<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi &#187; Scam</title>
	<atom:link href="http://janganserakah.com/tag/scam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://janganserakah.com</link>
	<description>Sebuah blog sederhana tentang dunia investasi dan perencanaan keuangan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 May 2010 04:06:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='janganserakah.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d528815cd098af4ded4ea5f747ac55f8?s=96&#038;d=http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi &#187; Scam</title>
		<link>http://janganserakah.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://janganserakah.com/osd.xml" title="Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://janganserakah.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Guest Blogger: Kasus Koperasi KarangAsem Membangun</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/03/15/guest-blogger-kasus-koperasi-karangasem-membangun/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/03/15/guest-blogger-kasus-koperasi-karangasem-membangun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 08:53:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guest Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Scam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1309</guid>
		<description><![CDATA[Article by: Anandita (aditpulsa) Edited by: Edison Kasus Kospin (Koperasi Simpan Pinjam) di Kabupaten Pinrang, Sulawawesi Selatan yang menawarkan bunga simpanan fantastis hingga 30% per bulan sampai akhirnya nasabah dirugikan ratusan milyar rupiah, ternyata belum menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia. Bagi Anda yang belum pernah tahu Kabupaten KarangAsem, belakangan ini akan semakin sering mendengar nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1309&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Article by: <span style="color:#0000ff;">Anandita (aditpulsa)</span></strong><br />
<strong>Edited by: <span style="color:#0000ff;">Edison</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kasus Kospin (Koperasi Simpan Pinjam) di Kabupaten Pinrang, Sulawawesi Selatan yang menawarkan bunga simpanan fantastis hingga 30% per bulan sampai akhirnya nasabah dirugikan ratusan milyar rupiah, ternyata belum menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia.</p>
<div id="attachment_1311" class="wp-caption alignright" style="width: 258px"><img class="size-full wp-image-1311" title="ka" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/03/ka.png?w=248&#038;h=248" alt="Baliho Koperasi KarangAsem" width="248" height="248" /><p class="wp-caption-text">Baliho Koperasi KarangAsem</p></div>
<p style="text-align:justify;">Bagi Anda yang belum pernah tahu Kabupaten KarangAsem, belakangan ini akan semakin sering mendengar nama KarangAsem di media massa. Apa pasalnya, sehingga nama KarangAsem mencuat? Jawaban paling sahih, mencuatnya nama KarangAsem akibat adanya kasus investasi  Koperasi KarangAsem Membangun.<span id="more-1309"></span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Kabupaten KarangAsem adalah salah satu kabupaten di Provinsi Bali. Kabupaten ini masih tergolong kabupaten tertinggal  dengan tingkat pendidikan masyarakat yang rendah dan kondisi perekonomian daerah yang relatif <em>&#8216;morat-marit&#8217;</em>. Data dari Pemda Karangasem menyebutkan pendapatan per kapita masyarakat  hanya sekitar Rp 6 juta per tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 2006 lalu, di kabupaten ini lahirlah sebuah koperasi dengan nama <strong>Koperasi KarangAsem Membangun</strong> (KKM). KKM ini dalam operasinya mengusung beberapa nama &#8216;besar&#8217; di daerah tersebut. Pengurus KKM, misalnya, diketuai oleh Direktur Utama PDAM Karangasem, I Gede Putu Kertia, sehingga banyak anggota masyarakat yang tidak meragukan kredibilitas koperasi tersebut. Dengan bekal kredibilitas tersebut, KKM tersebut mampu menarik nasabah dari golongan pejabat dan masyarakat berpendidikan tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">KKM sebenarnya bergerak pada beberapa bidang usaha, antara lain simpan pinjam, toko dan capital investment <em>(bisa dilihat di website KKM di <a href="http://www.kkm.balipromotion.net/" target="_blank">http://www.kkm.balipromotion.net</a>)</em>. Salah satu layanan KKM yang menjadi <em>&#8216;primadona&#8217;</em> adalah Capital Investment (Investasi Modal). Layanan Capital Investment  yang dikelola oleh  KKM menjanjikan tingkat pengembalian investasi sebesar 150% setelah tiga bulan menanamkan modal. Dengan kondisi sosial dimana mayoritas masyarakat tergolong ekonomi kurang mampu dan juga pendidikan yang relatif rendah, iming-iming keuntungan sebesar itu tentunya sangat menggiurkan. Lucunya, ada juga beberapa anggota DPRD Kabupaten Karangasem yang ikut  <em>&#8216;berinvestasi&#8217; </em>di KKM, bahkan ada yang sampai menanamkan modal sebesar Rp.400 juta.</p>
<p style="text-align:justify;">Konyolnya, walaupun KKM menawarkan produk investasi, koperasi tersebut sama sekali tidak mengantongi  ijin dari Bapepam. Pada kenyataannya, sebenarnya layanan Investment Capital tersebut adalah penipuan model piramida uang. Sebagian nasabah yang masuk duluan, memang berhasil mendapatkan kembali uangnya sekaligus dengan &#8216;<em>keuntungannya&#8217;</em>. Seorang pemodal misalnya, memberikan testimoni bahwa hanya dengan bermodalkan Rp 500 ribu, dalam waktu 3 bulan ia mendapatkan hasil Rp.1,5 juta. Dengan iming-iming 150% tersebut, antara November 2007 hingga 20 Februari 2009, KKM berhasil menjaring 72.000 nasabah dengan nilai total simpanan Rp.700 milyar.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara akal sehat, tentunya sangat tidak masuk akal bahwa produk investasi KKM bisa menawarkan keuntungan yang begitu tinggi (150% per tiga bulan alias 600% per tahun). Perlu diingat, return 150% hanya untuk nasabah saja, belum termasuk biaya operasional dan margin bagi KKM. Artinya, KKM harus menginvestasikan modal nasabah dengan return di atas angka  150%  tersebut dalam waktu tiga bulan, agar skema capital investment tidak ambruk. Ini tentunya boleh dikatakan mustahil bisa bertahan lama.