<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi &#187; B.B (Berita Besar)</title>
	<atom:link href="http://janganserakah.com/category/bb-berita-besar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://janganserakah.com</link>
	<description>Sebuah blog sederhana tentang dunia investasi dan perencanaan keuangan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 May 2010 04:06:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='janganserakah.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d528815cd098af4ded4ea5f747ac55f8?s=96&#038;d=http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi &#187; B.B (Berita Besar)</title>
		<link>http://janganserakah.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://janganserakah.com/osd.xml" title="Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://janganserakah.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>B.B: Fed Rate Turun Ke Rekor Terendah 0-0,25%</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/17/bb-fed-rate-turun-ke-rekor-terendah-0-025/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/12/17/bb-fed-rate-turun-ke-rekor-terendah-0-025/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 05:05:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Makro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=810</guid>
		<description><![CDATA[Tadi malam, Federal Reserve menurunkan suku bunga bank Sentral (Fed Rate) menjadi 0%-0,25% (bagi pembaca yang kurang paham apa Fed Rate, bisa membaca artikel lama ini). Tingkat bunga Fed Rate ini merupakan rekor terendah sepanjang sejarah Federal Reserve. Turunnya suku bunga Fed Rate ini sendiri mempunyai banyak aspek yang menarik untuk dibahas. &#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211; Konsekuensi pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=810&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tadi malam, Federal Reserve menurunkan suku bunga bank Sentral (Fed Rate) menjadi 0%-0,25% <em>(bagi pembaca yang kurang paham apa Fed Rate, bisa membaca </em><a href="http://janganserakah.com/2008/08/05/suku-bunga/" target="_blank"><em>artikel lama ini</em></a><em>)</em>. Tingkat bunga Fed Rate ini merupakan rekor terendah sepanjang sejarah Federal Reserve.</p>
<p style="text-align:justify;">Turunnya suku bunga Fed Rate ini sendiri mempunyai banyak aspek yang menarik untuk dibahas.<span id="more-810"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Konsekuensi pertama dari turunnya suku bunga Fed Rate hingga mendekati 0% ini adalah bahwa kini Bank Sentral Amerika tidak bisa lagi menggunakan suku bunga sebagai alat untuk menstimulasi ekonomi, karena tentunya Fed Rate tidak bisa turun  di bawah 0%. Jika Fed Rate diibaratkan sebagai tentara dalam perang, maka bisa diibaratkan ia sudah kehabisan peluru untuk senapannya. Pilihan yang tersisa kini hanyalah memasang bayonet di senapannya, lalu bertempur jarak dekat. </p>
<p style="text-align:justify;">Jadi seperti apa &#8216;bayonet&#8217; finansial yang masih bisa digunakan oleh Bank Sentral Amerika untuk bertempur melawan krisis likuiditas saat ini?</p>
<div id="attachment_811" class="wp-caption aligncenter" style="width: 263px"><img class="size-medium wp-image-811 " style="margin-top:5px;margin-bottom:5px;" title="bayonet" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/12/bayonet.gif?w=253&#038;h=300" alt="bayonet" width="253" height="300" /><p class="wp-caption-text">Bernanke: Yang tersisa hanya bayonet</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sebelum kita melihat jawaban pertanyaan tersebut, mungkin ada baiknya kita melihat dahulu akar permasalahan yang dihadapi saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu permasalahan utama yang ingin diatasi oleh pemerintah Amerika sekarang  adalah bahwa rendahnya aliran dana likuiditas dari sektor perbankan ke perekonomian. Seperti kita tahu, dunia usaha membutuhkan dana untuk beroperasi, konsumen juga membutuhkan dana untuk berbagai keperluan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rendahnya aliran dana likuiditas dari sektor perbankan menyebabkan berbagai pihak yang membutuhkan dana megap-megap bagaikan ikan tanpa air. Contoh paling mudahnya mungkin adalah kasus GM, Ford dan Chrysler. Jika tidak terjadi krisis likuiditas, ketiga perusahaan otomotif Amerika tersebut tidak akan terlalu sulit untuk mendapatkan dana kredit. Tetapi dalam kondisi sekarang, karena sulit mendapatkan dana kredit untuk operasionalnya, ketiganya terpaksa &#8216;<em>mengemis</em>&#8216; kepada pemerintah Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kondisi normal, Federal Reserve biasanya menggunakan Fed Rate sebagai instrumen utama untuk menyelesaikan masalah likuiditas di ekonomi. Dengan menurunkan suku bunga Fed Rate, maka kredit akan menjadi lebih murah, dan biasanya akan dunia usaha akan lebih mampu untuk mengambil kredit.</p>
<p style="text-align:justify;">Permasalahannya, adalah bahwa akhir-akhir ini Fed Rate tidak terlalu efektif lagi untuk memerangi masalah likuiditas. Meskipun Bank Sentral Amerika telah menurunkan bunga secara drastis dari 5,25% hingga ke tingkatnya yg sekarang, arus kredit ke perekonomian tetap &#8216;seret&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke pertanyaan di atas, bagaimana jika penurunan bunga Fed Rate yg terakhir ini juga tidak terasa dampaknya? Bunga sekarang sudah hampir 0%, instrumen apa lagi yang bisa dipakai?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Instrumen berikutnya yang bisa dipakai oleh Bank Sentral Amerika adalah dengan menggemukkan neracanya. Bagaimana cara kerjanya?</p>
<p style="text-align:justify;">Bank Sentral seperti Federal Reserve ataupun BI, dalam bahasa sehari-hari, bisa dikatakan sebagai bank-nya bank. Sama seperti kita mempunyai rekening tabungan di bank, bank-bank umum (spt yg kita pakai setiap hari, BCA, Mandiri, dll) juga mempunyai &#8216;<em>rekening tabungan</em>&#8216; di Bank Sentral. </p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menambah jumlah uang yang beredar, Bank Sentral bisa menggemukkan neracanya dengan cara membeli Surat-Surat Berharga (spt misalnya SBI) dari berbagai bank. Akibatnya, asset Bank Sentral akan bertambah gemuk (akibat pembelian surat-surat berharga tersebut). Lalu bagaimana caranya Bank Sentral membayar pembelian tersebut? Mudah, ia tinggal menambahkan saja nilai &#8216;rekening tabungan&#8217; milik bank.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai ilustrasi, misalkan Bank Sentral ingin menambah jumlah uang beredar sebanyak 100 Milyar. Ia lalu membeli SBI senilai 100 Milyar, misalnya dari bank JanganSerakah. Untuk membayarnya, Bank Sentral lalu menambahkan nilai rekening tabungan Bank JanganSerakah senilai 100 Milyar. Kini asset Bank Sentral sudah bertambah &#8216;gemuk&#8217; 100 Milyar (<em>akibat pembelian SBI</em>), dan nilai &#8216;<em>rekening tabungan</em>&#8216; Bank JanganSerakah bertambah Rp 100 Milyar (d<em>ari hasil menjual SBI kepada Bank Sentral</em>). Harapan Bank Sentral adalah bahwa Bank JanganSerakah akan lalu mengucurkan Rp 100 Milyar ini sebagai pinjaman ke masyarakat, baik utk usaha ataupun konsumsi (<em>karena bank memang &#8216;hidup&#8217; dari meminjamkan uang</em>).</p>
<p style="text-align:justify;">Ilustrasi di atas, merupakan ilustrasi sederhana proses &#8216;penciptaan uang&#8217;. Dengan cara menggemukkan neracanya seperti ini, Bank Sentral bisa menambah jumlah uang yang beredar.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali lagi ke kasus Bank Sentral Amerika, dalam satu tahun terakhir, selain menurunkan suku bunga Fed Rate, Federal Reserve juga secara bersamaan &#8216;<em>menggemukkan</em>&#8216; neracanya. Per July 2007, nilai Asset di neraca Federal Reserve adalah sebesar US$ 868 Milyar. Data terakhir yang dikeluarkan menunjukkan bahwa kini nilai Asset tersebut sudah naik hingga menjadi US$ 2260 Milyar, atau hampir 3 kali lipat. Artinya dalam 1,5 tahun terakhir, bank Sentral Amerika telah membanjiri pasar dengan dollar Amerika sebesar US$ 1392 Milyar. Ini belum termasuk program Bailout US$ 700 Milyar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan habisnya &#8216;<em>peluru</em>&#8216; berupa kebijakan Fed Rate, tampaknya untuk ke depannya, Bank Sentral akan semakin gencar &#8216;menggemukkan&#8217; neracanya dan menciptakan uang dengan proses ini, setidaknya sampai mereka merasa krisis likuiditas ini mereda. Inilah alasannya mengapa dollar US tadi malam melemah (terutama terhadap Euro dan Yen), yaitu karena orang mengantisipasi &#8216;banjir&#8217; dollar.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Satu hal lainnya yang menarik untuk dipikirkan seputar penurunan suku bunga Fed Rate ini adalah potensi Dollar menjadi mata uang <strong>Carry Trade</strong> yang baru.</p>
<p style="text-align:justify;">Carry Trade, secara singkatnya merupakan praktek meminjam uang di satu negara yang tingkat suku bunganya rendah untuk lalu diinvestasikan di negara yang lain. Bagi teman-teman yang belum akrab dengan praktek tersebut, ilustrasinya kira-kira seperti ini:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Bunga Fed Rate di Amerika 0,25%. Seperti kita tahu, ini merupakan target suku bunga pinjaman antar bank saja. Jika &#8216;pemakai&#8217; seperti kita ingin meminjam uang, suku bunga yang berlaku kira-kira sekitar 3% di atasnya, alias 3,25%. Kita lalu meminjam uang di Amerika (dalam mata uang Dollar tentunya) sebesar US$100.000,-. Misalkan saja kurs yang berlaku saat ini adalah US$1=Rp 10.000,-. Dollar itu lalu saya jual dan saya belikan rupiah sehingga kita mendapatkan dana sebesar Rp 1 Milyar. Bunga yang perlu kita bayar dalam hal ini adalah Rp 32, 5 juta setiap tahunnya. </p>
<p style="text-align:justify;">Uang Rp 1 Milyar tersebut, utk sederhananya lalu kita belikan obligasi ORI. Anggap saja bunga yang diberikan ORI adalah sebesar 12,25%, atau Rp 122,5 juta rupiah setiap tahunnya. Setelah membayar bunga pinjaman kepada bank di Amerika, masih tersisa uang sebesar Rp 90 juta untuk kita. Modal kita? 0 (baca: NOL) besar, dan kita hanya perlu ongkang-ongkang kaki untuk mendapatkan keuntungan Rp 90 juta ini. Resiko pun bisa dikatakan tidak ada, karena ORI secara teori tidak akan gagal bayar.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah kira-kira ilustrasi sederhana Carry Trade. Asyik ya? </p>
