<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Meneropong 2009: Ancaman Kredit Konsumen</title>
	<atom:link href="http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/</link>
	<description>Sebuah blog sederhana tentang dunia investasi dan perencanaan keuangan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 10:52:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: Ayu Santi</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-3193</link>
		<dc:creator>Ayu Santi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 17:54:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-3193</guid>
		<description>problematika kartu kredit sangat banyak sekali, bijaklah selalu untuk memakai/menggunakannya. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Saya lebih setuju kalau kartu kredit digunakan sebagai alat pembayaran, bukan kartu hutang ataupun tambahan penghasilan. karena kemudahan yang ditawarkan banyak dan banyak fasilitas discount yang bisa dinikmati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>problematika kartu kredit sangat banyak sekali, bijaklah selalu untuk memakai/menggunakannya. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Saya lebih setuju kalau kartu kredit digunakan sebagai alat pembayaran, bukan kartu hutang ataupun tambahan penghasilan. karena kemudahan yang ditawarkan banyak dan banyak fasilitas discount yang bisa dinikmati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didiek</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2623</link>
		<dc:creator>didiek</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 13:58:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2623</guid>
		<description>Gua punya kl. 9 kartu kredit, dan sebagian besar darinya sudah menunggak jalan 4 bulan, kalo ditotal nilainya hampir 100 juti.  Asal mental baja saja untuk menghadapi perang urat syaraf dengan pihak bank dan agencynya, apalagi lagi krisis kayak gini. Emang dana KTA dan kartu kredit asal aslinya dari mana?  memang punya negara? aah, nggal lah yao, negara kita masih banyak utang dan cukup miskin. 
Jadi, apa yg gua perbuat...? tidak akan gua bayar..!  laaah...bayarnya darimana, usaha lagi sangat sepi. Biarin ajaa...deh!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gua punya kl. 9 kartu kredit, dan sebagian besar darinya sudah menunggak jalan 4 bulan, kalo ditotal nilainya hampir 100 juti.  Asal mental baja saja untuk menghadapi perang urat syaraf dengan pihak bank dan agencynya, apalagi lagi krisis kayak gini. Emang dana KTA dan kartu kredit asal aslinya dari mana?  memang punya negara? aah, nggal lah yao, negara kita masih banyak utang dan cukup miskin.<br />
Jadi, apa yg gua perbuat&#8230;? tidak akan gua bayar..!  laaah&#8230;bayarnya darimana, usaha lagi sangat sepi. Biarin ajaa&#8230;deh!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: San</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2519</link>
		<dc:creator>San</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 01:34:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2519</guid>
		<description>Pembeberan stimulus plan Timothy Geithner lom dibahas bung Edi? Mumpung masih angetan. Mungkin sama angetnya dengan SR 001.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pembeberan stimulus plan Timothy Geithner lom dibahas bung Edi? Mumpung masih angetan. Mungkin sama angetnya dengan SR 001.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mounir</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2494</link>
		<dc:creator>mounir</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 06:07:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2494</guid>
		<description>Dear all,

Mau nimbrung aja. Saya kebetulan lagi bikin penelitian tentang problematika seputar kredit (konsumsi) macet, seperti kartukredit, KPR, mobil, motor, perangkat elektronik dll.
Kalo ada temen-temen yang punya pengalaman seputar itu, pls email ke: mounir_1208@yahoo.com. Thanks for share ya.

ttd 
mounir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear all,</p>
<p>Mau nimbrung aja. Saya kebetulan lagi bikin penelitian tentang problematika seputar kredit (konsumsi) macet, seperti kartukredit, KPR, mobil, motor, perangkat elektronik dll.<br />
Kalo ada temen-temen yang punya pengalaman seputar itu, pls email ke: <a href="mailto:mounir_1208@yahoo.com">mounir_1208@yahoo.com</a>. Thanks for share ya.</p>
<p>ttd<br />
mounir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: geisha</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2367</link>
		<dc:creator>geisha</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 01:53:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2367</guid>
		<description>saya malah ga punya 1 pun kartu kredit .. hiks .. cumen ada 1 kartu debit bca T___T&#039; ndeso banget ya ... hikz ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya malah ga punya 1 pun kartu kredit .. hiks .. cumen ada 1 kartu debit bca T___T&#8217; ndeso banget ya &#8230; hikz &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: budi herprasetyo</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2273</link>
		<dc:creator>budi herprasetyo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 14:29:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2273</guid>
		<description>ini memang risiko bila sektor konsumsi menjadi lokomotif ekonomi sebuah negara. lambatnya sektor   riil yang produktif, memicu berubahnya &quot;arah angin&quot; perekonomian.
Mulailah dengan cerdas menggunakan fasilitas-fasilitas kredit konsumtif.
Saya sudah menulis sebuah buku tentang hal itu
&quot;BERANI UTANG PASTI UNTUNG !&quot;
Ada strategi mengubah utang konsumtif menjadi utang produktif.
Bukan promosi lho...
i like this blog...
salam sempurna ! Terimakasih !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini memang risiko bila sektor konsumsi menjadi lokomotif ekonomi sebuah negara. lambatnya sektor   riil yang produktif, memicu berubahnya &#8220;arah angin&#8221; perekonomian.<br />
Mulailah dengan cerdas menggunakan fasilitas-fasilitas kredit konsumtif.<br />
Saya sudah menulis sebuah buku tentang hal itu<br />
&#8220;BERANI UTANG PASTI UNTUNG !&#8221;<br />
Ada strategi mengubah utang konsumtif menjadi utang produktif.<br />
Bukan promosi lho&#8230;<br />
i like this blog&#8230;<br />
salam sempurna ! Terimakasih !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: putrie_kmps</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2230</link>
		<dc:creator>putrie_kmps</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 03:26:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2230</guid>
		<description>@ san