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Beruntung Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg cepat bertindak, dengan meminta kepolisian segera menutup bisnis investasi ala KKM tersebut. Hasil penyitaan asset, hanya berhasil menyita asset senilai Rp.321 milyar atau hanya separuh dari simpanan total nasabah Rp.700 milyar. Lebih dari Rp.400 milyar uang nasabah tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sayangnya, tindakan Bupati Karangasem, justru ditentang oleh para nasabah. Ironis sekali, mereka tidak merasa tertipu dan menganggap Bupati Karangasem melakukan fitnah sehingga pengurus KKM ditangkap polisi. Nasabah malah meminta pengurus KKM dibebaskan, agar dana mereka yang telah disetorkan dapat dikembalikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Perilaku nasabah KKM, bisa dikatakan mirip-mirip dengan member InterMetro Fund dan Bisnis5Milyar.com yang pernah diangkat di blog JanganSerakah ini. Mereka tidak mau mempelajari skema investasi yang dijanjikan dan hanya terfokus pada return yang menarik. Nasabah KKM juga mengabaikan fakta bahwa skema capital investment ala KKM tidak mendapatkan ijin, baik dari Bank Indonesia atau Bapepam. Tuntutan nasabah KKM agar Pemerintah mengganti uang yang dsetorkan ke KKM juga sulit untuk direalisasikan, karena investasi murni keputusan nasabah dan kondisi fiskal pemerintah tidak memungkinkan bailout.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan latar belakang pendidikan rendah, mungkin nasabah KKM tidak mengenal nama Ponzi atau Madoff, tapi paling tidak seharusnya mereka bisa menggunakan akal sehat agar investasi tersebut tidak hilang sia-sia. Penegakan hukum oleh kepolisian dan Bupati Karangasem mungkin agak terlambat, tapi hal itu harus dilakukan agar tidak semakin banyak calon-calon nasabah yang dirugikan. Kasus Koperasi ini meskipun merupakan sebuah pengalaman pahit, namun bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat dan pemerintah!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1309/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1309&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/03/15/guest-blogger-kasus-koperasi-karangasem-membangun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/03/ka.png" medium="image">
			<media:title type="html">ka</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisnis5Milyar.com: Bisnis Tipu-Menipu</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/02/19/bisnis5milyarcom/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2009/02/19/bisnis5milyarcom/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 06:36:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>konobe</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCAM/Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Scam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1055</guid>
		<description><![CDATA[Article by : Konobe Edited by : Edison Pernahkah teman-teman mendengar kisah &#8220;The Humiliation of Bryan Winter&#8220;? Kisah nyata tersebut dikatakan bermulai dari seorang wanita yang merasa ditolak secara kasar oleh seorang pria melalui e-mail. Sebagai ajang balas dendam, e-mail penolakan pria itu lalu diforward oleh si wanita ke teman-temannya, dengan catatan tambahan: &#8220;In the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1055&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Article by : <span style="color:#0000ff;">Konobe</span><br />
Edited by : <span style="color:#0000ff;">Edison</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pernahkah teman-teman mendengar kisah &#8220;<em>The Humiliation of Bryan Winter</em>&#8220;? Kisah nyata tersebut dikatakan bermulai dari seorang wanita yang merasa ditolak secara kasar oleh seorang pria melalui e-mail. Sebagai ajang balas dendam, e-mail penolakan pria itu lalu diforward oleh si wanita ke teman-temannya, dengan catatan tambahan:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>&#8220;In the hopes that this e-mail might get back to him after being seen by countless thousands of young women along the way &#8230; please send this on to a friend!&#8221;.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">(<em>Tolong sebarkan e-mail ini kepada teman-teman anda. Dengan demikian mudah-mudahan e-mail ini bisa dilihat oleh ribuan wanita sebelum akhirnya kembali ke tangan dia</em>)</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kisah ini sendiri akhirnya menimbulkan efek buruk yang mungkin bahkan tidak diperkirakan oleh wanita tersebut. Dalam hitungan minggu, pria-pria &#8216;<em>naas</em>&#8216; yang kebetulan memiliki nama Bryan Winter menjadi korban &#8216;<em>teror</em>&#8216; berbagai wanita yang &#8216;<em>ngamuk</em>&#8216;. Berapa di antara pria tersebut bahkan sampai terpaksa menghapus namanya dari daftar buku telepon agar bisa lepas dari &#8216;teror&#8217; tersebut. Padahal entah e-mail tersebut benar atau tidak, karena perlu kita ingat e-mail tersebut hanyalah merupakan cerita sepihak.<span id="more-1055"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kisah Bryan Winter ini sendiri merupakan ilustrasi menarik tentang efek domino yang dihasilkan oleh &#8216;<em>e-mail forwarding&#8217;</em> di internet (<em>alias menyebarkan kembali e-mail yg kita terima kepada semua orang yang kita kenal</em>).</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin sampai di sini sebagian pembaca bingung, apa kaitannya Bryan Winter, efek domino e-mail forwarding dan Bisnis5Milyar.com?</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa minggu yang lalu, seorang teman kantor saya bercerita kepada saya mengenai www.Bisnis5Milyar.com. Katanya sih, dengan modal 180rb kita bisa dapat uang milyaran!! Menggiurkan sekali bukan? Ketika itu saya tidak terlalu memperhatikan cerita teman tersebut, karena saya tahu bahwa biasanya tawaran-tawaran &#8216;aneh&#8217; seperti itu hanyalah merupakan akal-akalan dan penipuan belaka. Kisah teman saya tersebut pun tidak terlalu saya pikirkan lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kira-kira seminggu setelah kejadian di atas, saya menerima sebuah e-mail dari seorang teman yang lainnya lagi yang juga mempromosikan Bisnis5Milyar. Saat itulah rasa ingin tahu saya menjadi terusik, karena sepertinya sepak-terjang Bisnis5Milyar ini sudah cukup meluas. Saya pun mencoba untuk mencari tahu lebih jauh Bisnis5Milyar.com yang sedang heboh ini. Oleh karena itu saya pun pergi &#8216;<em>memeriksa TKP</em>&#8216;&#8230;.alias berkunjung ke situs Bisnis5Milyar tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi apa yang saya dapatkan dari kunjungan ke &#8216;<em>TKP</em>&#8216; tersebut? Hal pertama yang menarik perhatian saya di situs tersebut adalah kacaunya &#8216;logika&#8217; dan matematika pembuat program penipuan ini. Mengapa demikian? Coba anda perhatikan Screenshot Skema Sistem Bisnis5Milyar.com di bawah ini:</p>