<p style="text-align:justify;">(<em>Tetapi saya yakin teman-teman pembaca yang sudah akrab dengan blog ini pasti akan tahu bahwa tidak ada hal yang &#8216;seasyik&#8217; ini. Cobalah pikirkan bagaimana skenario &#8216;asyik&#8217; ini bisa berubah menjadi skenario &#8216;mimpi buruk&#8217;</em>)</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Selama ini, mata uang yang menjadi &#8216;tunggangan&#8217; untuk praktek Carry Trade adalah Yen, karena bunga bank sentralnya yang berkisar di bilangan 0. Dengan turunnya suku bunga Fed Rate hingga mendekati 0, maka Dollar US berpotensi menjadi alternatif &#8216;tunggangan&#8217; berikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi kira-kira apa efeknya jika mata uang Dollar menjadi &#8216;tunggangan&#8217; praktek Carry Trade? Pastinya akan cenderung terjadi pelemahan dollar. Mengapa demikian? Seperti bisa dilihat di ilustrasi di atas, orang-orang akan ramai meminjam Dollar di bank dan lalu menjualnya (untuk ditukar dengan mata uang lainnya).</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi yang saya ceritakan di atas, dimana Bank Sentral tidak bisa lagi menggunakan instrumen suku bunga untuk menstimulasi perekonomian yang lesu, dalam ekonomi dikenal sebagai kondisi Liquidity Trap (Perangkap Likuiditas).</p>
<p style="text-align:justify;">Solusi dari kondisi ini, menurut ekonom Milton Friedman, adalah dengan menyuntikkan dana ke perekonomian dengan &#8216;meloncati&#8217; perantara (institusi finansial). Bentuknya misalnya berupa pemberian uang secara langsung kepada konsumen ataupun bisnis. Pemberian uang seperti ini populer dikenal dengan &#8216;Helicopter Money&#8217;, karena pemerintah diibaratkan seperti dermawan yang naik helikopter dan menyebarkan uang cuma-cuma dari udara.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal yang agak &#8216;lucu&#8217; adalah bahwa akhir-akhir ini para pengkritik Ben Bernanke sudah menjulukinya sebagai &#8216;Helicopter Ben&#8217;, karena menganggap kebijakan Ben Bernanke selama ini tiada bedanya dengan membagi-bagikan uang kepada sektor Finance. Dengan perkembangan terakhir ini, mungkin julukan &#8216;Helicopter Ben&#8217; akan semakin populer. Sebagai antisipasinya, kini sudah diluncurkan mainan Action Figure (boneka kecil) Helicopter Ben. Ada yang tertarik untuk membeli?</p>
<div id="attachment_814" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-814 " style="margin-top:5px;margin-bottom:5px;" title="helicopterben" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/12/helicopterben.jpg?w=300&#038;h=246" alt="helicopterben" width="300" height="246" /><p class="wp-caption-text">Sekarang anda juga bisa membagi-bagikan uang dari helicopter seperti Ben Bernanke</p></div>
<p style="text-align:center;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/810/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=810&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/12/17/bb-fed-rate-turun-ke-rekor-terendah-0-025/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/12/bayonet.gif?w=253" medium="image">
			<media:title type="html">bayonet</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/12/helicopterben.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">helicopterben</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B (Berita Besar): Ekuador Mogok Bayar Hutang</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/15/bb-berita-besar-ekuador-mogok-bayar-hutang/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/12/15/bb-berita-besar-ekuador-mogok-bayar-hutang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 13:35:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Obligasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini  Presiden Ekuador, Rafael Correa, menyatakan bahwa ia telah memerintahkan untuk menghentikan pembayaran bunga obligasi negaranya. Keputusan Rafael Correa untuk mempailitkan obligasi negaranya senilai US$ 3,9 Milyar kini menimbulkan gelombang kekhawatiran bahwa Venezuela dan Argentina bisa jadi akan mengikuti jejak negara tetangganya ini. Jika itu terjadi, maka riak yang ditimbulkan akan jauh lebih besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=801&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hari ini  Presiden Ekuador, <strong>Rafael Correa</strong>, menyatakan bahwa ia telah memerintahkan untuk menghentikan pembayaran bunga obligasi negaranya. Keputusan Rafael Correa untuk mempailitkan obligasi negaranya senilai US$ 3,9 Milyar kini menimbulkan gelombang kekhawatiran bahwa Venezuela dan Argentina bisa jadi akan mengikuti jejak negara tetangganya ini. Jika itu terjadi, maka riak yang ditimbulkan akan jauh lebih besar karena ukuran hutang Venezuela dan Argentina jauh lebih besar dibandingkan dengan Ekuador.<span id="more-801"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Saya tertarik untuk menuliskan artikel seri B.B mengenai hal ini karena intuisi saya mengatakan bahwa dalam 1-2 hari berikut pasti tidak sedikit e-mail senada yang akan saya terima. Isinya? Mungkin tidak jauh dari &#8216;<span style="color:#0000ff;">Bung Edison, Ekuador pailit obligasinya, ORI bagaimana? Mungkinkah nanti ORI juga pailit???</span>&#8216;</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Berbicara mengenai kasus Ekuador ini, pertama-tama ada baiknya kita menyadari dahulu bahwa obligasi yang dipailitkan oleh Ekuador ini merupakan obligasi global, dalam artian obligasi tersebut dikeluarkan dalam bentuk mata uang US Dollar. Obligasi yang dipailitkan tersebut akan jatuh tempo 2012 nanti.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu hal yang menarik di sini, obligasi bermasalah tersebut merupakan produk dari restrukturisasi hutang yang dilakukan di tahun 2000 setelah Ekuador menyatakan pailit di tahun 1999. Hutang yang direstrukturisasi pada tahun 2000 itu sendiri merupakan hasil dari restrukturisasi hutang di tahun 1995 (lagi-lagi karena Ekuador mempailitkan hutangnya). Ekuador memang bukan &#8216;<em>wajah baru</em>&#8216; di &#8216;<em>dunia perpailitan</em>&#8216;. Menghitung kepailitan tahun 99, berarti dalam 10 tahun ini Ekuador sudah mempailitkan hutangnya 2 kali. Sepanjang sejarah negara Ekuador, ini merupakan kepailitan ke 7.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Bagi teman-teman yang kurang memahami apa itu restrukturisasi hutang, ilustrasi sederhananya adalah kira-kira sebagai berikut. Saya berhutang kepada anda, tetapi lalu saya tidak sanggup membayar hutang itu. Kita lalu melakukan negosiasi, yang hasilnya adalah saya akan tetap membayar hutang tersebut, tetapi saya diberikan keringanan (bisa berbentuk penundaan pembayaran, keringanan bunga, ataupun pemotongan hutang).</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kasus Ekuador,  ini artinya untuk hutang yang sama, mereka menyatakan tidak sanggup bayar dan menegosiasikan hutangnya (thn 95), lalu setelah 5 tahun (thn 2000) lagi-lagi menyatakan tidak sanggup bayar, kembali lagi menegosiasikan hutangnya, dan kini setelah 8 tahun, kembali menyatakan tidak sanggup bayar.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Rafael Correa memutuskan untuk mempailitkan obligasi yang terkait ini dengan alasan bahwa para kreditor obligasi tersebut adalah &#8216;<em>monster</em>&#8216; dan proses penerbitannya  &#8216;<em>tidak sah</em>&#8216; dan &#8216;<em>amoral</em>&#8216;. Obligasi ini memang bukan diterbitkan oleh pemerintahan Correa. Dia baru menjabat sebagai presiden sejak 2007, sedangkan obligasi bermasalah tersebut dikeluarkan tahun 2000. Correa menuduh bahwa para pihak yang terlibat dalam proses restrukturisasi di tahun 2000 (pejabat pemerintah dan juga berbagai bank USA spt JP Morgan) mengeruk keuntungan yang tidak sepantasnya.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa pembaca blog mungkin ada yang ingat kalau saya pernah menulis bahwa ORI relatif sangat aman dari ancaman gagal bayar karena &#8216;secara teori&#8217;, jika dibutuhkan, pemerintah tinggal mencetak uang untuk membayar bunga ORI (<em>tentunya ada konsekuensi bahwa Rupiah akan jatuh nilainya, tetapi &#8216;secara prinsip&#8217; ORI tidak gagal bayar</em>). Skenario yang sama tentunya tidak berlaku untuk obligasi yang diterbitkan dalam mata uang Dollar US (<em>RI, sama seperti Ekuador, tidak bisa mencetak Dollar US sesuka hati</em>). Oleh karena itu , dari aspek ini sudah ada perbedaan yang mendasar antara kasus obligasi Ekuador yang dipailitkan ini dengan ORI.</p>
<p style="text-align:justify;">Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah masalah &#8216;<em>kebiasaan</em>&#8216;. Seperti yang saya ceritakan di atas, mempailitkan hutang luar negeri bukan cerita baru lagi di Ekuador. Pemerintahan kita selama ini bisa dikatakan sangat memegang komitmen dalam pembayaran hutang. Komitmen pemerintah dalam membayar hutang sendiri memang bukannya tanpa alasan. Kegagalan membayar hutang akan menimbulkan kesulitan mendapatkan hutang di masa depan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kondisi krisis likuiditas seperti sekarang ini dimana pihak yang mempunyai dana sudah sangat enggan untuk meminjamkan dananya,  pilihan untuk mempailitkan hutang seperti yang dilakukan Ekuador itu bisa dipastikan harus &#8216;<em>dibayar mahal</em>&#8216;. Saya rasa siapapun presiden terpilih kita yang berikutnya, akan berpikir 1000 kali sebelum mempailitkan hutang obligasinya, terlebih obligasi dalam mata uang Rupiah.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai tambahan singkat, masih terkait dengan ORI (dan juga Surat Utang Negara bentuk lainnya), ada kemungkinan aksi Ekuador untuk mempailitkan obligasinya akan mempunyai efek kepada obligasi kita. Umumnya, setiap kali ada kasus kepailitan seperti ini, akan timbul &#8216;<em>flight to safety</em>&#8216; atau aksi &#8216;<em>cari aman</em>&#8216;. Seandainya kasus ini berhenti di Ekuador saja, mungkin tidak akan terlalu terasa dampaknya. Tetapi seandainya langkah Ekuador diikuti negara tetangganya seperti Venezuela  dan Argentina, maka mungkin akan terjadi gelombang baru larinya &#8216;hot money&#8217; dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Jika ini terjadi, yield obligasi kemungkinan besar akan naik.