Wealth Management bekerjasama dengan 7 Manajer Investasi (MI):

PT Bahana TCW
PT. Batavia      Prosperindo Aset Manajemen
PT. Danareksa      Investment [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1666&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><span style="color:#0000ff;">Article by : Konobe &amp; Putrie_kmps<br />
Edited by : Alina</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1712" title="inspired" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/inspired.jpg?w=300&#038;h=112" alt="inspired" width="300" height="112" /><br />
</span></strong></p>
<p>Konobe dan putrie_kmps janjian lagi di acara Investment Plan Day, 20 Mei 2009 kemarin. Acara ini diselenggarakan oleh Bank Mandiri divisi Wealth Management bekerjasama dengan 7 Manajer Investasi (MI):<span id="more-1666"></span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>PT Bahana TCW</li>
<li>PT. Batavia      Prosperindo Aset Manajemen</li>
<li>PT. Danareksa      Investment Management</li>
<li>PT. Schroder      Investment Management Indonesia</li>
<li>PT. Mandiri      Majanjemen Investasi (MMI)</li>
<li>PT. Manulife      Aset Manajemen Indonesia (MAMI)</li>
<li>PT. Fortis      Invesments</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Acara ini memperkenalkan program yang diberi nama <strong>Inspired (Investment Plan, Start Your Financial Freedom)</strong>. Acara ini terbuka untuk umum dengan target peserta 500 orang dan GRATIS (diumumin di Kompas sehari sebelumnya). Walaupun kami berdua kebetulan memanfaatkan kursi gratis dari portalreksadana. Oya, disana kami juga bertemu dengan beberapa anggota portalreksadana lainnya: bro autogebet, ibu rina, Felicia, Eksi, Edward, chris, nano n risyadmum a.k.a hokypoky.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut Susunan Acaranya :</p>
<ul>
<li>08.00 &#8211; 12.00: Talkshow ( Auditorium 1 )</li>
<li>13.00 &#8211; 15.00: Dasar-Dasar Investasi dengan tema <strong>&#8220;Reksa Dana &amp; Obligasi&#8221; </strong>(Auditorium 10)</li>
<li>13.00 &#8211; 15.00: Advance Product dengan tema <strong>&#8220;Portfolio Management &amp; Structured Product&#8221; </strong>( Auditorium 8 )</li>
<li>15.00 &#8211; 17.00: Dasar-Dasar Investasi dengan tema <strong>&#8220;Saham &amp; Perencanaan Keuangan&#8221; </strong>( Auditorium 10 )</li>
<li>15.00 &#8211; 17.00: Advance Product dengan tema <strong>&#8220;Option/Derivatives dan Perencanaan Keuangan&#8221;</strong> ( Auditorium 8 )</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Acara berlangsung cukup lancar, walaupun teteup ‘ngaret’ juga (padahal panitia sendiri yang minta on time, ck ck). Pagi hari, setelah acara dibuka langsung dilanjutkan dengan talkshow yang menghadirkan para pakar seperti Dirut BEI, Dirut MMI, dan Chief Economist Bank Mandiri. Di sesi talkshow ini dibahas mengenai kondisi makro ekonomi dunia dengan tema: “Krisis, Awal atau Akhir Berinvestasi?”.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu bahasan makro adalah posisi Indonesia yang ekonominya masih bisa tumbuh positif dan berada pada posisi no 3 negara di dunia, disaat banyak negara lain yang justru mengalami pertumbuhan ekonomi negatif. Bahkan Singapura yang dianggap sebagai negara kuat pun sampai pertengahan Q2 pertumbuhan ekonominya sudah negatif 10%.</p>
<p style="text-align:justify;">Padasesi talkshow ini sempat ada perbincangan lucu putrie dan konobe karena ada beberapa penjelasan yang lebih mengarah pada trading di bursa. Padahal, saat pembukaan Direktur Bank Mandiri sudah memberikan penjelasan mengenai investasi DCA yang cirinya jelas sangat bertentangan dengan trading.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi ko pas di talkshow malah lebih ke trade ya? Hmmm.. never mind lah… ^^ Buat konobe sendiri, poin penting yang bisa diambil dari sesi ini adalah prediksi bentuk IHSG yang lebih mengarah kepada bentuk &#8216;W&#8217; dan bukan &#8216;V&#8217;. Walaupun katanya lembah kedua dalam huruf &#8216;W&#8217; tidak akan sedalam lembah pertama, tapi tetap tidak ada yang tahu lembah kedua ini akan terjadi kapan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oooO000&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya sesi siang dibagi menjadi basic dan advance session. Kerennya hampir semua sesi ini langsung dibawakan oleh direktur MI. Wah, bisa dibilang ini adalah acara besar yang cukup penting dong.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk sesi I siang hari, konobe dan putrie memilih menghadiri sesi advance dari MAMI dan MMI. Fokus presentasi MAMI lebih kepada perencanaan keuangan dan portfolio balancing. Ada juga penjelasan sedikit mengenai economic life cycle. Lalu dilanjutkan oleh presentasi dari direktur MMI yang membahas mengenai investasi “bebas” risiko di reksadana terproteksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Lagi-lagi disini kami sempat “mati tertawa ala investor” ketika direktur MMI mengatakan ciri kebiasaan ‘investor’ yang bertolak belakang dengan metode DCA. Bahkan kami sempat bingung, kalau acara ini fokusnya adalah perkenalan DCA, kenapa membahas RD Terproteksi yang jelas-jelas tidak bisa dipakai untuk DCA? (pembelian RD Terproteksi hanya dapat dilakukan saat masa penawaran seperti ORI atau Sukuk Ritel).</p>
<p style="text-align:justify;">Di sesi II siang, konobe dan putrie memutuskan untuk mengambil sesi basic yang diisi oleh Schroder, Bank Mandiri dan PortalReksadana. Mungkin ini adalah salah satu sesi paling menarik karena membahas “<em>how to surf</em>” based on <em>economic cycle</em>. Jadi Direktur Schroder cukup banyak memberikan penjelasan mengenai tanda-tanda untuk ‘surf’ dengan pengetahuan dasar fundamental ekonomi makro.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya: kira-kira tanda apa yang perlu diperhatikan bahwa ekonomi sudah akan membaik sehingga kita bisa mulai sedikit demi sedikit rebalance lagi portfolio ke saham. Salah satunya adalah melihat harga minyak dunia yang kembali bergerak naik ke titik keseimbangan setelah sempat turun akibat supply &gt; demand di masa krisis.</p>