<div id="attachment_1066" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a rel="attachment wp-att-1066" href="http://janganserakah.com/2009/02/19/bisnis5milyarcom/tabel5milyar/"><img class="size-full wp-image-1066" style="border:1px solid black;" title="tabel5milyar" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/02/tabel5milyar.png?w=500&#038;h=479" alt="tabel5milyar" width="500" height="479" /></a><p class="wp-caption-text">Skema sistem Bisnis5Milyar.com</p></div>
<p style="text-align:justify;">Pencetus program penipuan ini mengatakan bahwa &#8216;<em>bisnis</em>&#8216; (dalam tanda kutip) ini akan &#8216;<em>abadi&#8217;</em> karena setiap tahunnya akan lahir 6 juta pengguna internet baru. Benarkah demikian? Mari kita analisa klaim tersebut. Seandainya kita menganggap si pencetus program penipuan ini adalah member level 0 (paling atas), apa yang akan terjadi?</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika sampai di level 5, jumlah anggotanya sudah mencapai 100 ribu orang. Tetapi bagaimana jika kita teruskan tabel itu? Agar sistem ini bisa terus berjalan, maka di level 6  jumlah anggotanya adalah 1 juta orang. Di level 7  jumlah anggotanya mencapai 10 juta orang. Di level 8 jumlah anggotanya mencapai 100 juta orang dan di level 9 mencapai 1 Milyar orang. Jika ada keajaiban dan piramida uang ini mencapai level 10, maka pesertanya adalah 10 Milyar Orang. Mungkin dalam hal ini, pencetus program penipuan tersebut sudah mempunyai rencana ekspansi ke luar angkasa karena terakhir saya periksa, jumlah manusia di bumi belum mencapai angka tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangankan bertambah 6 juta setahun&#8230; jika pengguna internet internet bertambah 60 juta pertahun pun tidak akan cukup untuk menopang penipuan piramida uang ini agar bisa berjalan &#8216;<em>abadi</em>&#8216;.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em>[Penjelasan lebih lengkap mengenai </em></span></strong><strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em>piramida uang</em></span></strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em> </em></span><strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em>bisa lihat <a rel="nofollow" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pyramid_scheme">di wikipedia.]<br />
</a></em></span></strong></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Selain kekacauan logika yang saya tulis di atas, hal lainnya yang agak menarik perhatian saya di situs Bisnis5Milyar.com adalah klaim:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Program Bisnis 5MILYAR bukan money game karena ada produk yg diperjual-belikan berupa 7 bh buku elektronik (e-book) yg nilainya bahkan lebih besar daripada uang yg dibayarkan. Dan yg tak kalah bernilainya, anda juga mendapatkan sebuah Website Replika atas nama anda sendiri dengan sistem otomatis yg bisa anda gunakan sebagai Mesin Penghasil Uang (Cash Generator). Sistem sudah ada, tinggal diikuti, mudah, dan sudah teruji.<br />
</strong></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Membaca klaim tersebut, pertanyaan yang timbul dalam kepala saya adalah  <em>&#8216;apakah benar nilai e-book tersebut lebih besar dari yang dibayarkan&#8217;</em>?</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membuktikannya saya iseng browsing. Dan hasilnya?</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="text-decoration:underline;">Dalam waktu 10 menit</span>, saya sudah bisa mendapatkan ketujuh buah e-book tersebut secara GRATIS hanya dengan melakukan pencarian di <span style="text-decoration:underline;">google</span>. Saya tekankan sekali lagi, GRATIS&#8230;</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Dari ketujuh e-book yang ditawarkan, hanya dua buku yang berbahasa Indonesia. Saya yakin, tidak semua pembeli e-book tersebut benar-benar fasih dengan bahasa inggris atau benar-benar membacanya setelah “<em>membeli</em>”.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sebagian besar e-book dari ketujuh e-book tersebut bahkan tidak layak disebut sebagai &#8216;buku&#8217;. Beberapa di antaranya hanya berisi 12 halaman (<em>dan itupun sudah termasuk halaman cover dan daftar isi!!!!!</em>).</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Berdasarkan apa yang saya lihat, salah satu dari 7 e-book yang dijual tersebut tersebut sepertinya merupakan hasil plagiarisme (menjiplak karya orang lain). Isi e-book &#8220;<em>Panduan Kaya Sebagai Karyawan</em>&#8221; yang dijual oleh pemilik Bisnis5Milyar.com ini sangat identik dengan buku “<em>Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya</em>” karya pak Safir Senduk. Ironisnya lagi, pembuat program penipuan ini dengan beraninya menggunakan label &#8216;<em>Halal</em>&#8216;. Padahal plagiarisme tiada ubahnya dengan pencurian. Bagaimana mungkin ini bisa diklaim &#8216;<em>Halal</em>&#8216;?</li>
</ul>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lucu lainnya yang saya lihat di situs Bisnis5Milyar.com adalah seperti yg bisa teman-teman lihat di screenshot di bawah ini:</p>
<div id="attachment_1067" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a rel="attachment wp-att-1067" href="http://janganserakah.com/2009/02/19/bisnis5milyarcom/tawarankonyol/"><img class="size-full wp-image-1067" style="border:1px solid black;" title="tawarankonyol" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/02/tawarankonyol.png?w=500&#038;h=62" alt="tawarankonyol" width="500" height="62" /></a><p class="wp-caption-text">Apanya yang murah ya?</p></div>