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/801/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/801/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/801/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=801&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/12/15/bb-berita-besar-ekuador-mogok-bayar-hutang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B: Selamat Datang Resesi USA</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/02/bb-selamat-datang-resesi-usa/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/12/02/bb-selamat-datang-resesi-usa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 04:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Makro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=740</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini dalam artikel Apa itu Resesi, saya sempat bercerita bahwa untuk di amerika, badan yang &#8216;berhak&#8216; menyatakan kalau ekonomi USA dalam keadaan resesi atau belum adalah NBER (National Bureeau of Economic Research). Meskipun sebenarnya kebanyakan orang sudah tahu bahwa ekonomi USA dalam keadaan resesi, tanpa &#8216;pengakuan&#8217; resmi dari NBER, rasanya mungkin kurang &#8216;formal&#8217;.  Tadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=740&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Baru-baru ini dalam artikel <a href="http://janganserakah.com/2008/11/17/apa-itu-resesi/" target="_blank">Apa itu Resesi</a>, saya sempat bercerita bahwa untuk di amerika, badan yang &#8216;<em>berhak</em>&#8216; menyatakan kalau ekonomi USA dalam keadaan resesi atau belum adalah NBER (National Bureeau of Economic Research). Meskipun sebenarnya kebanyakan orang sudah tahu bahwa ekonomi USA dalam keadaan resesi, tanpa &#8216;pengakuan&#8217; resmi dari NBER, rasanya mungkin kurang &#8216;formal&#8217;. </p>
<p style="text-align:justify;">Tadi malam, akhirnya NBER <span style="text-decoration:underline;">secara resmi</span> menyatakan bahwa ekonomi USA sedang berada dalam resesi. NBER juga menyatakan bahwa resesi ini dimulai sejak desember 2007 lalu, yang berarti bahwa resesi ini sudah berjalan hampir 1 tahun.<span id="more-740"></span>Pengumuman resmi NBER ini sendiri lalu menimbulkan satu &#8216;efek&#8217; yang menurut saya pribadi agak lucu. Bursa saham Amerika yang minggu kemarin mencatat kenaikan yang cukup drastis, langsung terjun bebas. Index Dow Jones mengalami koreksi 680 poin (7,7%). Padahal, jika kita pikirkan kembali, sebenarnya semua orang sudah menyadari bahwa ekonomi USA sedang berada dalam resesi, sehingga pengumuman NBER ini sebenarnya bukanlah informasi baru. Tetapi &#8216;lucunya&#8217; pasar memberikan reaksi yang begitu hebat. Bagi saya, kondisi ini memberikan indikasi bahwa sepertinya kegiatan spekulasi di bursa saham masih belum &#8216;mati&#8217;. </p>
<div style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</div>
<p style="text-align:justify;">Kembali lagi ke resesi USA kali ini, jika dilihat dari &#8216;lamanya&#8217;, resesi kali ini termasuk agak panjang. Sejak Depresi tahun 1930 (The Great Depression), ekonomi USA menurut NBER mengalami 10 kali resesi, tetapi hanya 2 di antaranya yang berlangsung selama 1 thn atau lebih. Mengingat kondisi ekonomi kemungkinan besar belum akan membaik dalam jangka waktu dekat, maka Resesi kali mungkin akan menjadi salah satu yg terpanjang sejak era The Great Depression.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah menulis artikel ini, di kepala saya kini timbul pertanyaan: &#8216;<em>jika di USA yang berhak menyatakan resesi secara resmi adalah NBER, untuk di Indonesia kira-kira siapa ya?</em>&#8216;. </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/740/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=740&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/12/02/bb-selamat-datang-resesi-usa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B: Kenaikan Nilai Penjaminan Simpanan</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/10/13/bb-kenaikan-nilai-penjaminan-simpanan/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/10/13/bb-kenaikan-nilai-penjaminan-simpanan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 08:38:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sebagian besar teman-teman telah tahu bahwa dana simpanan kita di bank (dalam bentuk tabungan &#38; deposito) dijamin keamanannya oleh pemerintah melalui program penjaminan simpanan yang dikelola oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Dengan adanya program ini, seandainya sebuah bank peserta program penjaminan simpanan bank &#8216;tumbang&#8217;, para nasabah bank tersebut tidak perlu khawatir karena simpanannya &#8216;digaransi&#8217; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=598&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mungkin sebagian besar teman-teman telah tahu bahwa dana simpanan kita di bank (dalam bentuk tabungan &amp; deposito) dijamin keamanannya oleh pemerintah melalui program penjaminan simpanan yang dikelola oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan adanya program ini, seandainya sebuah bank peserta program penjaminan simpanan bank &#8216;tumbang&#8217;, para nasabah bank tersebut tidak perlu khawatir karena simpanannya &#8216;digaransi&#8217; oleh LPS, selama simpanan mereka memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Salah satu persyaratan tersebut adalah bahwa jumlah simpanan tersebut adalah maksimum Rp 100 juta. (Syarat utama lainnya adalah bunga simpanannya tidak boleh di atas bunga &#8216;wajar&#8217; yang ditentukan oleh LPS, dan bisa dilihat di <a title="Situs LPS" href="http://www.lps.go.id/" target="_blank">situs LPS</a>)</p>
<p style="text-align:justify;">Hari ini, pemerintah melakukan kenaikan nilai penjaminan simpanan LPS tersebut dari nilai Rp 100 juta menjadi Rp 2 Milyar. Saya melihat ada beberapa hal yang menarik untuk diperbincangkan seputar kenaikan nilai penjaminan simpanan tersebut.<span id="more-598"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Hal pertama yang menarik untuk kita lihat adalah apakah kenaikan nilai penjaminan simpanan ini perlu dilakukan? Mungkin di antara teman-teman ada yang termasuk di kubu yang berpendapat bahwa kenaikan suku bunga penjaminan ini tidak diperlukan. &#8216;Alasan&#8217; utama yang dikemukakan oleh kubu ini untuk mendukung pendiriannya adalah bahwa karena 95% dari nasabah di perbankan sudah bisa &#8216;terlindungi&#8217; dengan jumlah Rp 100 juta. Dengan demikian, kenaikan nilai penjaminan hanya untuk melindungi &#8216;orang-orang besar&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sendiri berpendapat bahwa kenaikan nilai penjaminan simpanan merupakan suatu langkah yang tidak bisa dihindari, dan jika tidak dilakukan akan menimbulkan resiko yg besar di sektor perbankan kita yang pada akhirnya bisa merugikan keseluruhan perekonomian Indonesia. Mengapa demikian?</p>
<p style="text-align:justify;">Jawabannya (meskipun menyedihkan), adalah karena adanya ketimpangan yang besar dalam perekonomian Indonesia. Meskipun dari seluruh nasabah perbankan di Indonesia hanya 5% yang memiliki simpanan di atas Rp 100 juta, tetapi nasabah yang termasuk dalam golongan 5% ini memegang sekitar 70% dari keseluruhan uang yg berputar di perbankan kita.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Selama ini, golongan 5% di atas menempatkan dananya di bank-bank hanya dengan bermodalkan &#8216;<em>keyakinan</em>&#8216; bahwa bank tersebut sehat, karena mereka tidak &#8216;<em>dilindungi</em>&#8216; oleh program LPS (karena dana simpanannya di atas Rp 100 juta). Seandainya para nasabah yg 5% ini tiba-tiba kehilangan kepercayaan kepada sektor perbankan kita sehingga menarik dananya dari sektor perbankan, maka akan terjadi gelombang yang besar di sektor perbankan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai ilustrasi:</p>
<p style="text-align:justify;">Misalkan di suatu bank , ada 10 nasabah, A,B,C,D,E,F,G,H,I dan J. Mereka semua masing-masing mempunyai simpanan di bank sebesar Rp 50 juta, <span style="text-decoration:underline;">kecuali si A dan B</span> yang mempunyai simpanan masing-masing sebesar Rp 1 Milyar. Dengan demikian, nilai total simpanan di Bank tersebut adalah Rp 2.400.000.000,-. Dana tersebut lalu sebagian besar dikucurkan oleh bank tersebut sebagai pinjaman/kredit kepada orang-orang yg membutuhkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana seandainya tersebar berita (meskipun tidak benar) bahwa  bank tersebut tidak sehat? <span style="text-decoration:underline;">Andaikan saja si A adalah seseorang yang  &#8216;<em>mudah panik</em>&#8216;</span>, sehingga dia kehilangan kepercayaan terhadap bank tersebut. A dalam hal ini akan menarik dana simpanannya dari bank tersebut, karena jika berita tersebut benar dan bank itu goyah, dia tidak dilindungi oleh program penjaminan LPS dan ada kemungkinan akan kehilangan uangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika A menarik dananya dari bank tersebut, maka bank tersebut akan mulai &#8216;goyang&#8217; karena mengalami kesulitan dana karena harus mengembalikan Rp 1 Milyar padahal total simpanan di bank tersebut hanya Rp 2,4 Milyar, dan sebagian besar telah dikucurkan sebagai kredit.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Jika tadi kita berbicara mengenai si A (yg mudah panik), bagaimana dengan si B dalam contoh ilustrasi di atas? Jika saya adalah B, maka <span style="text-decoration:underline;">logisnya</span> <span style="color:#0000ff;">saya juga akan menarik uang saya</span> dari bank tersebut <span style="color:#0000ff;">meskipun saya tidak mudah &#8216;panik&#8217; dan tahu persis bahwa berita tersebut tentang bank tersebut bohong dan bank tersebut sehat</span><span style="text-decoration:underline;">.</span> Mengapa demikian? Ini karena saya tahu bahwa meskipun bank tersebut sehat, bank tersebut tetap akan &#8216;goyang&#8217; seandainya si A menarik dananya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sederhananya, <span style="color:#000000;">saya terpaksa menarik dana saya dari bank tersebut hanya karena takut bahwa si A akan &#8216;takut&#8217; (dan menarik dananya) </span></p>