<ul>
<li><strong>Logika ekonomi makronya saat krisis: </strong>pendapatan turun -&gt; permintaan minyak turun, sementara produksi tetap -&gt; terjadi kelebihan supply -&gt; memaksa harga minyak turun.</li>
<li><strong>Saat perbaikan ekonomi: </strong>daya beli kembali naik -&gt; permintaan akan naik kembali, sementara supply sudah turun -&gt;mulai terjadi kenaikan harga minyak lagi -&gt; menuju titik keseimbangan yang diperkirakan OPEC.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Saat ini harga minyak sudah mulai memasuki zona $60, dan tampaknya bergerak naik menuju harga yang diperkirakan OPEC di kisaran $65-$75. Apakah ini bisa disebut tanda-tanda? Tetap perlu analisa mendalam kembali karena tidak ada yang tahu hari esok.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lain yang cukup menarik adalah adanya pernyataan berdasarkan statistik bahwa biasanya pasar saham akan naik lebih cepat kira-kira satu semester sebelum ekonomi riil benar-benar mengalami masa rehabilitasinya. Karena itu, bulan april kemarin saham naik cukup signifikan karena sudah mulai muncul prediksi dari Bernanke bahwa US akan bisa keluar resesi paling lambat Q4 tahun ini. Questioningnya adalah: apakah prediksi itu akan benar jadi kenyataan atau cuma prediksi, no one knows <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':-)' class='wp-smiley' />  (Indeks Kepercayaan Konsumen Amerika beberapa bulan ini memang mengalami kenaikan).</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oooO000&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Ok karena inti dari acara hari ini adalah launching produk baru dari Bank Mandiri, saya akan jelaskan apa itu “Installment Plan Reksa Dana Bank Mandiri”. Pembaca blog pasti sudah mengenal apa itu Dollar Cost Averaging, mungkin beberapa diantaranya mengalami kesulitan dalam menjalankan program DCA ini. Kesulitan jika harus datang ke bank atau melakukan internet banking setiap bulannya unuk membeli Reksa Dana di tanggal yang sama (terkadang malah tanggalnya berbeda-beda karena lupa membeli karena terlalu sibuk)</p>
<p style="text-align:justify;">Nah dengan program barunya, Mandiri menawarkan kemudahan untuk investor DCA dengan membeli Reksa Dana secara rutin tiap bulannya dengan langsung mendebet rekening tabungan Mandiri pada tanggal yang kita inginkan. Beberapa nilai plus yang bisa ditemukan dalam program ini adalah :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Investor tidak perlu repot setiap bulannya untuk melakukan pembelian</li>
<li>Penentuan tanggal pembelian atau pendebetan oleh investor (pilihan tanggal : 1 s/d 28)</li>
<li>Investasi bulanan mulai dari Rp 100,000 per bulan dan kelipatannya.</li>
<li>Monitoring dapat dilakukan 2 kali selama setahun (jika memilih periode monitoring 6 bulan). Jadi Investor dapat melakukan perubahan tanggal ataupun menambah jumlah setorannya pada saat monitoring.</li>
<li>Karena bekerja sama dengan 7 MI ada banyak pilihan R eksa Dana (4 RD Pasar Uang, 16 RD Pendapatan Tetap, 11 RD Campuran, 10 RD Saham, dan 1 RD indeks)</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Setelah saya jelaskan nilai plus program ini tentu pembaca blog bertanya ada nilai minusnya ga, berikut nilai minus yang ada dalam program ini (versi putrie_kmps) :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Sebelum bisa mengikuti program tersebut Investor wajib memiliki Reksa Dananya terlebih dahulu dengan melakukan pembelian secara biasa. Untuk pembelian awal ini ada nilai minimum dalam pembelian. Tiap RD berbeda berkisar antara Rp 500,000 hingga Rp 10,000,000.</li>
<li>Fee yang berlaku bersifat final atau bisa dikatakan tidak bisa nego (sudah saya tanyakan ke CS Mandirinya)</li>
<li>Fee yang berlaku untuk pembelian awal antara 0% hingga 1% tergantung RDnya. Sedangkan fee untuk pembelian dengan program Installment Plan antara 0% hingga 3% (kok yang menggunakan program DCA jadi lebih tinggi feenya)</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Sebagai catatan pembelian RD dengan program DCA bisa dilakukan juga melalui Bank Commonwealth dan PT. Danareksa Investment Management, tentunya dengan kelebihan dan kekurangan asing-masing (panjang jika dijelaskan di sini juga)</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oooO000&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah presentasi Divisi Wealth Management Bank Mandiri, giliran PortalRD presentasi dan memperkenalkan fitur myplan nya yang semua serba gratis tis tis (fur hokypoky, dibantuin promo nih… hehe). Intinya fitur ini membantu kita untuk memantau rencana keuangan terutama RK Pensiun dan umum. Ada juga fitur untuk memantau portfolio kita. Walaupun masih sederhana, but worth to try <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile.png' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu ada juga beberapa info general lainnya:</p>
<ul>
<li> Bank Mandiri cukup kreatif dengan menyediakan tempat untuk berkonsultasi rencana keuangan, walaupun terbatas berdasarkan tools.</li>
<li>Schroder baru saja launching RD Syariah Balance Fund. Namun sayang belum mulai dipasarkan via agen L</li>
<li> Batavia sudah memiliki RD Saham Syariah sejak tahun lalu dan kinerjanya cukup bagus. Sayang first dan next installmentnya besar baaaanggeeett (konobe kuper mode ON)</li>