<p style="text-align:justify;">Kalau kita hitung sejenak :  Rp 277 x 24 jam x 30 hari = Rp 199.440 / bulan. Sebagai informasi, penyedia jasa Internet First Media, Telkomsel Flash dan lainnya pun sudah punya paket yang bahkan jauh lebih murah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kejujuran seharusnya menjadi prinsip utama yang dipegang dalam menjalankan bisnis baik di dunia riil maupun maya, dan terus terang saya tidak melihat ada unsur kejujuran dalam bisnis ini. Sama seperti dengan penipuan Skema Ponzi dan Piramida uang, akan ada sebagian kecil dari orang-orang yang mengikuti program ini yang akan bisa menikmati sedikit keuntungan (yang jumlahnya boleh dipastikan JAUH LEBIH KECIL dari Rp 5 Milyar). Tetapi apakah hati nurani anda bisa tenang menikmati uang tersebut, padahal anda tahu uang tersebut didapat dengan cara yang tidak benar. Ingatlah bahwa uang yang anda dapat dari program penipuan seperti ini didapatkan atas kesengsaraan orang lain.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Di awal artikel ini saya telah bercerita tentang e-mail forwarding yang terkesan sepele, tetapi akhirnya malah menyengsarakan berbagai orang yang &#8216;bernasib sial&#8217; memiliki nama Bryan Winter.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mempunyai harapan agar teman-teman yang menerima e-mail &#8216;iklan&#8217; Bisnis5Milyar.com tidak lagi melakukan e-mail forwarding yang mempromosikan program penipuan tersebut. Meskipun terkesan sepele, dengan menyebarkan e-mail tersebut, kita telah membantu menyebarkan penipuan tersebut. Jika memungkinkan, saya malah berharap tulisan ini yang diforward kepada teman-teman anda. Dengan demikian, efek domino dari e-mail forwarding malah bisa kita manfaatkan untuk  mencegah penipuan Bisnis5Milyar.com ini semakin meluas&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Say No To SCAM!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong>Catatan Kaki: </strong></em><strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em>Pada tanggal 19 Februari 2009, web ini di-suspend sehingga tidak bisa diakses. Kabarnya, ada masalah dan baru bisa aktif 5 sampai 7 hari ke depan. Saya hanya bisa berharap bahwa situs tersebut tidak aktif lagi. Tetapi jika sampai ternyata situs tersebut kembali aktif, mudah-mudahan artikel yang saya tulis ini bisa membantu mencegah orang-orang menjadi korban situs tersebut.<br />
Sebagai tambahan </em></span></strong><strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em>analisa lain mengenai bisnis 5 milyar dengan sudut pandang berbeda bisa lihat</em></span></strong><em> <a rel="nofollow" href="http://oguds.wordpress.com/2009/02/13/program-bisnis-5-milyar/">di sini</a></em><strong><span style="font-family:Georgia;color:black;font-weight:normal;"><em>.</em><br />
</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1055/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1055/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1055/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1055/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1055/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1055/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1055/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1055/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1055/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1055/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=1055&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2009/02/19/bisnis5milyarcom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>123</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99347e0abb95f706cfba65dd0e96dbc3?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">konobe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/02/tabel5milyar.png" medium="image">
			<media:title type="html">tabel5milyar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/02/tawarankonyol.png" medium="image">
			<media:title type="html">tawarankonyol</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Edison&#8217;s Week in Review: 13 December 2008</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/13/edisons-week-in-review-13-december-2008/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/12/13/edisons-week-in-review-13-december-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 06:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edison's Week in Review]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Scam]]></category>
		<category><![CDATA[Ulasan Mingguan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=787</guid>
		<description><![CDATA[Dalam ulasan mingguan kali ini, berita yang ingin saya angkat adalah seputar sebuah nama yang saya yakin di kemudian hari akan diabadikan dalam berbagai buku (bahkan mungkin juga film). Nama yang perlu anda ingat ini adalah Bernard L. Madoff. &#8212;-oOo&#8212;&#8211; Bernard L. Madoff (70) adalah orang &#8216;besar&#8217; di Wall Street. Dia adalah salah satu orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=787&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam ulasan mingguan kali ini, berita yang ingin saya angkat adalah seputar sebuah nama yang saya yakin di kemudian hari akan diabadikan dalam berbagai buku (bahkan mungkin juga film). Nama yang perlu anda ingat ini adalah <strong>Bernard L. Madoff</strong>.</p>
<p><span id="more-787"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;-oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bernard L. Madoff</strong> (70) adalah orang &#8216;besar&#8217; di Wall Street. Dia adalah salah satu orang yang turut membesarkan <strong>NASDAQ</strong> (<em><strong>National Association of Securities Dealers Automated Quotations</strong></em>). Perusahaannya, <strong>Bernard L. Madoff Investment Securities LLC</strong> merupakan salah satu market-maker terbesar di Wall Street.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin sebagian teman-teman pembaca tidak terlalu paham apa artinya market-maker itu. Market-maker, secara sederhana, merupakan penghubung antara penjual dan pembeli. Apa ini artinya? Mari kita lihat 2 kasus:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Misalkan saja seseorang ingin membeli saham sebuah perusahaan X. Ia lalu menghubungi broker sahamnya dan memerintahkan pembelian saham tersebut. Ke manakah broker tersebut harus mencari orang yang menjual saham yang diinginkan kliennya itu?</li>