<p style="text-align:justify;">Akibat kondisi kami berdua (A dan B) ini, kini bank tersebut harus mengembalikan bukan hanya Rp 1 Milyar, tetapi Rp 2 Milyar. Meskipun bank tersebut sehat, kemungkinan besar dia kini benar-benar akan tumbang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam skenario di atas, kita mengasumsikan bahwa si A &#8216;mudah panik&#8217; sedangkan B &#8216;tenang&#8217;. Tetapi skenario tumbangnya bank tersebut akan tetap terjadi, meskipun seandainya si A dan B kedua-duanya adalah orang yang tenang. Mengapa demikian?</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun A &#8216;tenang&#8217;, dia tidak tahu apakah si B akan takut atau tidak. Demikian juga B tidak tahu apakah si A akan &#8216;takut&#8217; atau tidak. Yang mereka tahu hanyalah bahwa SEANDAINYA pihak yg lain takut dan menarik dananya dari bank tersebut, maka bank tersebut akan &#8216;goyang&#8217; meskipun bank tersebut sehat.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu logisnya, jika terdengar kabar burung bahwa suatu bank tidak sehat, untuk amannya nasabah-nasabah besar yg termasuk ke dalam golongan 5% akan menarik dana dari bank tersebut (karena mereka tidak dilindungi oleh program LPS), meskipun bank tersebut sehat. Ketika para nasabah besar tersebut &#8216;lari&#8217;, bank yang tadinya sehat pun akan tumbang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenaikan nilai penjaminan program LPS, dalam hal ini, berguna untuk mencegah skenario di atas dimana bank-bank yang sehat tumbang karena kekhawatiran para nasabah-nasabah besar golongan 5% yang tidak terjamin oleh program LPS.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat dampak positif yang bisa ditimbulkan dari kenaikan nilai penjaminan, saya sangat menyetujui langkah pemerintah kali ini. Meskipun demikian, nilai kenaikan penjaminan tersebut yang sangat besar (dari Rp 100 juta menjadi Rp 2 Milyar) cukup mengundang tanda tanya bagi saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu diketahui bahwa program penjaminan LPS tidaklah &#8216;gratis&#8217;. Bank-bank peserta program penjaminan LPS harus membayar premi kepada LPS. Premi ini dikumpulkan oleh LPS sebagai &#8216;dana talangan&#8217;. Jika sebuah bank peserta program LPS tumbang, dana nasabahnya pertama-tama akan dibayarkan dari asset-asset bank tersebut yang dijual. Seandainya terjadi kekurangan, maka kekurangannya akan diambil dari &#8216;dana talangan&#8217; LPS tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan naiknya nilai penjaminan, maka logisnya harus ada kenaikan nilai premi tersebut, apalagi kenaikan nilai penjaminan kali ini begitu drastis. Tanpa kenaikan premi, &#8216;dana talangan&#8217; tersebut mungkin tidak akan cukup untuk menanggung nilai penjaminan yang naik 20x lipat. Selama ini, <span style="text-decoration:underline;">nilai premi tersebut adalah sebesar 0,1% dari saldo rata-rata simpanan setiap periode</span>.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga saat ini, saya belum mendapatkan berita seberapa besar kenaikan premi yang akan terjadi akibat kenaikan nilai penjaminan. Kemungkinan besar tentunya premi tersebut tidak akan naik sampai 20 kali lipat seperti kenaikan nilai penjaminannya, karena jika itu terjadi, berarti premi tersebut akan mencapai 2%, suatu bilangan yang sangat besar untuk dunia perbankan. Kabar selentingan yg saya dengar adalah bahwa bahwa premi tersebut akan naik menjadi 0,2%. Tetapi jika ini benar, apakah kenaikan itu akan cukup untuk &#8216;menalangi&#8217; nilai penjaminan yang baru ini (max Rp 2 Milyar) seandainya ada bank yang tumbang?</p>
<p style="text-align:justify;">Selain permasalahan mengenai seberapa besarnya kenaikan premi penjaminan, pertanyaan lainnya yg perlu ditanyakan adalah siapa yang akan menanggung kenaikan tersebut? Apakah pemerintah, atau sektor perbankan? Jika yang menanggung adalah sektor perbankan, maka pada akhirnya yang &#8216;membayar&#8217; adalah nasabah, karena bank akan &#8216;mengoper&#8217; biaya tersebut kepada para nasabahnya. Jika yang menanggung adalah pemerintah, pertanyaannya menjadi darimana pemerintah akan mengeluarkan uang untuk program ini?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=598&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/10/13/bb-kenaikan-nilai-penjaminan-simpanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B: Alamak!!!! Kena Suspended!!</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/10/08/bb-alamak-kena-suspended/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/10/08/bb-alamak-kena-suspended/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 06:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=575</guid>
		<description><![CDATA[Alamak!!! (ini cara orang Melayu bilang &#8216;Astaga!!!&#8216;) Perdagangan di Bursa Saham Indonesia dihentikan (suspended)&#8230;. Padahal hari Rabu ini adalah jadwal rutin bulanan saya untuk membeli ETF-LQ45.  Pantas &#8216;pesanan&#8217; saham hari ini saya kok tidak dapat-dapat. Ketika saya cek, kok aneh ada garis &#8216;lurus&#8217; di grafik bursa? Ternyata pagi ini Otoritas BEI memutuskan untuk menghentikan perdagangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=575&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Alamak!!!</strong></p>
<p>(<em>ini cara orang Melayu bilang &#8216;<strong>Astaga!!!</strong>&#8216;</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">Perdagangan di Bursa Saham Indonesia dihentikan (suspended)&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal hari Rabu ini adalah jadwal rutin bulanan saya untuk membeli ETF-LQ45.  Pantas &#8216;pesanan&#8217; saham hari ini saya kok tidak dapat-dapat. Ketika saya cek, kok aneh ada garis &#8216;lurus&#8217; di grafik bursa?</p>
<div id="attachment_577" class="wp-caption aligncenter" style="width: 509px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/10/suspend1.jpg"><img class="size-full wp-image-577" title="IHSG Suspended!!!" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/10/suspend1.jpg?w=499&#038;h=148" alt="" width="499" height="148" /></a><p class="wp-caption-text">Kok lurus?</p></div>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-575"></span>Ternyata pagi ini Otoritas BEI memutuskan untuk menghentikan perdagangan di bursa saham per jam 11.08, karena IHSG mengalami penurunan hingga 10,38%. IHSG menorehkan prestasi sebagai bursa &#8216;<em>paling jelek</em>&#8216; di dunia hari ini. Setidaknya begitu kata detik.com</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai investor, saya malah merasa terbalik dengan apa yang dikatakan oleh detik.com. Bagi saya, hari ini justru bursa saham kita menjadi 10,38% lebih atraktif dibandingkan kemarin  (dan saya yakin Mister Ben akan setuju dengan saya untuk hal ini). Dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 2800, berarti saham lokal sudah kena diskon hampir 50%.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tahu bahwa tidak semua orang akan memiliki antusiasme yang sama seperti saya terhadap kondisi saat ini, terutama teman-teman yang sudah memegang saham-saham di bursa lokal sejak dahulu. Dalam kondisi seperti ini, saya merasa perlu  untuk berbagi pikiran saya dengan teman-teman investor agar bisa melihat situasi saat ini dari sudut pandang Investor Value.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian teman-teman yang justru mulai berinvestasi sewaktu IHSG berada di dekat titik puncak, mungkin saat ini sudah mengalami &#8216;unrealised-loss&#8217; yang cukup besar, terlebih jika selama ini cara mengelola uangnya lebih condong ke spekulasi daripada investasi. Saya hanya bisa menyarankan untuk <em>&#8216;tidak menangisi susu yang sudah tumpah&#8217;</em>. Jadikan kesalahan yang lalu sebagai pelajaran bagi diri kita masing-masing:</p>
<ol>
<li>Mulailah <a title="Portofolio untuk Investor" href="http://janganserakah.com/2008/07/07/portofolio-investasi-untuk-investor-defensif/" target="_blank">menyusun portofolio investasi</a> yang baik dan berimbang dengan menggunakan instrumen Saham dan Obligasi seperti yang diajarkan oleh Benjamin Graham.</li>
<li>Gunakan <a title="Mengenal Index Investing" href="http://janganserakah.com/2008/06/12/investor-pasif-dan-bogleheads/" target="_blank">Index Investing</a> untuk menghindari kesalahan Stock-Picking ataupun Sector-Picking.</li>
<li>Lakukan program investasi rutin dengan menggunakan metode DCA (Dollar Cost Averaging) secara disiplin untuk menghindari kesalahan Market-Timing.</li>
<li>Ubah pola pikir dari pola pikir <a title="Ubah pola pikir dalam Investasi" href="http://janganserakah.com/2008/06/23/jadilah-pemilik-usaha-dan-bukan-penyewa-saham/" target="_blank">Penyewa Saham menjadi pola pikir Pemilik Usaha</a>.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Jalankan langkah-langkah di atas dengan disiplin dan teman-teman akan bisa merasakan hasilnya di kemudian hari.</p>
<p style="text-align:justify;">(<em>Hmm&#8230; sesi 2 BEI nanti dibuka tidak ya?</em>)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/575/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=575&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/10/08/bb-alamak-kena-suspended/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/10/suspend1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IHSG Suspended!!!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B: Program &#8216;Bailout&#8217; Amerika, Hot Gates ala Dunia Finansial</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/09/20/bb-program-bailout-amerika-hot-gates-ala-dunia-finansial/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/09/20/bb-program-bailout-amerika-hot-gates-ala-dunia-finansial/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 03:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=513</guid>