<li>Bank Mandiri baru menjual RD Syariah dari MMI dan Danareksa (DINAR only)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">For konobe sendiri, salah satu yang paling berkesan dari acara ini adalah tempatnya yaitu di Blitz Mega Plex Grand Indonesia yang sudah disulap menjadi tempat presentasi dan talkshow. Wuih, kayanya ini pertama kali ada acara non film di bioskop full AC namun tetap dengan konsumsi yang ala bioskop sekali seperti popcorn, spaghetti, burger, hot dog, dan sandwich. Yah, pokoknya two thumbs up lah untuk ke-kreatifan EO-nya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' />  (dan semuanya tetep gratis).</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi menurut putrie hal yang paling berkesan untuk konobe adalah ketika dia diminta MC untuk narik doorprize HP Nokia (ditarik MC gara2 nanyain mulu itu MCnya siapa sih, dan MCnya denger). Dan yang paling sangat berkesan buat konobe ketika nomor doorprizenya disebut dan memenangkan sebuah laptop (selamat ya, doanya dari pagi terkabul). Nah yang berkesan buat putrie apa donk? Melihat Titi Kamal dari dekat, hahahahaha…. (ga dapat foto bareng, karena pas mau ngajak TiKam foto konobe diapanggil, jadinya foto konobe pas nerima laptop)</p>
<p style="text-align:justify;">Terakhir, dari presentasi ketiga direktur yang dihadiri oleh konobe, konobe merasa MAMI dan Schroder lebih banyak mengandalkan analisa fundamental dan kurang tertarik dengan saham group Bakrie. Dan hal yang cukup bertolak belakang justru ada pada  Direktur MMI yang tampaknya menyukai analisa teknikal dan sering menyebut BUMI sebagai contoh saham.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi teringat peringkat RD yang sempat dipublish majalah Investor tahun 2009 ini, dan jadi bertanya-tanya apakah sudut pandang fundamental direktur akan sangat mempengaruhi kinerja RD MI tersebut? Karena menurut majalah tersebut, rata-rata RD yang dimiliki MAMI dan Schroder dianggap memiliki peringkat yang lebih baik dibandingkan MMI. Jadi, apa benar ada korelasi antara keduanya? ^^</p>
<p style="text-align:justify;">Oya, mungkin ada yang mau bercerita sesi Basic I (perkenalan RD) dan Advance II (berhubungan dengan derivatif)?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1666/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1666&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/06/01/konobe-dan-putrie_kmps-pergi-ke-investment-plan-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/05/inspired.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">inspired</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemenang KUIS JanganSerakah berhadiah USB Drive</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/05/29/pemenang-kuis-janganserakah-berhadiah-usb-drive/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/05/29/pemenang-kuis-janganserakah-berhadiah-usb-drive/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 09:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVENT]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1715</guid>
		<description><![CDATA[Dan pemenangnya adalah&#8230;&#8230;&#8230;.. 
Penasaran? Sebelum saya umumkan siapa yang memenangkan kuis iseng ini, sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua teman-teman yg telah berpartisipasi. Saya tidak mengira kalau kuis iseng ini ternyata diikuti oleh cukup banyak orang, sampai-sampai Konobe dan Alina agak kerepotan menyaring jawaban yg masuk.
Jawaban yang masuk sendiri boleh dikatakan semuanya hampir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1715&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Dan pemenangnya adalah&#8230;&#8230;&#8230;.. <span id="more-1715"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Penasaran? Sebelum saya umumkan siapa yang memenangkan kuis iseng ini, sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua teman-teman yg telah berpartisipasi. Saya tidak mengira kalau kuis iseng ini ternyata diikuti oleh cukup banyak orang, sampai-sampai Konobe dan Alina agak kerepotan menyaring jawaban yg masuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Jawaban yang masuk sendiri boleh dikatakan semuanya hampir sama. Boleh dikatakan tidak ada yang salah, kalaupun ada kesalahan mungkin hanya minor/kecil sekali, sehingga boleh dikatakan semua layak untuk &#8216;menang&#8217;. Meskipun demikian, setelah disaring oleh Konobe dan Alina, 3 orang yang masuk ke babak &#8216;Final&#8217; penjurian adalah:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Liem Han Yang</li>
<li>Andrew Octaviano</li>
<li>Zuam Achmad</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Ketiga nama tersebut agak menonjol karena jawaban yg diberikan ketiganya disertai dengan penjelasan dari mereka. Dari 3 nama yang diajukan oleh Konobe dan Alina tersebut, setelah melalui pertimbangan masak-masak, akhirnya saya putuskan yang berhak mendapatkan hadiah dari kuis iseng ini adalah&#8230;.<strong> ANDREW OCTAVIANO</strong>!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat ya Andrew, jangan lupa kirimkan alamat utk pengiriman hadiahnya. Hadiahnya akan saya usahakan saya kirim secepatnya, mungkin tidak dalam minggu ini karena agak sibuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih sekali lagi kepada semua teman-teman yang telah mengikuti kuis iseng ini.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1715/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1715&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/05/29/pemenang-kuis-janganserakah-berhadiah-usb-drive/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EVENT: Kunjungan ke Panti Asuhan Griya Asih 31 Mei 2009</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/05/28/event-kunjungan-ke-panti-asuhan-griya-asih-31-mei-2009/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/05/28/event-kunjungan-ke-panti-asuhan-griya-asih-31-mei-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 04:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVENT]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1674</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya sempat juga menulis di blog lagi&#8230;
Hari ini saya hanya akan bicara tentang kunjungan ke Panti Asuhan Griya Asih tanggal 31 Mei (Minggu ini), karena sudah agak &#8216;mepet&#8217; waktunya.