Sayangnya hanya 10% pengguna kartu kredit yang membayar lunas tagihannya tiap bulan, itulah mengapa kartu kredit kian gencar mencari nasabah baru, agar bunga denda yang mereka peroleh semakin banyak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ san</p>
<p>Sayangnya hanya 10% pengguna kartu kredit yang membayar lunas tagihannya tiap bulan, itulah mengapa kartu kredit kian gencar mencari nasabah baru, agar bunga denda yang mereka peroleh semakin banyak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: san</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2228</link>
		<dc:creator>san</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 02:56:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2228</guid>
		<description>bung edison... kalo misalnya pengguna kartu kredit maupun kredit2 yang lain utamanya dinegara US sana, seperti yang anda sarankan...

&quot;Lunasi seluruh tagihan kartu kredit kita setiap bulannya dan hindari kebiasaan hanya membayar jumlah pembayaran minimum&quot;

akankah krisis ini terjadi?

just a simple Q!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bung edison&#8230; kalo misalnya pengguna kartu kredit maupun kredit2 yang lain utamanya dinegara US sana, seperti yang anda sarankan&#8230;</p>
<p>&#8220;Lunasi seluruh tagihan kartu kredit kita setiap bulannya dan hindari kebiasaan hanya membayar jumlah pembayaran minimum&#8221;</p>
<p>akankah krisis ini terjadi?</p>
<p>just a simple Q!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aditpulsa</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2216</link>
		<dc:creator>aditpulsa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 06:46:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2216</guid>
		<description>Bunga kredit konsumsi, terutama KPR dari bank-bank, bank konvensional maupun non konvensional, kalo dihitung2 cukup &quot;mencekik&quot;. Walaupun &quot;dibungkus&quot; dengan istilah &quot;ongko sewa&quot; untuk menghindari istilah bunga, tetap saja persentase interest cukup tinggi. Akibatnya? Kalo debitur tidak bisa bayar, tentu saja memicu NPL di KPR, baik bank konvensional maupun non konvensional . tinggi. Hanya saja, bank punya agunan, jadi mereka aman-aman saja.

Sebenarnya sih, kite2 ini lagi menunggu tulisan Bro Edison tentang Sarijaya....sapa tau ade bocoran, ada ngga sekuritas lagi yg pengurusnya ngaco...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bunga kredit konsumsi, terutama KPR dari bank-bank, bank konvensional maupun non konvensional, kalo dihitung2 cukup &#8220;mencekik&#8221;. Walaupun &#8220;dibungkus&#8221; dengan istilah &#8220;ongko sewa&#8221; untuk menghindari istilah bunga, tetap saja persentase interest cukup tinggi. Akibatnya? Kalo debitur tidak bisa bayar, tentu saja memicu NPL di KPR, baik bank konvensional maupun non konvensional . tinggi. Hanya saja, bank punya agunan, jadi mereka aman-aman saja.</p>
<p>Sebenarnya sih, kite2 ini lagi menunggu tulisan Bro Edison tentang Sarijaya&#8230;.sapa tau ade bocoran, ada ngga sekuritas lagi yg pengurusnya ngaco&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: waskita</title>
		<link>http://janganserakah.com/2009/01/08/meneropong-2009-ancaman-kredit-konsumen/#comment-2213</link>
		<dc:creator>waskita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 02:00:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=805#comment-2213</guid>
		<description>Bank-bank mustinya kan tahu resiko memberi kredit secara mudah. Tapi mengapa toh dikerjakan juga? Apakah perbandingan antara kerugian akibat resiko macet &amp; total bunga yang diterima masih menguntungkan? Kalau perhitungan tersebut salah, dan bank-bank bangkrut, yang tertimpa susah kan se-Indonesia raya. Kalau perhitungan itu benar, yang untung bank-bank itu (saja).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bank-bank mustinya kan tahu resiko memberi kredit secara mudah. Tapi mengapa toh dikerjakan juga? Apakah perbandingan antara kerugian akibat resiko macet &amp; total bunga yang diterima masih menguntungkan? Kalau perhitungan tersebut salah, dan bank-bank bangkrut, yang tertimpa susah kan se-Indonesia raya. Kalau perhitungan itu benar, yang untung bank-bank itu (saja).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