		<description><![CDATA[Saya rasa sebagian pembaca blog akan agak bingung membaca judul artikel saya hari ini. Apa itu Hot Gates? Teman-teman pembaca yang telah menonton film &#8216;300&#8216; mungkin akan tahu apa yang saya maksud. Film &#8216;300&#8216; bercerita tentang pertempuran antara Leonidas, raja Sparta (Yunani) melawan Xerxes, raja Persia yang ingin menaklukkan Yunani. Pertempuran ini terjadi di Hot [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=513&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saya rasa sebagian pembaca blog akan agak bingung membaca judul artikel saya hari ini. Apa itu Hot Gates? Teman-teman pembaca yang telah menonton film &#8216;<a title="Movie Trailer for 300 " href="http://www.youtube.com/watch?v=0gfZnWVoqZ8" target="_blank"><strong>300</strong></a>&#8216; mungkin akan tahu apa yang saya maksud. Film &#8216;<strong>300</strong>&#8216; bercerita tentang pertempuran antara Leonidas, raja Sparta (Yunani) melawan Xerxes, raja Persia yang ingin menaklukkan Yunani. Pertempuran ini terjadi di <strong>Hot Gates</strong> of Thermopylae. Dalam film tersebut, meskipun akhirnya kalah, Leonidas yang hanya bermodalkan 300 orang prajurit Sparta sempat membuat Xerxes dan pasukannya yang berjumlah jutaan &#8216;<em>sakit kepala</em>&#8216;.</p>
<p style="text-align:justify;">Program &#8216;Bailout&#8217; (Penyelamatan) pemerintah Amerika kemarin (19 Sept) mengingatkan saya akan film &#8217;300&#8242; ini. Masalahnya cuma satu, saya tidak tahu apakah pemerintah Amerika, dalam film&#8217;300&#8242; versi dunia finansial ini, berperan sebagai Leonidas atau Xerxes&#8230;.<span id="more-513"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PS:</strong> Rencana pembelian asset yang terkait dengan Subprime Mortgage ini baru berbentuk rencana dan masih harus disetujui oleh badan Legislatif Amerika. Meskipun demikian, para pengamat politik memperkirakan bahwa kemungkinan rencana ini disetujui cukup besar, mungkin sekitar 80%.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Sejujurnya, rencana program &#8216;Bailout&#8217; yang direncanakan pemerintah USA kali ini begitu &#8216;dashyat&#8217;, sehingga saya tidak tahu bagaimana harus menanggapinya. Pertama-tama, pemerintah USA berencana membeli asset-asset yang terkait dengan krisis subprime mortgage Amerika yang dimiliki oleh berbagai perusahaan Finansial. Pembelian ini akan dilakukan dengan sistem lelang Dutch Auction, dimana oenjual  yang menawarkan diskon paling besar (harga paling murah) yang akan &#8216;menang&#8217; dan dibeli assetnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Rencana ini paling tidak akan menghabiskan dana yang jumlahnya mencapai ratusan Milyar dollar (Ratusan Triliun). Jika ini dijalankan, berarti total dana yang telah dikucurkan oleh pemerintah USA untuk berbagai program &#8216;Bailout&#8217; di tahun ini bisa mencapai bilangan Triliun Dollar. Dalam Rupiah? Quadrillion (Saya baru googling istilah ini).</p>
<p style="text-align:justify;">Selain rencana di atas, pemerintah USA juga melakukan pelarangan praktek <a title="Kamus JS" href="http://janganserakah.com/kamusjs/#Short Sell" target="_blank">Short Sell</a> untuk 799 saham perusahaan finansial.  Saya sendiri baru tahu pelarangan ini agak terlambat karena seharian asyik &#8216;nongkrong&#8217; di Orchard Road, Singapore. Baru ketika tengah malam saya login ke account brokerage yang saya pakai, saya dikejutkan oleh pengumuman di bawah ini (klik utk zoom/perbesar):</p>
<div id="attachment_519" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/09/shortsellban.jpg"><img class="size-full wp-image-519" title="shortsellban" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/09/shortsellban.jpg?w=500&#038;h=127" alt="Uncle Sam membuat saya kaget" width="500" height="127" /></a><p class="wp-caption-text">Uncle Sam membuat saya kaget</p></div>
<p style="text-align:justify;">Pelarangan praktek short sell ini akan berlaku hingga tanggal 2 Oktober, dan SEC mengatakan bahwa jika dirasakan perlu akan diberlakukan perpanjangan 10 hari, dengan batas maksimum hingga 30 hari Pelarangan Short Sell ini juga dilakukan oleh badan FSA Inggris utk 32 saham finansial yang berbasis di Inggris, yang akan berlaku selama 4 bulan</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Terlepas dari apakah rencana Bailout ini akan sukses ataupun tidak, satu hal yang pasti adalah bahwa perkembangan terakhir ini merupakan satu titik penting dalam cerita krisis Subprime dan krisis kredit global yang sedang kita alami saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Logika dasar dari rencana bailout ini adalah pemerintah USA mengharapkan bahwa dengan program pembelian Asset Mortgage ini, maka industri finansial akan kembali lancar mengucurkan kredit KPR, dan bunga KPR akan bisa turun. Dengan bunga KPR yg lebih rendah ini, diharapkan para pembeli akan mulai &#8216;masuk&#8217; sehingga bisa mendongkrak harga properti.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, dengan pelarangan Short Sell, diharapkan harga saham perusahaan finansial tidak &#8216;tertekan&#8217; lagi, sehingga jika dibutuhkan, perusahaan-perusahaan tersebut bisa lebih mudah memperkuat permodalannya (misalnya dengan penerbitan saham baru).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sisi krisis di sektor properti, saya sendiri berpendapat yang mengatakan bahwa kemungkinan besar program Bailout ini hanya akan bisa menahan penurunan harga, tetapi tidak bisa mengangkat harga sektor properti. Mengapa demikian?</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu alasan utama mengapa sektor properti Amerika melonjak drastis beberapa tahun lalu adalah karena adanya unsur &#8216;euphoria&#8217; dan faktor spekulasi yang tinggi. Setelah masyarakat USA merasakan &#8216;tersengat&#8217; oleh krisis Subprime ini, meskipun kondisi sektor properti kemungkinan besar akan membaik, saya ragu bahwa sektor properti akan kembali &#8216;marak&#8217; seperti dahulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang akan ada pembeli yang masuk akibat bunga KPR yg saya perkirakan akan turun, tetapi saya rasa jumlahnya tidak akan mampu mendongkrak harga sektor properti dalam jangka waktu dekat, terlebih lagi mengingat banyaknya properti yg &#8216;numpuk&#8217; di pasar. Dengan adanya pengaruh tingkat pengangguran yg naik akhir-akhir ini dan juga beban ekonomi akibat inflasi, kemungkinan besar membeli rumah bukan prioritas utama bagi masyarakat USA.</p>
<p style="text-align:justify;">Para perusahaan finansial yang bertindak sebagai pengucur kredit KPR pun saya rasa tidak akan gegabah lagi seperti dulu dalam memberikan KPR. Mereka mungkin akan mau memberikan kredit KPR dengan bunga rendah, tetapi hanya kepada orang-orang yg kondisi ekonominya bagus. Jadi penurunan bunga kredit ini tidak akan dinikmati oleh semua orang dan pengucuran kredit KPR pun akan disertai dengan persyaratan yang ketat, berbeda dengan kondisi dahulu dimana setiap orang (tanpa memperdulikan kondisi ekonominya) bisa mendapatkan KPR.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu bagaimana dengan pengaruh pelarangan short sell saham sektor finansial?</p>
<p style="text-align:justify;">Jika dilihat sekilas, untuk jangka waktu dekat, mungkin ini akan bisa membatasi gerak para spekulator yang ikut menekan harga saham finansial. Meskipun demikian, firasat saya mengatakan bahwa untuk jangka waktu panjangnya, tindakan drastis ini dalam jangka panjang akan &#8216;dibayar&#8217; mahal oleh para pelaku pasar. Mengapa demikian?</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu kita ingat bahwa arus spekulasi di pasar itu 2 arah. Dalam kondisi saat ini, memang para spekulator dengan aksi spekulasinya ikut menekan kondisi di bursa saham. Tetapi kita tidak boleh lupa bahwa ketika pasar sedang &#8216;cerah&#8217;, aksi spekulasi para spekulator juga ikut &#8216;mengatrol&#8217; bursa saham secara besar-besaran. Mengutip sebuah iklan, jika spekulasi &#8216;<em>turun</em>&#8216; dilarang, tetapi spekulasi &#8216;<em>naik</em>&#8216; dibiarkan bebas, apa kata dunia?</p>
<p style="text-align:justify;">Memang dalam kasus ini perlu kita ingat bahwa pelarangan spekulasi &#8216;turun&#8217; hanyalah berlaku sementara. Tetapi saya merasa bahwa tindakan drastis semacam ini bisa memberikan &#8216;pesan&#8217; yang salah kepada para pelaku pasar.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi para investor saham, perlu kita ingat bahwa pada akhirnya, harga saham itu akan merupakan cerminan dari kondisi perusahaan tersebut. Sektor finansial dalam beberapa tahun terakhir sebelum krisis ini menikmati keuntungan yang sangat besar dari subprime mortgage dan pasar derivatif. Setelah kasus ini, keuntungan fantastis semacam ini kemungkinan tidak akan terulang lagi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PS:</strong> Satu skenario &#8216;lucu&#8217; yang terlintas di kepala saya, jika perusahaan finansial benar-benar menjual asset subprime mortgagenya dengan diskon besar-besaran kepada pemerintah, maka mereka harus merealisasikan kerugian yang besar (Realized Loss). Saat ini, kerugian mereka hanya &#8216;di atas kertas&#8217; (Unrealized Loss) dan masih bisa berharap (atau berangan?) di kemudian hari nilai asset itu akan naik kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana jika akibat hal di atas, bukannya berlomba-lomba menjual asset tersebut kepada pemerintah, para perusahaan finansial malah saling tunggu? <em>(&#8216;Ah, biar dia saja yang jual rugi. Saya tahan dulu, siapa tahu setelah pemerintah campur tangan seperti ini, subprime mulai hidup lagi sehingga saya tidak perlu rugi banyak jualnya&#8217;</em>). Lucu bukan kalau ini benar terjadi?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu bagaimana dampak dari perkembangan terakhir ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kasus ini, saya hanya akan membahas satu hal yang menurut saya rentan terjadi, yaitu penurunan nilai dollar terhadap mata uang utama lainnya. Apa alasannya saya berpendapat bahwa dollar rentan mengalami penurunan?</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang saya tuliskan di awal artikel, berbagai macam bentuk program bailout pemerintah USA yg telah dijalankan selama (plus rencana yg baru ini) akan bisa menelan biaya hingga mencapai 1 Trilliun Dollar, yang sebagian besar akan dikucurkan dalam bentuk kas. Pengucuran dana dalam jumlah maha dashyat ini mau tidak mau akan <em>&#8216;membanjiri&#8217;</em> pasokan US$, sehingga ada kemungkinan dollar US$ akan melemah terhadap mata uang utama lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi perlu diingat, seperti yang saya tulis dalam artikel <a href="http://janganserakah.com/2008/07/04/forex-trading-kasino-legal-indonesia/" target="_blank">Forex Trading: Kasino Legal Indonesia</a>, mencoba memperkirakan pergerakan harian kurs itu ibaratnya bermain tebak-tebakan lempar koin. Bisa jadi &#8216;kasino&#8217; ini akan beraksi dengan cara yang di luar perkiraan saya tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika &#8216;<em>tebak-tebakan</em>&#8216; saya di atas benar, maka kemungkinan besar kita akan melihat harga komoditas bergerak naik untuk mengantisipasi pelemahan US$.