<li>Misalkan saja seseorang yang memiliki saham perusahaan X sedang membutuhkan uang dan ingin menjual sahamnya tersebut. Ia lalu menghubungi brokernya dan memerintahkan pembelian saham tersebut. Pertanyaannya kini adalah ke mana broker tersebut harus mencari pembeli yang ingin membeli saham perusahaan X?</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Jawaban dari kedua kasus di atas adalah : Market-Maker.</p>
<p style="text-align:justify;">Market-Maker, meskipun melayani transaksi banyak saham, biasanya tidak bisa mencakup semua saham yang tercatat di bursa. Perusahaan Madoff misalnya, hanya melayani transaksi saham 500 perusahaan S&amp;P500 dan juga sekitar 350 saham yang tidak termasuk dalam index S&amp;P500 tetapi diperdagangkan di bursa NASDAQ.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai catatan tambahan, biasanya Market-Maker mempunyai &#8216;<em>spesialiasi</em>&#8216; saham tertentu. Misalnya saja, dalam suatu bursa saham, Market-Maker ABC dikenal sebagai &#8216;<em>spesialis</em>&#8216; saham X, sedangkan Market-Maker DEF dikenal sebagai &#8216;<em>raja</em>&#8216; saham Y. Para broker yang ingin melakukan transaksi saham X akan mencari ABC agar bisa mendapatkan harga yang paling baik dan kompetitif. Sebaliknya jika mereka mereka ingin bertransaksi saham Y, mereka pertama-tama akan mencari DEF dahulu. Ini bukan berarti bahwa DEF tidak melayani transaksi saham X. Hanya saja &#8216;biasanya&#8217; (PS: meskipun tidak selalu) harga saham X di ABC akan lebih kompetitif.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Jika saja Madoff cukup puas dengan perusahaan Market-Makernya yang sukses (<em>per tahun 2001 saja, ada sekitar 600 broker yang menjadi klien Madoff</em>), mungkin Edison&#8217;s Week in Review kali ini akan berbeda ceritanya. Sayangnya, jalan ceritanya tidak demikian.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tahun 1990an, dengan bermodalkan suksesnya sebagai Market-Maker, Madoff terjun ke bidang Asset-Management. Dalam operasinya, Madoff tidak mengumpulkan dana secara langsung dari Investor. Para Investor menaruh uangnya pada Madoff melalui apa yang dikenal sebagai <strong>Feeder Hedge Funds</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Hedge Fund, secara sederhana adalah Mutual Fund (Reksadana). Tetapi berbeda dengan Mutual Fund <em>&#8216;biasa&#8217;</em> (Reksadana) yang diatur dan dikontrol secara ketat oleh SEC (Bapepam versi USA), Hedge Fund termasuk sangat &#8216;<em>bebas</em>&#8216; dan relatif tidak diawasi. Untuk melindungi investor, SEC membuat aturan bahwa untuk berinvestasi di Hedge Fund, seseorang harus mempunyai asset US$1 juta ataupun mempunyai penghasilan minimal US$200 ribu. Asumsi SEC (<em>meskipun asumsi ini konyol</em>) adalah bahwa orang-orang dalam golongan ini sudah lebih <em>&#8216;melek&#8217;</em> investasi sehingga bisa menjaga diri sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke cerita asal, Madoff sendiri tidak mengeluarkan produk Hedge Fund, tetapi bertindak sebagai pengelola asset dari Feeder Hedge Funds yang dikeluarkan oleh pihak lain (<em>Bagi para pembaca yang masih bingung, sederhananya anggap saja Madoff sebagai Hedge Fund-nya Hedge Fund</em>). Melalui berbagai Feeder Funds ini, Madoff berhasil menggalang dana kelolaan hingga mencapai nilai uS$17 Milyar.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana dengan prestasi Madoff dalam mengurus dana kelolaannya? Dalam 13 tahun, investor yang menempatkan uangnya kepada Madoff rata-rata mendapatkan hasil sekitar 11% setiap tahunnya. Ini merupakan pencapaian yang sangat hebat sehingga Feeder Hedge Fund yang assetnya dikelola Madoff secara konsisten berada di peringkat atas ranking Hedge Fund.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu cerita di atas kertasnya&#8230;..</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_788" class="wp-caption alignright" style="width: 272px"><img class="size-full wp-image-788" title="Madoff" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/12/ob-cu689_madoff_d_20081211190509.jpg?w=262&#038;h=174" alt="Penipu Terbesar Sepanjang Sejarah Wall Street?" width="262" height="174" /><p class="wp-caption-text">Bernard L. Madoff: Penipu Terbesar Sepanjang Sejarah Wall Street?</p></div>
<p>Pada kenyataannya, operasi yang dilakukan Madoff ternyata hanyalah suatu money-game, dimana hasil yang dibayarkan bukanlah merupakan hasil investasi, tetapi didapat dari dana investor yang baru masuk. Dalam kondisi saat ini, di</p>
<p style="text-align:justify;">mana banyak investor yang menarik dananya, belang Madoff pun tidak bisa disembunyikan lagi. Dalam pengakuannya kepada pihak berwenang dan juga kepada 2 bawahannya, Madoff mengaku bahwa apa yang dilakukannya selama ini hanyalah suatu Penipuan Skema Ponzi raksasa. Kini kabarnya, uang investor yang tersisa hanyalah sekitar US$200-300 ribu. Madoff pun kini terancam hukuman 20 tahun penjara.</p>
<p style="text-align:justify;">Kasus ini bagi saya sangat menarik karena berhasil bertahan dalam waktu yang sangat lama. Umumnya penipuan gaya Ponzi hanya bisa bertahan 2-3 tahun, hanya sedikit sekali yang bisa melewati usia 5 tahun. Tetapi operasi Madoff berhasil bertahan hingga belasan tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lain yang menarik bagi saya mengenai kasus ini adalah bahwa kisah ini merupakan contoh &#8216;klasik&#8217; cerita dimana Keserakahan mengalahkan Akal Sehat. Sebenarnya ada beberapa &#8216;lampu-merah&#8217; yang bisa membuat para investor menyadari ada yang &#8216;aneh&#8217; dengan operasi Madoff.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa investor yang cermat, misalnya membatalkan niatnya untuk menempatkan dana kepada Madoff setelah mengetahui bahwa Auditor yang dipakai oleh Madoff hanya mempunyai 3 orang karyawan. Dari 3 karyawan itu, 1 orang berusia 78 tahun dan tinggal di Florida (padahal kantor auditornya di New York), dan 1 orang lagi adalah sekretaris (tidak ada informasi  tentang orang yang satu lagi). Kantor auditornya pun hanya berukuran 4 x 5,5 meter. Mengingat ukuran dana yang dikelola Madoff, kapabilitas auditor yang dipakai ini sangat meragukan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;Lampu merah&#8217; lainnya yang seharusnya sudah bisa membuat para investor waspada adalah bahwa dalam laporan keuangan, terlihat bahwa nilai portofolio saham yang dipegang oleh Madoff hanya bernilai kurang lebih $1 Milyar, padahal ada beberapa investor yang menempatkan dana dalam jumlah lebih besar daripada itu. Alasan yang diberikan oleh Madoff adalah bahwa di setiap kwartal, portofolio mereka sebagian besar ditempatkan dalam bentuk Cash &amp; Ekuivalen sehingga nilai portofolio  sahamnya di akhir kwartal akan rendah. Tetapi anehnya tidak ada bukti  keberadaan Cash &amp; Ekuivalen tersebut</p>