Untuk kunjungan ke Griya Asih, info detailnya adalah sebagai berikut:

Alamat : Griya Asih (Wisma Murdai), Jalan Murdai 1 No. 1 RT 08/013, Cempaka Putih. Telp (021)425-4561
Waktu : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1674&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Akhirnya sempat juga menulis di blog lagi&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Hari ini saya hanya akan bicara tentang kunjungan ke Panti Asuhan Griya Asih tanggal 31 Mei (Minggu ini), karena sudah agak &#8216;mepet&#8217; waktunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk kunjungan ke Griya Asih, info detailnya adalah sebagai berikut:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Alamat : Griya Asih (Wisma Murdai), Jalan Murdai 1 No. 1 RT 08/013, Cempaka Putih. Telp (021)425-4561</li>
<li>Waktu : <span style="color:#ff0000;"><strong>Minggu 31</strong></span> Mei 2009, <span style="color:#0000ff;"><strong>Jam 10.00  &#8211; 12.00 WIB (PAGI)<br />
</strong></span></li>
<li>Acara : Serah terima dana dan barang sumbangan; Berkenalan dan bermain bersama anak-anak Griya Asih; Makan siang bersama.</li>
<li>Untuk yang berminat untuk ikut, mohon mengkonfirmasi kedatangannya kepada saya lewat e-mail <strong>edison@janganserakah.com</strong></li>
<li>Kepada para donatur yang telah memberikan donasi, mohon periksa sekali halaman donasi utk memastikan kalau donasinya telah tercatat.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Bagi yang kurang jelas tentang lokasinya, saya telah membuat peta sederhana di google maps di bawah ini.</p>
<p><iframe width="425" height="350" frameborder="0" scrolling="no" marginheight="0" marginwidth="0" src="http://maps.google.com/maps/ms?oe=utf-8&amp;client=firefox-a&amp;ie=UTF8&amp;split=0&amp;gl=id&amp;ei=3gAeSpbIJ8GXkQWQlPmKDQ&amp;hl=en&amp;msa=0&amp;msid=104129620618262544591.00046af01cb714e240602&amp;ll=-6.194059,106.854036&amp;spn=0.008448,0.014463&amp;output=embed"></iframe><br /><small><a href="http://maps.google.com/maps/ms?oe=utf-8&amp;client=firefox-a&amp;ie=UTF8&amp;split=0&amp;gl=id&amp;ei=3gAeSpbIJ8GXkQWQlPmKDQ&amp;hl=en&amp;msa=0&amp;msid=104129620618262544591.00046af01cb714e240602&amp;ll=-6.194059,106.854036&amp;spn=0.008448,0.014463&amp;source=embed" style="color:#0000FF;text-align:left">View Larger Map</a></small></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1674/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1674&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/05/28/event-kunjungan-ke-panti-asuhan-griya-asih-31-mei-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mati Tertawa Ala Investor</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/05/11/mati-tertawa-ala-investor/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/05/11/mati-tertawa-ala-investor/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 18:04:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[-INVESTASI vs SPEKULASI-]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Spekulasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1652</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu saya SMP dulu, ada sebuah seri buku kumpulan humor yang cukup populer dan bisa ditemukan dengan mudah di berbagai toko buku. Buku tersebut adalah buku seri &#8220;Mati Tertawa ala &#8230;&#8230;..&#8221;, misalnya saja Mati Tertawa ala Rusia, Mati Tertawa ala Amerika, ataupun Mati Tertawa ala ABG, dan lain sebagainya. Karena saya termasuk salah seorang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1652&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Sewaktu saya SMP dulu, ada sebuah seri buku kumpulan humor yang cukup populer dan bisa ditemukan dengan mudah di berbagai toko buku. Buku tersebut adalah buku seri &#8220;Mati Tertawa ala &#8230;&#8230;..&#8221;, misalnya saja Mati Tertawa ala Rusia, Mati Tertawa ala Amerika, ataupun Mati Tertawa ala ABG, dan lain sebagainya. Karena saya termasuk salah seorang yang menyukai humor, saya pun cukup gemar mengikuti buku-buku seri tersebut.<em> &#8216;Terinspirasi&#8217;</em> oleh buku seri tersebut, artikel ini pun akhirnya saya namakan <strong>&#8216;Mati Tertawa Ala Investor&#8217;</strong>.</p>
<p>Jadi apa yang membuat saya <em>(hampir)</em> mati tertawa?<span id="more-1652"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi ini, saya bersama keluarga sedang menikmati makan pagi di salah satu hotel di Jakarta. Sambil menikmati kopi, saya pun mulai membuka koran Kompas yang saya bawa dari kamar hotel. Di salah satu halaman harian tersebut, saya menemukan artikel karya <strong>Adler Haymans Manurung</strong>. Bagi yang tidak mengenal nama ini, Adler ini adalah seorang praktisi Pasar Modal dan Pengajar di beberapa Universitas terkemuka. Dia juga telah menulis beberapa buku, antara lain &#8220;Reksadana Investasiku&#8221;, dan&#8221;Financial Planner: Panduan Praktis Mengelola Keuangan Keluarga&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel Adler sendiri di Kompas hari ini cukup menggelitik rasa ingin tahu saya. Judul artikel tersebut adalah &#8220;Bermain Saham Gorengan&#8221;. Karena penasaran apa pendapat Adler tentang &#8216;bermain saham gorengan&#8217;, saya pun mulai membaca artikel tersebut. Tetapi begitu membaca beberapa paragraf, saya pun tersedak kopi saya karena kaget dengan tulisan Adler tersebut. Berikut saya kutip beberapa bagian dari artikel tersebut : <em>(artikel tersebut bisa dibaca lengkap <a title="baca artikel lengkapnya" href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/05/10/03130662/Bermain.Saham.Gorengan" target="_blank">di sini</a>)</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Saham goreng-gorengan dapat diperhatikan ketika bursa mulai buka.