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/513/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/513/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/513/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/513/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/513/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/513/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/513/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/513/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/513/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/513/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=513&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/09/20/bb-program-bailout-amerika-hot-gates-ala-dunia-finansial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2008/09/shortsellban.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">shortsellban</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B (Berita Besar): Rusuh!!!</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/09/16/bb-berita-besar-rusuh/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/09/16/bb-berita-besar-rusuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 14:10:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=491</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, dunia finansial &#8216;rusuh&#8216;&#8230; Badan Rating S&#38;P dan Moody&#8217;s menurunkan credit rating (rating kredit) perusahaan asuransi AIG. Credit Rating merupakan suatu &#8216;ranking&#8216; yang menandakan seberapa amannya kondisi suatu institusi finansial. Jika suatu institusi finansial mempunyai ranking yang bagus, artinya ia dianggap beresiko rendah. Dalam dunia obligasi, &#8216;resiko yg rendah&#8217; ini akan memungkinkan perusahaan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=491&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hari ini, dunia finansial &#8216;<em>rusuh</em>&#8216;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Badan Rating S&amp;P dan Moody&#8217;s menurunkan credit rating (rating kredit) perusahaan asuransi AIG. Credit Rating merupakan suatu &#8216;<em>ranking</em>&#8216; yang menandakan seberapa amannya kondisi suatu institusi finansial. Jika suatu institusi finansial mempunyai ranking yang bagus, artinya ia dianggap beresiko rendah. Dalam dunia obligasi, &#8216;resiko yg rendah&#8217; ini akan memungkinkan perusahaan itu meminjam uang dengan bunga yang rendah.<span id="more-491"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan diturunkannya credit rating AIG oleh badan rating S&amp;P dan Moody&#8217;s, maka kesulitan yang dihadapi oleh AIG akan semakin besar. Di saat AIG sedang kesulitan likuiditas (dana cair), dengan turunnya credit ratingnya, maka mereka akan semakin sulit meminjam/menggalang dana. Jikalau ada yang mau meminjamkan pun, pihak yang meminjamkan akan menuntut bunga yang besar karena AIG kini dianggap beresiko.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesulitan AIG semakin terasa karena di saat ini setiap institusi finansial dilanda rasa takut akan &#8216;<em>nasib</em>&#8216; dirinya sendiri, sehingga lebih banyak institusi yang &#8216;<em>menimbun</em>&#8216; dana untuk berjaga-jaga seandainya mereka sendiri yang terancam menjadi korban krisis kredit berikutnya. Melihat nasib Lehamn dan Merrill Lynch yg &#8216;<em>dibiarkan tumbang</em>&#8216; (tidak seperti Bear Sterns), tampaknya pertolongan dari pemerintah USA pun sulit diharapkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi serupa juga dihadapi oleh Washington Mutual, sebuah perusahaan Savings &amp; Loan. Nasibnya malah lebih parah karena kini kredit ratingnya diturunkan hingga tidak berstatus &#8216;investment grade&#8217; lagi, melainkan &#8216;junk&#8217; alias beresiko sangat tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang di saat ini ada beberapa berita yang menawarkan &#8216;secercah&#8217; harapan. Untuk AIG misalnya, mereka diberikan ijin &#8216;tukar guling&#8217; asset yg kurang likuidnya dengan asset likuid milik anak perusahaannya sebesar $20 milyar (<strong>PS:</strong> likuid itu artinya mudah dicairkan/diubah menjadi cash). Selain itu ada kabar bahwa pemerintah USA mencoba mendesak bank Goldman Sachs dan JP Morgan untuk menggalang dan meminjamkan dana sebesar $70 milyar. Selain itu ada juga kabar burung bahwa Buffet tertarik untuk membeli sebagian saham AIG. Meskipun demikian berita-berita ini belum bisa dipastikan kebenarannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun saya tidak meneliti secara detail perusahaan AIG, sejujurnya saya khawatir jika nama yang satu ini sampai benar-benar tumbang. Firasat saya mengatakan bahwa gelombang yang timbul jika AIG sampai tumbang akan jauh lebih terasa dibandingkan dengan tumbangnya Countrywide, Bear Sterns, Lehman maupun Merrill Lynch.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam artikel <a title="B.B kemarin" href="http://janganserakah.com/2008/09/15/bb-berita-besar-lehman/" target="_blank">seri B.B kemarin</a> (16 sept 08), saya sempat menuliskan beberapa kemungkinan yang akan timbul di pasar sehubungan dengan apa yang terjadi di sektor finansial saat ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Jika Flight to Safety ini benar terjadi, ada dua hal yang mungkin terjadi. Satu, mata uang Rupiah bisa mengalami tekanan yang cukup besar di jangka waktu dekat ini, karena investor asing menjual rupiahnya untuk dibelikan ‘instrumen aman’. <span style="color:#800080;"><strong>Kemungkinan kedua, harga obligasi akan turun karena para investor obligasi akan menuntut <a href="http://janganserakah.com/kamusjs/#Yield%20Obligasi">yield</a> yang lebih tinggi</strong>.</span> Kebetulan besok pemerintah kembali akan mengadakan pelelangan SUN (Surat Utang Negara), sehingga kita bisa melihat apakah kemungkinan ini benar terjadi atau tidak.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Jadi bagaimana jalannya skenario yang saya tulis di atas itu? Ternyata apa yang saya khawatirkan itu benar terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Di  luar negeri, patokan suku bunga LIBOR (London Interbank Overnight Rate), alias suku bunga pinjaman harian antar bank naik 2 kali lipat dari 3,11% menjadi 6,44% hanya dalam 1 hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam negeri, pada pelelangan SUN hari ini, tingkat <a href="http://janganserakah.com/kamusjs/#Yield Obligasi">Yield</a> yang diminta oleh para investor sangat tinggi, sehingga akhirnya pemerintah terpaksa memutuskan untuk menolak semua tawaran dari para investor.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai contoh, obligasi SPN20090731, yang jatuh temponya tidak sampai setahun lagi (31-07-2009). Di pelelangan hari ini, para investor menuntut hasil Yield antara 12,21875% sampai dengan 15,5%.  Padahal  pada pelelangan SUN  3 minggu lalu (26 Agustus),  Yield yang diminta utk SPN20090731 ini hanyalah antara 10,5%-11%. Kenaikan yang sangat drastis bukan? Padahal ini adalah obligasi jangka pendek (&lt;1 tahun) yang bisa dikatakan resikonya relatif kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan timbulnya kondisi seperti ini, untuk jangka waktu dekat ini, kemungkinan harga obligasi akan tertekan, sehingga para investor yang ingin menambah portofolio obligasi Rupiahnya mungkin akan mendapatkan kesempatan untuk membeli obligasi dengan harga diskon.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/janganserakah.wordpress.com/491/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/janganserakah.wordpress.com/491/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/491/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=491&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/09/16/bb-berita-besar-rusuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B (Berita Besar): Countrywide, Bear Sterns, Lehman, Merril Lynch, (Siapa Berikutnya)?</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/09/15/bb-berita-besar-lehman/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/09/15/bb-berita-besar-lehman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 16:34:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[*Gedebum*&#8230; Akhirnya pohon besar itu roboh&#8230;.. Mungkin ada sebagian teman-teman pembaca blog ini yang membaca artikel seri Edison&#8217;s Week in Review minggu lalu (7 Sep 2008). Ketika itu saya menulis bahwa: Sebagai seseorang yang mengamati krisis subprime dan krisis kredit dari awal, sejujurnya selama ini saya merasakan suatu kejanggalan. Kepala saya selama ini selalu diisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=475&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">*Gedebum*</span></strong>&#8230; Akhirnya pohon besar itu roboh&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin ada sebagian teman-teman pembaca blog ini yang membaca artikel seri Edison&#8217;s Week in Review minggu lalu (7 Sep 2008). Ketika itu saya menulis bahwa:<span id="more-475"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Sebagai seseorang yang mengamati krisis subprime dan krisis kredit dari awal, sejujurnya selama ini saya merasakan suatu kejanggalan. Kepala saya selama ini selalu diisi oleh pertanyaan ‘<em>kok krisis ini sepertinya relatif tenang sih? Padahal jika melihat angka-angkanya, seharusnya krisis ini termasuk dashyat</em>‘.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai contohnya, satu keanehan yang saya rasakan adalah masih relatif sedikitnya hedge fund yg rontok. Bank yang tumbang pun boleh dikatakan baru relatif sedikit. Bursa saham Amerika, meskipun sudah turun dari titik puncaknya, tetapi penurunannya masih relatif ’standard’ utk sebuah Bear Market, tidak sampai ‘heboh’ spt pada periode ‘30an, ‘70an ataupun internet bubble yang lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengamati berita dalam 1 bulan terakhir, tiba-tiba di kepala saya muncul suatu gambaran sebuah pohon besar yang tumbang. Pernahkah teman-teman melihat sebuah pohon besar tumbang? Jika sebuah pohon besar tumbang, dia tidaklah langsung jatuh ‘gedebum’ dalam sesaat. Mula-mula pohon tersebut akan miring sedikit dahulu perlahan-lahan. Setelah beberapa lama, barulah kemiringannya semakin besar dan robohnya semakin cepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkinkah kini ‘pohon besar’ sektor finansial dan properti amerika mulai memasuki tahap dimana miringnya semakin cepat dan tidak lama lagi akan terdengar suara ‘gedebum’ besar seperti yang saya tunggu-tunggu? Mari kita lihat ke depannya…</p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang teman-teman tahu, di hari ini <a href="http://janganserakah.com/kamusjs/#Investment Bank">Investment Bank</a> <span style="color:#0000ff;"><strong>Lehman Brothers</strong></span> resmi mengumumkan kebangkrutannya, dan mengajukan permohonan proteksi UU kebangkrutan USA pasal 11 (<strong>PS: </strong>aturan pasal 11 ini cukup menarik dan mungkin akan saya ceritakan kemudian hari).</p>