<p style="text-align:justify;">Jika saya pikirkan, dari sisi operasional pun, alasan yang diberikan Madoff tentang &#8216;Cash &amp; Ekuivalen&#8217; di atas menimbulkan tanda tanya. Andaikan Madoff benar melakukan apa yang dikatakannya, maka berarti setiap kwartal Madoff harus menjual saham dan lalu membelinya kembali di kwartal berikutnya sebelum lalu menjualnya lagi di akhir kwarta itu (dan seterusnya). Perilaku &#8216;<em>keluar masuk</em>&#8216; ibarat cacing kepanasan seperti ini biasanya tidak akan memberikan hasil yang baik karena akan menimbulkan biaya transaksi yang besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa analis saham pun mempertanyakan tentang &#8216;<em>tidak klop</em>&#8216;-nya hasil yang dicapai Madoff dengan &#8216;<em>strategi&#8217;</em> yang diklaim dipakai olehnya. Dalam prospektus, dikatakan bahwa strategi yang diterapkan oleh Madoff adalah <strong>Split Strike Conversion Strategy</strong>, suatu strategi yang melibatkan penggunaan instrumen Options. Bagi yang sudah mengerti cara kerja Option, dalam strategi ini Madoff membeli sekitar 30-35 saham yang mempunyai korelasi tinggi dengan index S&amp;P-100, lalu menjual option Call (out of the money) dan sekaligus membeli option Put (out of the money).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PS:</strong> <em>Nantinya (belum tahu kapan) saya akan menuliskan artikel tentang Options yang ditujukan untuk teman-teman pembaca yg belum mengerti tentang instrumen derivatif ini. </em></p>
<p style="text-align:justify;">Strategi di atas sendiri sudah umum dan tidak sedikit yang memakainya, tetapi tidak ada seorang pun yang mendapatkan hasil  spektakuler seperti yang dicapai oleh Madoff (sebagai contoh, dari 156 bulan operasi salah satu Feeder Hedge Fundnya, Madoff melaporkan kerugian di 5 bulan).</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan lainnya yang menjadi pertanyaan beberapa pengamat adalah bahwa dengan kemampuannya yang begitu &#8216;hebat&#8217;, mengapa Madoff tidak mengeluarkan produk Hedge Fund sendiri, tetapi hanya mengelola Hedge Fund keluaran orang lain. Dalam mengelola asset Feeder Hedge Fund milik orang lain inipun, Madoff tidak mengenakan biaya manajemen. Yang ia dapatkan hanyalah berupa ongkos transaksi (karena transaksi asset Feeder Hedge Fund itu tentunya akan dilakukan melalui perusahaan Market-Maker miliknya). Sederhananya, pertanyaan yg mengganggu di sini adalah jika Madoff ibaratnya adalah seorang koki super, mengapa ia tidak membuka restoran sendiri, tetapi malah menjadi bawahan di restoran orang lain dengan gaji kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Ironisnya, dengan begitu banyaknya &#8216;lampu merah&#8217; tetap saja banyak investor yang menjadi korban. Tragisnya lagi, yang menjadi korban kali ini justru adalah orang-orang kelas atas yang mampu berinvestasi di hedge fund (<em>dan seperti yang saya tulis di atas, diasumsikan oleh SEC bahwa mereka mampu &#8216;menjaga diri sendiri&#8217;</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/787/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/787/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/787/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/787/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/787/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/787/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/787/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/787/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/787/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/787/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=787&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/12/13/edisons-week-in-review-13-december-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/12/ob-cu689_madoff_d_20081211190509.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Madoff</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BikinDuit.com : Akal-Akalan Kucing Dalam Karung</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/10/19/bikinduit/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/10/19/bikinduit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 14:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCAM/Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Scam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[Pssstttt&#8230;.Jangan bilang siapa-siapa ya? Tapi saya punya rahasia&#8230;. Saya telah menemukan cara paling mudah untuk mencari kekayaan di Internet&#8230;Setiap orang bisa menjadi millionaire dengan menerapkan cara saya ini, karena sangat sederhana dan tidak butuh waktu banyak. Tertarik? Mau belajar? Saya akan bagi rahasia saya tersebut kepada anda, cuma dengan Rp 240 ribu. Apa??? Kemahalan? Ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=620&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Pssstttt&#8230;.Jangan bilang siapa-siapa ya? Tapi saya punya rahasia&#8230;.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Saya telah menemukan cara paling mudah untuk mencari kekayaan di Internet&#8230;Setiap orang bisa menjadi millionaire dengan menerapkan cara saya ini, karena sangat sederhana dan tidak butuh waktu banyak.<br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tertarik? Mau belajar? Saya akan bagi rahasia saya tersebut kepada anda, cuma dengan Rp 240 ribu. Apa??? Kemahalan? Ya sudahlah, karena anda sudah mau berkunjung ke blog saya ini, saya kasih diskon 50%, Rp 120 ribu saja utk rahasia mesin pencetak uang di internet. Bagaimana? </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Apa?!?! Rp 120 ribu masih kemahalan?</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Wah, anda ini benar-benar nawarnya keterlaluan. Tapi ya sudahlah, karena kita teman, saya kasih saja rahasianya gratis, tapi anda harus menyumbang $1 ke gerakan <a title="Gerakan SU2C" href="http://janganserakah.com/2008/09/03/stand-up-to-cancer/" target="_blank">Stand Up To Cancer</a> dulu. Bagaimana? Murah kan?