Sewaktu kuliah dahulu, di antara saya dan teman-teman saya ada sebuah ‘adat’ yang sejujurnya sangat menjengkelkan. ‘Adat’ jelek tersebut membuat ‘adegan’ di bawah ini kerap sekali terjadi dalam kelompok kami, terutama di sekitar waktu makan siang..
Edison: Wah, lapar nih!! Makan yuk?
Teman A: Yuk! Tapi makan apa ya?
Teman B: Gue sih terserah… Makan apa juga oke…
Teman [...]
Posts Tagged as ‘Ekonomi’
April 28, 2009
Detik-Detik Menjelang Hukuman Mati Raksasa Otomotif Chrysler
April 23, 2009
Ada Apa dengan Saham Perbankan?
Senin lalu, di kafetaria Kantor Redaksi Harian Jangan Serakah, saya dan Mister Ben sedang makan siang bersama. Sambil menunggu makanan kami diantarkan, kami berdua pun ngobrol-ngobrol sebentar.
Mister Ben: Bagaimana dengan investasi kamu di Indonesia, son? Ada hal yang menarik akhir-akhir ini?
Edison: Kalau investasi sih tidak ada yang menarik, mister. Kan cuma sekedar menjalankan Dollar Cost [...]
April 11, 2009
Mal-Mal Yang Malang: Perkembangan Krisis Sektor Properti
Sekedar artikel ringan seputar ekonomi yang saya tulis sambil menunggu siaran Liga Inggris.
Beberapa hari yang lalu ketika sedang berjalan-jalan di mal, saya bersua dengan seorang kenalan saya yang sudah agak lama tidak saya jumpai. Kami berdua pun lalu menanyakan kabar masing-masing setelah sekian lama ini, dari kabar tentang keluarga, anak hingga ke perihal pekerjaan. Kebetulan [...]
March 5, 2009
Surat Tahunan Warren Buffet Kepada Pemegang Saham (2009)
WHAT THEY SAID…
In GOD we trust; All Others PAY CASH!
anonymous
—–oOo—–
Saya sempat tertawa kecil ketika membaca kutipan di atas. Kutipan tersebut saya dapatkan dari surat tahunan Buffet kepada pemegang saham perusahaannya di tahun 2009 ini. Kutipan tersebut sendiri dipakai oleh Buffet untuk menggambarkan kondisi di sektor kredit di Amerika, dimana sepanjang tahun 2008 lalu berbagai institusi [...]
March 1, 2009
Edison’s Week in Review: 28 February 2009
Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis artikel seri Week in Review (ketika saya periksa, ternyata memang sudah lebih dari 2 bulan). Meskipun tadinya saya berencana untuk mengeluarkan artikel seri ini secara rutin, tetapi dalam perkembangannya, karena berbagai kendala, rencana saya ini jadi sulit dilaksanakan.
February 13, 2009
Meneropong 2009: Ancaman Tingkat Pengangguran
Dalam artikel pertama Meneropong 2009, saya telah berbicara mengenai ancaman Kredit Konsumsi. Kini, melanjutkan artikel tersebut, saya ingin mengangkat topik berikutnya yang saya rasakan akan menjadi salah satu fokus tahun 2009 ini, yaitu ancaman tingkat pengangguran.
Sebenarnya saya mulai terpikir untuk menulis artikel ini sejak 1 bulan lalu (13 January, skrg sudah 11 February). Tetapi setelah [...]
January 8, 2009
Meneropong 2009: Ancaman Kredit Konsumen
Untuk artikel awal tahun ini, saya pikir saya ingin menulis tentang beberapa hal yang saya pikir mungkin akan bisa menjadi isu penting di tahun 2009. Artikel-artikel ini akan saya tuliskan dalam seri “Meneropong 2009″.
—–oOo—–
Dalam bagian pertama artikel seri ini, saya ingin membahas mengenai kredit konsumen di Indonesia. Kredit konsumen, yang kerap dikenal juga sebagai kredit [...]
December 3, 2008
GM, Ford, Chrysler : Om, Kasihan Om… Belum Makan….. (Part 2)
Kemarin saya sempat ‘curhat’ dengan salah satu pembaca lama blog ini. Saya mengatakan bahwa saya punya banyak hutang. Dalam hal ini, bukan hutang uang, tetapi hutang ‘janji’ kepada pembaca blog, misalnya saja artikel ttg rasio keuangan, lalu proyek ‘kamus ala JS’ yang juga terbengkalai, dan juga part 2 artikel seri ini. Teman tersebut lalu berkomentar [...]
December 2, 2008
B.B: Selamat Datang Resesi USA
Baru-baru ini dalam artikel Apa itu Resesi, saya sempat bercerita bahwa untuk di amerika, badan yang ‘berhak‘ menyatakan kalau ekonomi USA dalam keadaan resesi atau belum adalah NBER (National Bureeau of Economic Research). Meskipun sebenarnya kebanyakan orang sudah tahu bahwa ekonomi USA dalam keadaan resesi, tanpa ‘pengakuan’ resmi dari NBER, rasanya mungkin kurang ‘formal’.
Tadi malam, [...]
November 28, 2008
E-mail Heboh Mengenai Krisis Ekonomi (tamat)
Ini adalah bagian terakhir dari pembahasan mengenai e-mail Rina Sutarto dan komentar dari Imam Semar. Lagi-lagi, e-mail Rina ditampilkan dalam warna biru, komentar Imam Semar dalam warna merah dan komentar saya dalam warna hitam