<p style="text-align:justify;">CEO Lehman Brothers sendiri terpaksa mengambil langkah di atas karena mengalami kesulitan likuiditas dan gagal menemukan pembeli/investor yang mau mengambil alih perusahaan tersebut. Akibat pengajuan permohonan kebangkrutan ini, harga saham Lehman langsung terjun bebas. Ketika saya menulis artikel ini, harga saham Lehman Brothers tinggal 30 sen/lembar.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain tumbangnya Lehman, di hari ini di sektor finansial juga terjadi pembelian Investment Bank <span style="color:#0000ff;"><strong>Merrill Lynch</strong></span> oleh <span style="color:#0000ff;"><strong>Bank of America</strong></span> dengan harga $50 milyar. Pembelian ini dilakukan oleh Bank of America sepenuhnya dengan menggunakan sahamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan tumbangnya Merrill Lynch dan Lehman Brothers mengikuti nasib <span style="color:#0000ff;"><strong>Bear Sterns</strong></span>, maka berarti dari 5 Investment Bank terbesar di Amerika, 3 di antaranya telah tumbang, dan yang tersisa hanyalah <span style="color:#0000ff;"><strong>Goldman Sachs</strong></span> dan <strong><span style="color:#0000ff;">Morgan Stanley</span></strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;Kerusuhan&#8217; di sektor finansial ini sendiri tidak terhenti di Merril Lynch dan Lehman Brothers saja. Beberapa nama besar di sektor finansial lainnya juga dikaitkan dengan berita &#8216;miring&#8217;. <strong><span style="color:#0000ff;">AIG</span></strong> (perusahaan asuransi) dan <span style="color:#0000ff;"><strong>Washington Mutual</strong></span> (perusahaan Savings &amp; Loan) adalah dua nama yang kini menjadi fokus perhatian banyak orang.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun di judul artikel ini saya menuliskan pertanyaan &#8216;Siapa Berikutnya?&#8217;, teman-teman yang membaca artikel ini dengan berharap akan mendapat &#8216;bocoran&#8217; siapa korban berikutnya akan kecewa. Dalam artikel ini saya tidak akan membuat perkiraan seperti ini, karena untuk melakukannya memerlukan analisa yang sangat mendalam terhadap asset-asset perusahaan-perusahaan tersebut. Dengan kompleksnya berbagai asset derivatif (CDO, MBS, CDS, dll) yg dimiliki perusahaan finansial saat ini, boleh dikatakan mustahil bagi &#8216;<em>orang luar</em>&#8216; untuk menganalisa dengan akurat kondisi perusahaan-perusahaan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>(<strong>PS:</strong> Jika memang ada di antara teman-teman yang tertarik untuk berinvestasi di sektor ini, mungkin bisa mempertimbangkan untuk melakukannya melalui ETF sektor finansial, yaitu <a title="Stock info XLF" href="http://money.cnn.com/quote/quote.html?symb=XLF" target="_blank">XLF (AMEX:XLF)</a>. ETF ini mengacu kepada sektor finansial secara keseluruhan sehingga kita terhindar dari resiko saham individual.)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Lalu jika saya tidak berbicara mengenai &#8216;<em>siapa berikutnya?</em>&#8216;, apa yang akan saya bicarakan? Dalam artikel ini saya akan berbicara singkat mengenai dampak dari tumbangnya Lehman dan Merrill Lynch serta kira-kira hal apa yang akan terjadi yang akan mempunyai pengaruh terhadap kita sebagai investor.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang terjadi pada Lehman dan Merrill Lynch di hari ini hampir bisa dipastikan mempunyai dampak menyebarnya sikap &#8216;alergi&#8217; terhadap &#8216;resiko&#8217;, terutama untuk jangka waktu dekat ini. &#8216;Alergi&#8217; ini sendiri akan mempunyai beberapa konsekuensi.</p>
<p style="text-align:justify;">Konsekuensi pertama adalah bahwa kemungkinan besar akan kembali terjadi &#8216;flight to safety&#8217;. Flight to safety  ini adalah timbulnya aliran dana besar yang &#8216;terbang&#8217; dari investasi yg beresiko (spt di negara kita) dan pindah mencari instrumen &#8216;aman&#8217;, seperti obligasi pemerintah USA. Sudah menjadi sifat alami &#8216;investor&#8217; bahwa ketika kondisi di pasar sangat mengkhawatirkan, kebanyakan orang akan lari &#8216;mencari aman&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Flight to Safety ini benar terjadi, ada dua hal yang mungkin terjadi. Satu, mata uang Rupiah bisa mengalami tekanan yang cukup besar di jangka waktu dekat ini, karena investor asing menjual rupiahnya untuk dibelikan &#8216;instrumen aman&#8217;. Kemungkinan kedua, harga obligasi akan turun karena para investor obligasi akan menuntut <a href="http://janganserakah.com/kamusjs/#Yield Obligasi">yield</a> yang lebih tinggi. Kebetulan besok pemerintah kembali akan mengadakan pelelangan SUN (Surat Utang Negara), sehingga kita bisa melihat apakah kemungkinan ini benar terjadi atau tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali kepada fenomena &#8216;alergi&#8217; terhadap resiko, konsekuensi kedua dari kondisi ini adalah bank akan semakin &#8216;enggan&#8217; dan berhati-hati untuk memberikan pinjaman, baik kepada sesama bank maupun kepada  masyarakat. Akibatnya, meskipun suku bunga the Fed tidak dinaikkan, kemungkinan besar suku bunga pinjaman di lapangan akan naik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenaikan suku bunga pinjaman ini sendiri akan menambah beban keuangan masyarakat Amerika, terlebih lagi di saat ini banyak masyarakatnya yang kehidupan sehari-harinya mengandalkan hutang. Naiknya suku bunga ini juga akan mempunyai pengaruh negatif terhadap performa dunia usaha karena beban usaha semakin besar.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/janganserakah.wordpress.com/475/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/janganserakah.wordpress.com/475/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/475/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=475&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/09/15/bb-berita-besar-lehman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B (Berita Besar): Bank Bermasalah di Amerika Semakin Bertambah</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/08/27/bb-berita-besar-bank-bermasalah-di-amerika-semakin-bertambah/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/08/27/bb-berita-besar-bank-bermasalah-di-amerika-semakin-bertambah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 02:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[WHAT THEY SAID&#8230; You always find out who’s been swimming naked when the tide goes out. We found out that Wall Street has been kind of a nudist beach. Warren Buffet &#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211; Tadi malam FDIC mengumumkan bahwa jumlah bank bermasalah dalam pengawasannya di kwartal kedua tahun ini bertambah menjadi 117 buah bank. Jumlah ini meningkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=317&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p class="MsoNormal"><strong>WHAT THEY SAID&#8230;</strong><em></em></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>You always find out who’s been swimming naked when the tide goes out. We found out that Wall Street has been kind of a nudist beach.</em><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;"><strong>Warren Buffet</strong></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tadi malam FDIC mengumumkan bahwa jumlah bank bermasalah dalam pengawasannya di kwartal kedua tahun ini bertambah menjadi 117 buah bank. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan kuartal pertama tahun ini dimana bank bermasalah yang diawasi FDIC berjumlah 90 bank. Tahun lalu, jumlah bank bermasalah ini hanya berjumlah 61 Bank.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dari segi &#8216;ukuran&#8217;, bank yang bermasalah ini juga mengalami peningkatan. Total asset 117 bank yang bermasalah tersebut mencapai nilai 78,3 Milyar Dollar (Rp 705 Triliun), meningkat pesat  (300%) dari kwartal pertama tahun ini dimana 90 bank yang bermasalah &#8216;<em>hanya</em>&#8216; mempunyai asset senilai 26,3 Milyar Dollar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">FDIC sendiri memperkirakan bahwa angka-angka ini masih akan terus bertambah di kemudian hari. Perkiraan ini tampaknya kemungkinan besar akan menjadi kenyataan. Jum&#8217;at lalu misalnya, krisis kredit di Amerika kembali memakan satu korban dengan tumbangnya bank Topeka di Kansas.