</em><em> Kalau sudah menyumbang, anda boleh mendownload rahasia ciptaan saya tersebut di sini. (<span style="color:#0000ff;"><strong>link ada di akhir artikel</strong></span>). </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tapi ingat ya? <span style="text-decoration:underline;">Jangan mendownload sebelum menyumbang $1 ke gerakan Stand Up To Cancer.</span> File tersebut telah dilengkapi dengan sensor deteksi, sehingga kalau anda sampai mendownload rahasia tersebut tanpa menyumbang ke gerakan sosial tersebut, komputer anda akan terkena virus Flu burung (bukan anda, tetapi komputer anda). </em></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em><strong><span style="color:#ff0000;">EDIT:</span></strong> Karena ada beberapa pembaca yang tidak menangkap &#8216;candaan&#8217; saya, nampaknya lebih baik saya melakukan klarifikasi. <span style="text-decoration:underline;">Tidak ada virus di file ini</span>. Saya hanya bercanda ketika menambahkan paragraf tentang virus ini. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Jadi jika anda tetap ingin mendapatkan <span style="text-decoration:underline;">Rahasia Kekayaan dari Internet</span>, bisa download tanpa rasa khawatir (meskipun anda tidak menyumbang ke gerakan SU2C).</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-620"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Rahasia Mencetak Uang" href="http://www.box.net/shared/yg5m8hemo0" target="_blank">DOWNLOAD RAHASIA MENCETAK UANG!!!</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/620/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=620&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/10/19/bikinduit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>68</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penipuan ala 419 (419 Scam)</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/10/14/penipuan-ala-419-419-scam/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/10/14/penipuan-ala-419-419-scam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 04:11:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCAM/Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Scam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=604</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah teman-teman pembaca blog mendapat email semacam ini? Salam kenal, Nama saya adalah Mr. XXX. Saya merupakan manajer akunting dan audit untuk bank XXX di negara YYY (biasanya negara Afrika) Baru-baru ini, sewaktu menjalankan audit, saya menemukan sebuah rekening milik Mr. ZZZ yang ternyata telah meninggal di dalam kecelakaan pesawat terbang beserta seluruh keluarganya. Rekening [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=604&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah teman-teman pembaca blog mendapat email semacam ini?</p>
<blockquote><p><em>Salam kenal,</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Nama saya adalah Mr. XXX. Saya merupakan manajer akunting dan audit untuk bank XXX di negara YYY (</em><em>biasanya negara Afrika) Baru-baru ini, sewaktu menjalankan audit, saya menemukan sebuah rekening milik Mr. ZZZ yang ternyata telah meninggal di dalam kecelakaan pesawat terbang beserta seluruh keluarganya. Rekening Mr. ZZZ tersebut sekarang berisikan US$ 50.000.000,-. Saya ingin mengajak anda bekerja sama agar uang tersebut bisa saya ambil. Sebagai imbalannya, saya akan memberikan anda imbalan sebesar 20% dari uang tersebut, dst&#8230;</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Penipuan seperti ini dikenal dengan beberapa nama, antara lain Penipuan ala 419 (419 Scam) atau populer juga disebut sebagai Nigerian Scam, karena penipuan semacam ini pertama-tama lahir dari negara tersebut, dan pelakunya pun banyak yang berasal dari negara tersebut. Nama 419 pun timbul karena penipuan semacam ini terkait dengan hukum kriminalitas Nigeria pasal 419.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tertarik untuk menuliskan artikel ini setelah seorang pembaca blog ini 2 kali menjadi target penipuan model ini. Yang menariknya, setelah saya perhatikan, usaha penipuan tersebut sepertinya &#8216;<em>dimasak</em>&#8216; oleh orang Indonesia dan sudah disesuaikan dengan &#8216;<em>cita rasa lokal</em>&#8216;.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-604"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum saya menceritakan tentang upaya penipuan yang dialami pembaca blog tersebut, mungkin ada baiknya kita melihat dulu bagaimana ciri-ciri penipuan ala 419 secara umum.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam penipuan macam ini, sang korban akan lalu dimintai sejumlah uang di muka untuk membantu pencairan uang tersebut. Tergiur oleh jumlah uang yang sangat besar itu, para korban pun mengirimkan uang tersebut, karena biasanya pada awalnya biaya yang diminta jumlahnya kecil. Semakin lama jumlah yang diminta akan semakin besar, dan karena sang korban merasa sudah &#8216;kepalang basah&#8217;, mereka pun terjerat semakin dalam.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena adanya &#8216;uang di muka&#8217;, maka penipuan ini disebut juga sebagai <span style="color:#0000ff;"><strong>Advance Fee Fraud</strong></span>. Advance Fee Fraud sendiri kini berkembang menjadi beberapa variasi. Keuntungan yang ditawarkan oleh pelaku penipuan kini bukan hanya berupa uang, tetapi juga hal-hal lain misalnya saja &#8216;cinta&#8217;. Dalam variasi ini, sang penipu mengirimkan foto  wanita (ataupun pria) yang atraktif. Penipu lalu berusaha memikat hati korban dan setelah korban terpikat, akan menceritakan &#8216;kesusahannya&#8217; dan meminta bantuan finansial dari korban.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain variasi yang saya ceritakan di atas, masih ada beberapa variasi lainnya dari Advance Fee Fraud. Teman-teman yang tertarik untuk tahu lebih jauh soal ini bisa membacanya <a href="http://travel.state.gov/pdf/international_financial_scams_brochure.pdf" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin bagi sebagian teman-teman kedengarannya &#8216;konyol&#8217; bahwa ada yang terjebak dalam penipuan seperti ini, tetapi pada kenyataannya penipuan gaya ini telah memakan korban yang tidak sedikit, dan nilai penipuannya mencapai ratusan juta dollar setiap tahunnya.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Kini kita akan melihat penipuan 419 yang saya ceritakan di awal artikel.</p>