<em><strong> </strong><span style="color:#0000ff;">Tiga puluh menit pertama saham ini sangat bergejolak dan bisa membuat <span style="color:#ff0000;"><strong>investor</strong></span> ketakutan</span></em><span style="color:#0000ff;">.</span> Harga saham turun tajam mendekati batas suspens saham dan bergerak lagi naik menuju suspens batas atas saham tersebut.<em> <span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">Investor</span></strong> yang sudah sering bertransaksi saham, bahkan yang suka berjudi, sangat cocok memerhatikan saham ini karena memberi keasyikan sendiri</span></em><span style="color:#0000ff;">.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><em><strong>Investor</strong></em></span> yang bertransaksi di bursa sering kali mendengar rumor yang membuat harga saham bergerak naik atau turun. <span style="color:#0000ff;"><em>Bahkan, ada<strong><span style="color:#ff0000;"> investor</span></strong> hanya mengandalkan rumor untuk mendapat keuntungan dalam bermain saham di bursa.</em></span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">Investor</span></strong> yang piawai dan sangat mengenal berinvestasi dan bertransaksi saham di bursa sering juga bertransaksi menggunakan margin</span></em>. Artinya, investor bisa membeli saham beberapa kali dari dana yang dimiliki.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Bila<strong> <span style="color:#ff0000;">investor</span></strong> melihat harga drop 20 persen dan tidak ada kejadian atau rumor jelek beredar yang membuat harga lebih jatuh esok harinya, <strong><span style="color:#ff0000;">investor</span></strong> ancang-ancang untuk beli. Kemudian, ketika saham ini naik tajam lagi dan melebihi 15 persen dari harga sehari sebelumnya, investor sudah saatnya keluar dan dapat merealisasikan keuntungan yang tinggi</span>.</em> Bila tindakan ini dilakukan dengan jumlah besar dan tepat, <strong><span style="color:#ff0000;">investor</span></strong> akan memperoleh untung besar dan bisa memberikan dana pensiun <span style="color:#ff0000;"><strong>investor</strong></span> sehingga <strong><span style="color:#ff0000;">investor</span></strong> bisa bebas dari masalah finansial.<span style="color:#0000ff;"><em></em></span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kalau seseorang mengatakan kepada anda, bahwa ia:</p>
<ul>
<li>Merasa takut karena saham yang dibelinya bergejolak dalam 30 menit pertama bursa dibuka.</li>
<li>Hanya mengandalkan rumor untuk mendapatkan keuntungan dalam<em> &#8216;bermain&#8217;</em> (???) saham di bursa.</li>
<li>Membeli saham &#8216;gorengan&#8217; beberapa kali lipat dari dana yang ia miliki, dengan menggunakan margin.</li>
<li>Membeli saham hanya karena harga saham tersebut hari ini sudah turun 20% dan tidak ada kejadian atau rumor jelek beredar yang bisa membuat harga saham tersebut LEBIH turun lagi BESOK.</li>
<li>Membeli saham hari ini, dan berharap bisa menjual saham tersebut besok&#8230;&#8230;</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">maka apakah yang akan ada di kepala anda? Apakah orang tersebut adalah seorang Investor atau Spekulator (tanpa ia sadari)? Apakah yang dilakukan orang tersebut merupakan Investasi atau Spekulasi? Apakah benar dengan cara seperti ini, seseorang bisa mendapatkan &#8220;kebebasan finansial&#8221;? Atau malahan kemungkinan besar ia akan terkena &#8220;malapetaka finansial&#8221; (cepat atau lambat)?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Membaca apa yang ditulis oleh Adler tersebut, mau tidak mau saya kembali teringat kepada tulisan Ben Graham di bab I &#8220;The Intelligent Investor&#8221;. Dalam bab tersebut, Graham menulis tentang keadaan di Amerika pada tahun 1970-an :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Media massa pada saat ini menggunakan kata &#8220;investor&#8221; dalam hal-hal ini, karena pada saat ini di Wall Street, setiap orang yg membeli atau menjual saham telah dianggap sebagai investor, tanpa memperdulikan apa yang dia beli, harga belinya, ataupun metodenya (cash atau margin)</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Yang membuat saya <em>&#8216;tertawa&#8217;</em> (miris), adalah karena apa yang sedang terjadi di negara kita ini adalah apa yang justru dikritik oleh Graham pada waktu itu. Kata <span style="color:#0000ff;"><strong>&#8216;Investor&#8217;</strong></span> dan <strong><span style="color:#0000ff;">&#8216;Investasi&#8217; </span></strong>diobral dengan mudah, seperti yang bisa terlihat dalam artikel Adler tersebut, meskipun praktek-praktek yang disinggung itu adalah justru praktek spekulasi. Jika seorang Adler Haymans Manurung (yg konon kabarnya kerap dicap sebagai &#8220;bapak Reksadana Indonesia&#8221;) saja tidak membedakan antara Investasi dan Spekulasi, bagaimana dengan khalayak umum?</p>