<span id="more-317"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ketika membaca pengumuman FDIC tersebut, saya langsung teringat satu artikel wawancara dengan Buffet yang saya kutip di atas (&#8216;<em>Ketika air laut surut, kita akan bisa tahu siapa saja yang selama ini berenang telanjang. Seperti yg kita lihat saat ini, selama ini ternyata Wall Street tiada bedanya dengan pantai nudis</em>&#8216;)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bagi saya sendiri, pengumuman FDIC tersebut tidaklah mengejutkan sama sekali. Berdasarkan pengamatan terhadap kondisi sektor finansial di sana, saya malah lebih heran bahwa sampai sekarang &#8216;<em>baru</em>&#8216; 9 bank yang tumbang. Dalam 5 tahun terakhir, tergiur oleh keuntungan yang besar di sektor kredit properti (terutama kredit subprime), bisa dikatakan keseluruhan industri finansial tidak mengindahkan sama sekali resiko yang terkait dengan kredit &#8216;low quality&#8217; seperti itu. Oleh karena itu jika korban tumbang hanya 9 buah, bagi saya justru terasa aneh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jika saya pikirkan, kemungkinan besar penyebab belum ada gelombang besar-besaran bank yang tumbang adalah karena intervensi yang begitu gencar dari pemerintah Amerika. Sejak akhir tahun lalu, pemerintah Amerika melalui the Fed mengucurkan kredit dalam jumlah besar kepada industri finansial, terutama sektor perbankan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kucuran dalam berbagai bentuk fasilitas pinjaman ini, &#8216;<em>secara teori&#8217;</em> dikatakan adalah untuk meningkatkan pemberian kredit kepada masyaraka agar ekonomi Amerika bisa tetap berputar. Dalam prakteknya, kucuran kredit dari pemerintah Amerika ini tidak sampai ke tangan masyarakat karena &#8216;mentok&#8217; di sektor finansial yang menggunakan kredit tersebut lebih utk menopang neraca keuangannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Seperti yang pernah saya ceritakan di salah satu tulisan saya yang lalu, meskipun suku bunga Fed Rate sudah turun jauh dari 5,25% menjadi 2%, penurunan itu tidak dinikmati masyarakat. Bunga KPR/Mortgage di Amerika misalnya, masih sama dengan tahun lalu karena bank-bank enggan mengucurkan kredit (mungkin juga karena karena keuangannya &#8216;<em>mepet</em>&#8216;).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tentunya kita masih perlu menunggu utk melihat bagaimana akhir dari cerita ini. Melanjutkan ilustrasi dari Buffet, saya pikir di kemudian hari kita akan disuguhi tontonan orang-orang yg berlarian mencari tempat bersembunyi, karena setelah air laut surut kelihatan bahwa selama ini mereka berenang telanjang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/janganserakah.wordpress.com/317/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/janganserakah.wordpress.com/317/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/317/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=317&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/08/27/bb-berita-besar-bank-bermasalah-di-amerika-semakin-bertambah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.B (Berita Besar): Meluasnya Kegagalan Mortgage di USA</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/08/12/bb-berita-besar-meluasnya-kegagalan-mortgage-di-usa/</link>
		<comments>http://janganserakah.com/2008/08/12/bb-berita-besar-meluasnya-kegagalan-mortgage-di-usa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 15:23:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edison</dc:creator>
				<category><![CDATA[B.B (Berita Besar)]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Properti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Dalam artikel Cerita di Warung Soto: Subprime, Subprim, Supri dan Supir, saya telah membahas tentang krisis Subprime Mortgage yaitu KPR yang dikucurkan kepada orang-orang yang sebenarnya kurang/tidak layak untuk mendapatkan pinjaman KPR. Dalam artikel itu juga saya bercerita bahwa ketika bubble di sektor properti meletus, maka yang pertama-tama tumbang adalah para pengambil KPR Subprime ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=238&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam artikel <a title="Kisah tentang Subprime Mortgage" href="http://janganserakah.com/2008/07/01/cerita-di-warung-soto-subprime-subprim-supri-dan-supir-1/" target="_blank">Cerita di Warung Soto: Subprime, Subprim, Supri dan Supir</a>, saya telah membahas tentang krisis Subprime Mortgage yaitu KPR yang dikucurkan kepada orang-orang yang sebenarnya kurang/tidak layak untuk mendapatkan pinjaman KPR. Dalam artikel itu juga saya bercerita bahwa ketika bubble di sektor properti meletus, maka yang pertama-tama tumbang adalah para pengambil KPR Subprime ini karena memang sejak awal kondisi finansial mereka sangat buruk.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu diketahui, di USA, KPR itu dibagi ke dalam 3 kategori. Kategori yang paling &#8216;atas&#8217; adalah tipe <strong>Prime</strong>. Untuk bisa mendapatkan KPR tipe ini, dikenakan persyaratan yang sangat ketat dan KPR tipe ini hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang kondisi keuangannya solid dan mempunyai Score Kredit yang tinggi. Orang-orang yang bisa mendapatkan KPR tipe ini akan menikmati bunga yang lebih rendah karena dianggap resiko gagal bayarnya kecil.<span id="more-238"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Di bawah KPR tipe Prime adalah KPR tipe <strong>Alt-A</strong>. KPR ini lebih beresiko daripada tipe Prime. Persyaratan yang diminta untuk mendapatkan KPR tipe ini lebih lunak. Orang-orang yang tidak bisa mendapatkan KPR tipe Prime karena kondisi keuangannya kurang baik maupun ada persyaratan yang tidak bisa dipenuhi, akan terpaksa mengambil KPR Tipe ini. Bunga yang dikenakan dalam KPR tipe ini akan lebih tinggi daripada KPR tipe Prime.</p>
<p style="text-align:justify;">KPR yang berada di tingkat paling &#8216;bawah&#8217;, seperti kita telah lihat bersama, adalah tipe Subprime. Ketika seseorang tidak bisa mendapatkan KPR tipe prime maupun Alt-A, maka pilihan yang tersisa hanyalah tipe Subprime ini. Bunga yang dikenakan oleh KPR tipe ini relatif sangat besar.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam perkembangan di sektor properti USA, kisah &#8216;bergugurannya&#8217; para pengambil KPR tidaklah terbatas kepada KPR tipe Subprime saja, tetapi lalu meluas ke &#8216;lapisan&#8217; KPR yg di atasnya. Yang berikutnya ikut &#8216;tumbang&#8217; adalah para pengambil pinjaman KPR tipe Alt-A. Kini, tampaknya &#8216;wabah&#8217; terlambat-bayar (deliquency) maupu gagal-bayar (default) telah menyebar hingga ke KPR tipe Prime yang dianggap merupakan pinjaman berkualitas.</p>
<p style="text-align:justify;">Gagal bayar (default) KPR tipe Prime dengan nilai dibawah $407.000,- kini mencapai 2,44%, meningkat jauh dibandingkan dengan 1 thn lalu dimana tingkat gagal bayar utk KPR tipe Prime ini hanya 1,38% (secara persentase, ini adalah kenaikan sebesar ±75%).</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi ini lebih parah lagi untuk KPR tipe Prime dengan nilai di atas $407.000,- atau yang dikenal sebagai Jumbo Loan. Gagal bayar utk tipe ini mencapai 4,03%. Nilai ini sangat jauh di atas data tahun lalu yang hanya sebesar 1,11% (kenaikan sebesar ±260%).</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Apa dampak dari meluasnya gagal-bayar pinjaman KPR ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi sektor properti, tentunya berita ini sangat mencemaskan. Menyebarnya fenomena gagal-bayar/default hingga ke KPR tipe Prime cukup mengagetkan banyak orang karena semula diperkirakan hanya KPR tipe Subprime dan Alt-A yang akan mengalami permasalahan ini. Semakin meluasnya gagal-bayar di sektor properti akan menyebabkan semakin banyak rumah-rumah yang disita dan dilepas ke pasar. Ini akan semakin menekan harga properti yang saat ini sudah mengalami penurunan yang cukup besar yang lalu berpotensi menimbulkan gelombang baru gagal-bayar/default KPR.</p>
<p style="text-align:justify;">Meluasnya gagal-bayar KPR ini juga akan menyebabkan bank semakin was-was dalam mengucurkan KPR. Seperti yang saya tulis di artikel <a title="Artikel ttg Krisis Kredit" href="http://janganserakah.com/2008/08/08/krisis-kredit-amerika-kisah-kegagalan-sektor-finansial-3/" target="_blank">Krisis Kredit Amerika, Kisah Kegagalan Sektor Finansial (3)</a>, meskipun Bank Sentral USA (The Fed) dalam 1 tahun ini sudah menurunkan suku bunga Fed Rate dari 5,25% menjadi 2%, tetapi bunga KPR tidak turun dan tetap bertahan di tingkat yang sama dengan tahun lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan meluasnya gagal bayar ini, bukan tidak mungkin bunga KPR/Mortgage malahan akan naik meskipun jika the Fed tidak menaikkan suku bunga. Ini akan menyebabkan orang-orang akan semakin menunda pembelian rumah (krn KPR mahal dan sulit didapatkan karena persyaratannya semakin ketat) sehingga sektor properti akan butuh waktu yang lebih lama lagi untuk pulih.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi sektor finansial, meluasnya gagal-bayar ini tentunya akan semakin memperburuk kondisi keuangan mereka. Menurut sebuah artikel yang saya baca, diperkirakan saat ini hampir 30% para pengambil pinjaman KPR mempunyai hutang yang lebih besar dibandingkan dengan nilai propertinya. Ini artinya, jika orang-orang ini gagal bayar,  meskipun bank menyita rumah yang menjadi objek KPR,  bank-bank tersebut akan tetap mengalami kerugian karena nilai sitaannya tidak cukup untuk menutup nilai hutang.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi sektor ekonomi lain, mulai rontoknya pengambil KPR tipe Prime ini mempunyai makna khusus. Secara umum, orang-orang yang bisa mendapatkan KPR tipe ini adalah orang-orang yang mempunyai penghasilan baik. Jika golongan ini sampai mengalami kesulitan membayar KPRnya, maka berarti kini golongan ini pun sudah mulai terkena dampak dari berbagai permasalahan yang ada di perekonomian saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu hal yang harus diketahui, ekonomi Amerika sangat tergantung kepada konsumsi masyarakatnya. Ketika masyarakat kelas menengah dan menengah atasnya  mengalami kesulitan bahkan untuk membayar KPR rumahnya, tentunya mereka akan mengurangi pengeluaran konsumsinya, terutama untuk barang yang bukan termasuk kebutuhan primer. Konsumsi yang menurun ini akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Amerika semakin melambat. Meskipun berdasarkan data resmi, saat ini Amerika belum bisa dikatakan mengalami resesi, dengan kondisi seperti ini, kemungkinan besar datangnya &#8216;status&#8217; resesi  &#8216;resmi&#8217; hanyalah permasalahan waktu saja.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/janganserakah.wordpress.com/238/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/janganserakah.wordpress.com/238/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.com&blog=3861276&post=238&subd=janganserakah&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.com/2008/08/12/bb-berita-besar-meluasnya-kegagalan-mortgage-di-usa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae628bb9f7b7722d08a71d291372e337?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">edison76</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>