<p style="text-align:justify;">Upaya penipuan pertama melibatkan sebuah obligasi yang dikatakan bernilai US$5 Milyar. Dalam rupiah, obligasi ini akan bernilai sekitar Rp 45 Triliun (kurs US$1=Rp 9000). Obligasi tersebut dikatakan bertempo 20 tahun, dan jatuh tempo beberapa bulan lalu. Dikatakan juga bahwa bunga obligasi tersebut selama ini adalah 3,5% per tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Cerita latar belakang yang dipakai oleh sang penipu adalah bahwa obligasi tersebut merupakan warisan dan kini pewaris obligasi tersebut tidak tahu bagaimana cara mencairkan obligasi tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari data yang diberikan oleh pembaca blog tersebut, saya sudah memperkirakan bahwa ini merupakan suatu upaya penipuan. Nilai obligasi yang begitu besar biasanya langsung membunyikan &#8216;alarm&#8217; di kepala saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya lalu mengadakan penelitian singkat. Karena dikatakan obligasi tersebut bertempo 20 tahun dan jatuh tempo beberapa bulan lalu, maka artinya obligasi tersebut seharusnya diterbitkan pada tahun 1988. Pada tahun itu, tingkat suku bunga Fed Rate berada di tingkat sekitar 8-9%. Oleh karena itu aneh rasanya jika ada obligasi terbitan tahun itu dengan bunga hanya 3,5% per tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Pembaca blog tersebut lalu mengirimkan 2 scan dari obligasi tersebut, yang bisa teman-teman lihat di <a href="http://i49.photobucket.com/albums/f281/edison76/tipu1.jpg" target="_blank">sini</a> dan <a href="http://i49.photobucket.com/albums/f281/edison76/tipu2.jpg" target="_blank">sini</a> (Scan tersebut tidak saya tampilkan di sini agar tidak &#8216;membebani&#8217; teman-teman dengan koneksi internet yg lambat). Dari pengamatan sekilas, kecurigaan saya bahwa obligasi tersebut ternyata benar. Obligasi tersebut penuh dengan kesalahan-kesalahan yang tidak mungkin ditemui dalam obligasi yang benar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari segi tata-bahasa, obligasi tersebut sarat dengan kalimat-kalimat yang salah seperti &#8216;<strong><span style="color:#ff0000;">Bank of British</span></strong>&#8216;, &#8216;<strong><span style="color:#ff0000;">Governor Bank of British</span></strong>&#8216;, dan &#8216;<strong><span style="color:#ff0000;">Finance of Ministry</span></strong>&#8216;.</p>
<p style="text-align:justify;">Khusus untuk kesalahan tata bahasa dalam &#8216;Finance of Ministry&#8217; agak menarik untuk dilihat. Pembaca yang akrab dengan bahasa Inggris mungkin tahu bahwa kata bahasa Indonesia seringkali &#8216;terbalik&#8217; dari bahasa Inggris (seperti misalnya &#8216;<em>Kuda Kayu</em>&#8216; adalah &#8216;<em>Wooden Horse</em>&#8216; dan bukan &#8216;<em>Horse Wood</em>&#8216;). Sang penipu sepertinya terjebak kesalahan ini sehingga &#8216;<em>Kementerian Keuangan</em>&#8216; pun dibaliknya menjadi &#8216;<em>Finance of Ministry</em>&#8216;, padahal secara tata bahasa yang benar adalah &#8216;<em>Ministry of Finance</em>&#8216; (ataupun &#8216;<em>Finance Minister</em>&#8216;, jika yang dimaksud adalah orang dan bukan lembaganya).</p>
<p style="text-align:justify;">Kesalahan ini, ditambah dengan kenyataan bahwa nama pemegang obligasi tersebut adalah nama Indonesia, membuat saya meyakini bahwa pembuat obligasi tersebut adalah orang Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari segi informasi pun obligasi tersebut mempunyai suatu kesalahan yang cukup &#8216;konyol&#8217;. Dalam struktur pemerintahan Inggris, tidak ada lembaga yang bernama &#8216;Ministry of Finance&#8217;. Lembaga yang fungsinya paling mirip dengan Departemen Keuangan di pemerintahan Inggris dikenal sebagai <strong><span style="color:#0000ff;">H.M Treasury</span></strong> (Her Majesty Treasury), dan pemimpin lembaga ini dikenal sebagai <span style="color:#0000ff;"><strong>Chancellor of Exchequer</strong><span style="color:#000000;">, yang perannya tidak jauh berbeda dengan menteri keuangan.</span></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Penipuan 419 kedua yang diceritakan kepada saya menyangkut sebuah rekening di Bank of America. Lagi-lagi nilai yang ditawarkan sangat fantastis, yaitu US$170 juta (sekitar Rp 1,5 Triliun). Yang menarik dari penipuan ini adalah karena adanya &#8216;<em>cita rasa lokal</em>&#8216; dalam cerita latar belakangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Cerita latar belakang yang dipakai pelaku penipuan kali ini adalah bahwa pemilik sah rekening tersebut &#8216;dicari-cari orang Orde Baru&#8217; sehingga hidupnya tidak menentu dan harus selalu berpindah-pindah. Kesan yang ditimbulkan adalah bahwa rekening tersebut berasal dari jaman Orde Lama. Alur cerita lalu &#8216;diramaikan&#8217; dengan bumbu ancaman pembunuhan dan  paksaan tanda tangan di kertas kosong. Intrik cerita pun bertambah karena dikatakan bahwa dokumen kepemilikan rekening tersebut sekarang berada di suatu tempat yang kini diduduki oleh seseorang secara paksa, tetapi orang tersebut tidak mengetahui bahwa dokumen tersebut disimpan di tempat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Menarik bukan ceritanya? Mengingat kaburnya sejarah pada masa transisi Orde Lama-Orde Baru, saya rasa mungkin tidak sedikit orang yang bisa &#8216;termakan&#8217; oleh cerita tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya hanya berharap agar para pembaca blog ini (maupun keluarga dan teman-temannya) tidak akan menjadi korban penipuan model ini. <span style="color:#0000ff;"><strong>Berhati-hatilah karena para pelaku penipuan ini terkadang bisa sangat meyakinkan dalam pembawaannya.</strong></span> Mereka bahkan terkadang bisa memberikan bukti-bukti yang sekilas terlihat sangat meyakinkan. Saran saya kepada teman-teman yang mendapatkan tawaran seperti ini, ingatlah selalu ungkapan &#8216;<em>When something sounds too good to be true, it usually is</em>&#8216;.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/604/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=604&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/10/14/penipuan-ala-419-419-scam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>62</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>