<p style="text-align:justify;">Jika masyarakat beramai-ramai melakukan apa yang diceritakan oleh Adler dalam artikelnya tersebut, maka di masa depan (cepat atau lambat), saya pasti akan terpaksa menulis artikel dengan judul <span style="color:#0000ff;"><strong>&#8220;Mati Menangis Ala Spekulator&#8221;</strong></span> karena banyaknya orang yang <em>&#8216;mati&#8217;</em> akibat spekulasi seperti ini.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Pada akhir artikel ini, saya pikir mungkin ada baiknya saya membagi <span style="text-decoration:underline;">sebagian</span> dari apa yang telah dituliskan oleh Ben Graham dalam bab I &#8220;The Intelligent Investor&#8221;. Bab ini merupakan salah satu bab favorit saya. Dengan membaca tulisan Graham tersebut, mudah-mudahan anda bisa lebih mengerti apa yang ingin saya sampaikan dalam artikel ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PS:</strong> <em><span style="text-decoration:underline;">Ini merupakan terjemahan yang saya lakukan sendiri dari buku The Intelligent Investor bahasa Inggris, Revised edition</span>. Mungkin akan sedikit berbeda dibandingkan jika anda membaca versi Indonesia buku tersebut. Dalam melakukan terjemahan/rangkuman ini, saya akan selalu berusaha untuk memakai terjemahan  langsung, tetapi jika saya merasa terjemahan langsung akan sulit dimengerti oleh banyak orang, saya akan menggunakan bahasa yg lebih sederhana. Saya juga akan membuang beberapa kalimat ataupun paragraph yg saya rasa agak repetitive ataupun tidak terlalu penting.</em></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<h2 style="text-align:center;">THE INTELLIGENT INVESTOR</h2>
<p style="text-align:center;"><strong>Ben Graham<br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>BAB I: Investasi versus Spekulasi </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
</strong> Apa yg dimaksud dengan &#8220;investor&#8221;? Dalam buku ini, kata &#8220;investor&#8221; akan dipakai secara  berlawanan dari kata &#8220;Spekulator&#8221;. Dalam buku kami &#8220;Analisa Sekuritas&#8221; (1934), kami mencoba memformulasikan perbedaan keduanya sebagai berikut :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Investasi adalah sebuah operasi yang, melalui analisa yg mendalam, menjanjikan  keamanan modal pokok dan juga tingkat pengembalian (return/hasil) yg LAYAK.  Operasi yang tidak memenuhi persyaratan di atas adalah spekulasi.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Meskipun kami telah berpegang kepada definisi di atas selama masa 38 thn (1934-1972), selama periode ini ada suatu perubahan radikal yg terjadi dalam penggunaan kata &#8220;Investor&#8221;. Setelah periode 1929-1932, <em>(<strong><span style="color:#0000ff;">Edison: </span></strong>Bursa saham USA rontok pada masa tersebut)</em> masyarakat secara luas menganggap bahwa semua saham itu bersifat spekulasi. Seorang pakar ekonomi pada saat itu bahkan menyatakan bahwa hanya obligasi yang pantas disebut sebagai investasi dan hanya pembeli obligasi yg pantas disebut &#8220;investor&#8221;.  Pada saat itu definisi investasi kami dianggap terlalu &#8220;longgar&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat ini (1972), keadaannya justru terbalik. Kami ingin melindungi para pembaca dari penyalah-gunaan kata &#8220;investor&#8221;, dimana trend pada saat ini adalah semua orang yg <em>&#8216;bermain&#8217;</em> di pasar saham disebut &#8220;investor&#8221;. Dalam edisi terdahulu buku ini, kami ada  mengutip sebuah artikel dalam jurnal finansial terkemuka terbitan Juni 1962: <strong>&#8220;Investor kecil Bearish, Mereka melakukan short-selling saham&#8221;</strong>. Kini pada Oktober 1970, jurnal yang  sama memuat sebuah artikel tentang <strong>&#8220;Reckless investor/Investor gegabah yang mulai membeli saham&#8221;. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>(<span style="color:#0000ff;"><strong>Edison:</strong></span> &#8220;Bearish&#8221; adalah kondisi dimana para pelaku dalam pasar saham itu pesimis dan berpendapat bahwa saham akan turun. Kebalikan dari ini adalah &#8220;Bullish&#8221;. Short-sell secara sederhana adalah praktek dimana seseorang yg &#8220;bearish&#8221; itu meminjam saham dari orang lain (dgn membayar fee), lalu menjual saham itu dengan harapan harga saham itu di kemudian hari akan turun. Jika itu terjadi, dia bisa membeli kembali saham itu dengan harga lebih murah utk dikembalikan ke pemilik saham. Selisih antara harga jual (tinggi) dengan harga beli  (rendah) ini menjadi keuntungan bagi si short-seller itu.)<br />
</em><br />
Kedua artikel di atas melukiskan kekacauan dalam penggunaan kata &#8220;investasi&#8221; dan &#8220;spekulasi&#8221; selama ini. Bandingkan definisi &#8220;investasi&#8221; kami dengan perilaku masyarakat di atas. Bagaimana suatu operasi bisa dikatakan sebagai &#8220;investasi&#8221; bila dilakukan oleh orang yg tidak berpengalaman, yang bahkan tidak memiliki barang yg dia jual, dan hanya berdasarkan kepada keyakinan emosional (firasat) bahwa dia akan bisa membeli kembali barang yg dia jual dengan harga yg lebih murah? (Kami ingin mengingatkan kembali bahwa pada tahun 1962 itu, pasar telah jatuh sangat rendah dan justru akan kemudian naik dengan drastis. Masa itu adalah masa paling salah utk melakukan &#8220;short-sell&#8221;)</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel kedua yg memakai kata &#8220;investor gegabah&#8221; itu juga bisa ditertawakan karena kontradiksi (pertentangan) diantara kedua kata tersebut. Ini sama halnya seperti jika kita berkata &#8220;orang hemat yang boros&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Media massa pada saat ini menggunakan kata &#8220;investor&#8221; dalam hal-hal ini, karena pada saat ini di Wall Street, setiap orang yg membeli atau menjual saham telah dianggap sebagai investor, tanpa memperdulikan apa yang dia beli, harga belinya, ataupun metodenya (cash atau margin). Bandingkan kondisi ini dengan kondisi pada tahun 1948, dimana dalam suatu survey, 90% orang mempunyai pandangan negatif tentang saham, dengan berbagai alasan spt &#8220;tidak aman&#8221;, &#8220;spekulatif&#8221;, &#8220;spt judi/gambling&#8221; dan &#8220;tidak paham tentang saham&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sangat ironis (meskipun tidak mengherankan) bahwa saham justru dianggap &#8220;spekulatif&#8221; di saat mereka dijual dengan harga yg sangat murah dan &#8220;atraktif&#8221;. Ironis juga bagaimana sebaliknya justru ketika saham naik ke tingkat harga yg tinggi (mahal) dan &#8220;berbahaya&#8221;, saham justru dianggap sebagai &#8220;investasi&#8221; dan semua pembeli saham disebut sebagai &#8220;investor&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Pembedaan antara &#8220;investasi&#8221; dan &#8220;spekulasi&#8221; adalah sesuatu yg sangat penting, dan semakin menghilangnya pembedaan ini merupakan sesuatu yg sangat mengkhawatirkan. Kami sering berkata bahwa Wall Street sebagai suatu institusi seharusnya membedakan &#8220;investasi&#8221; dan &#8220;spekulasi&#8221; dan menginformasikan perbedaan keduanya kepada publik. Jika tidak, suatu hari, bursa saham bisa disalahkan atas kerugian spekulatif yang besar, yang diderita oleh orang-orang yang tidak diperingatkan tentang perbedaan antara investasi dan spekulasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami percaya bahwa pembaca buku ini akan mendapatkan sebuah gambaran yg cukup jelas tentang resiko-resiko yg terkait dalam investasi saham. Resiko ini merupakan bagian yg tidak terpisahkan dari peluang Profit/Untung yang ditawarkan, dan harus menjadi bagian dari perhitungan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang investor harus mengenali bahwa di sebagian besar waktu, akan ada faktor spekulatif dalam investasi saham. Tugas seorang investor adalah menjaga agar komponen spekulatif ini di tingkat yg minimum, dan mempersiapkan diri secara finansial dan psikologis utk hasil yg buruk, yg mungkin saja hanya sementara, ataupun juga berlangsung agak lama.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu catatan penting, yaitu kita harus membedakan antara spekulasi saham murni dengan faktor spekulatif yg terkandung dalam hampir setiap saham. Spekulasi murni bukanlah sesuatu yang illegal atau juga immoral, tetapi juga biasanya tidak membuat dompet anda lebih tebal (bagi kebanyakan orang).</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti halnya di dunia ini ada &#8220;Intelligent Investing&#8221; (Investasi dengan cerdik), ada juga &#8220;Intelligent Speculation&#8221; (Spekulasi dengan cerdik). Tetapi ada banyak kondisi dimana spekulasi itu menjadi sesuatu yg &#8220;tidak cerdik&#8221; (BODOH). Kondisi-kondisi itu terutama :</p>
<ol>
<li>Berspekulasi dengan berpikir bahwa anda sedang berinvestasi (Tidak sadar kalau sebenarnya sedang berspekulasi).</li>
<li>Berspekulasi secara serius (bukan sbg &#8220;hiburan&#8221;), padahal ilmu, pengetahuan dan kemampuannya tidak mencukupi utk itu.</li>
<li>Berspekulasi dalam jumlah yang terlalu besar, padahal sebenarnya kita tidak mampu utk kehilangan uang sejumlah itu.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Dalam pandangan kami, setiap non-profesional yang ber&#8221;main&#8221; saham dengan margin <em>(<span style="color:#0000ff;"><strong>Edison:</strong></span> secara sederhana, membeli dengan margin itu berarti membeli saham dengan meminjam uang dari broker)</em>, harus sadar bahwa sebenarnya dia itu berspekulasi (atau lebih parah lagi berjudi). Demikian juga  dengan orang-orang yg membeli saham yang sedang &#8220;hot&#8221; tanpa analisa.</p>
<p style="text-align:justify;">Spekulasi memang mengasyikkan, terutama jika kita sedang menang. Jika anda ingin mencoba keberuntungan anda, pisahkan sebagian uang anda -semakin sedikit semakin baik- sebagai dana utk spekulasi. Jangan pernah menambahkan uang ke dalam dana ini hanya karena anda sedang menang. Itu justru saatnya untuk menarik sebagian uang dari dana spekulasi tersebut. <em>(<span style="color:#0000ff;"><strong>Edison:</strong></span> Terlebih lagi jika kita kalah&#8230;.jangan kita justru menambah uang utk spekulasi ini)</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jangan pernah mencampurkan dana utk investasi dan dana utk spekulasi anda! Juga jangan pernah mencampurkan investasi dan spekulasi dalam otak anda!</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1652/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1652&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/05/11/mati-tertawa-ala-investor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>98</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Investor atau Spekulator?</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/05/06/investor-atau-spekulator/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/05/06/investor-atau-spekulator/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 11:45:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemikiran tentang Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1640</guid>
		<description><![CDATA[WHAT THEY SAID
Never buy a stock immediately after a substantial rise or sell one immediately after a substantial drop
Benjamin Graham

Article by Alina

2 tahun lalu, ketika bursa saham sedang dalam trend kenaikan (bullish) dan indeks sedang mencetak rekor tertinggi, seorang pemuda melihat keuntungan yang diperoleh para ‘investor’ yang berinvestasi sejak awal 2007. Tanpa pengetahuan berinvestasi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1640&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><strong>WHAT THEY SAID</strong></p></blockquote>
<blockquote><p><em>Never buy a stock immediately after a substantial rise or sell one immediately after a substantial drop</em><strong></strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong>Benjamin Graham</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Article by <span style="color:#0000ff;">Alina</span><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">2 tahun lalu, ketika bursa saham sedang dalam trend kenaikan (<em>bullish</em>) dan indeks sedang mencetak rekor tertinggi, seorang pemuda melihat keuntungan yang diperoleh para <em>‘investor’</em> yang berinvestasi sejak awal 2007. Tanpa pengetahuan berinvestasi yang mencukupi ditambah Ia baru saja memperoleh dana, Ia pun berpikir untuk  mencoba peruntungannya terjun dan <em>‘berinvestasi’</em> di bursa saham. Si pemuda pun senang merasa telah menjadi seorang <em>‘investor’</em> di bursa saham dan berharap memperoleh keuntungan yang sama besar seperti para <em>‘investor’</em> sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Belum genap satu tahun Ia berinvestasi, kecemasan, penyesalan, dan berbagai pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Kenapa bursa saham malah mengalami trend penurunan (<em>bearish</em>)? Apa yang salah dengan investasinya sehingga mengalami kerugian begitu banyak? Si pemuda akhirnya bertemu dengan om Ben (<em>Benjamin Graham</em>).<span id="more-1640"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Si Pemuda </span></strong> : Kenapa investasi saya mengalami kerugian?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Om Ben </span></strong> : Kamu melakukan kesalahan fatal dalam berinvestasi. Kamu membeli di saat harga saham  sudah terlalu tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Si Pemuda </span> </strong> : Lalu apa yang harus saya lakukan saat ini?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Om Ben </span></strong> : Ubah cara kamu berinvestasi, gunakan metode <em>Dollar Cost Averaging</em> (DCA). Membeli sedikit-demi sedikit dengan jumlah uang yang sama secara rutin setiap bulan, tanpa memperhatikan gerakan pasar yang sedang naik atau turun.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Si Pemuda </span></strong> : Kapan saya harus memulai metode ini?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Om Ben </span></strong> : Lakukan mulai saat ini jangan perhatikan gerakan pasar yang sedang naik atau turun.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Si Pemuda </span></strong> : Baik Om Ben.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Si Pemuda sudah memperoleh pengetahuan dari Benjamin Graham tentang bagaimana cara berinvestasi bagi seorang investor. Namun si pemuda masih tetap khawatir dengan trend penurunan bursa saham yang masih terus berlanjut. Ia pun memutuskan untuk menunggu trend penurunan bursa saham berakhir. Meskipun Ia sedang memiliki dana untuk memulai DCA di bursa saham, Ia malah memilih berinvestasi secara aman di Obligasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika bursa saham mulai mengalami trend kenaikan trauma masa lalu masih menghantui dirinya. Bayangan kerugian yang pernah terjadi membuat Ia menunggu <em>‘waktu yang tepat’</em> untuk kembali memulai berinvestasi di bursa saham, meskipun Ia sendiri tidak tahu kapan waktu itu akan datang.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini, Ia belum juga memulai kembali untuk berinvestasi di bursa saham. Kembali kecemasan, penyesalan, dan berbagai pertanyaan berkecamuk dalam dirinya karena bursa saham terus naik. Apakah bursa saham sudah memasuki trend kenaikan (bullish)? Apakah sekarang waktu yang tepat untuk memulai metode DCA seperti yang disarankan Om Ben? Kenapa Ia idak memulai metode DCA dari dulu sehingga bisa menikmati keuntungan saat ini?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;-00O00&#8212;-</p>
<p style="text-align:justify;">Cerita di atas hanya sebuah ilustrasi yang mungkin sedang banyak terjadi saat ini. IHSG yang memcapai rekor tertingginya pada Januari 2008 tiba-tiba turun tajam pada Oktober 2008, kurang dari satu tahun. Namun kini IHSG kembali perkasa dan telah naik lebih dari 60% dari titik terendahnya di September 2008. Banyak orang yang ingin menjadi <em>‘investor’ </em>di bursa saham memiliki rasa khawatir akan kembali jatuhnya bursa saham. Tanpa mereka sadari, rasa khawatir dari fluktuasi pasar telah membuat mereka menjadi seorang spekulator.</p>
<p style="text-align:justify;">Perbedaan paling realistis antara investor dan spekulator ada pada perilaku mereka terhadap pergerakan pasar saham. Kepentingan utama seorang spekulator terletak pada tindakan antisipasi dan pengambilan keuntungan dari fluktuasi pasar. Seorang investor sadar bahwa harga sahamnya akan berfluktuasi dan tidak merasa khawatir oleh penurunan besar, juga tidak akan girang dengan kenaikan tajam. Ia akan selalu ingat bahwa harga pasar akan selalu memihaknya. Ia tidak akan pernah membeli saham karena harganya naik, atau menjualnya karena harga turun.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia tidak akan pernah membuat membuat kesalahan besar jika mengikuti moto sederhana ini : “<strong>Jangan pernah membeli saham segera setelah terjadi kenaikan substansial atau menjual saham segera setelah terjadi penurunan substansial”</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1640/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1640/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1640/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1640&subd=janganserakah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/05/06/investor-atau-spekulator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>68</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>