<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: PELAJARAN DARI CERITA HOROR REKSADANA &#8216;BODONG&#8217; BANK CENTURY</title>
	<atom:link href="http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/</link>
	<description>Sebuah blog sederhana tentang dunia investasi dan perencanaan keuangan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 10:52:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: Gregory Despain</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-6161</link>
		<dc:creator>Gregory Despain</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 06:07:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-6161</guid>
		<description>Some hyips are great paying program. I can&#039;t say anything bad.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Some hyips are great paying program. I can&#8217;t say anything bad.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Public Blog Kompasiana&#187; Blog Archive &#187; White Collar Crime &#38; Banking Crime Bank Century; Mengulang Kisah Sukses Kasus BLBI</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-5036</link>
		<dc:creator>Public Blog Kompasiana&#187; Blog Archive &#187; White Collar Crime &#38; Banking Crime Bank Century; Mengulang Kisah Sukses Kasus BLBI</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 10:57:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-5036</guid>
		<description>[...] Rekam jejak Bank Century berbasis di bisnis valas ini dari awal banyak mengundang misteri di mana Per 30 September 2008, PT. Antaboga Delta Sekuritas tercatat sebagai salah satu pemegang saham terbesar Bank Century (dengan total kepemilikan 7,44%). Bank Century dalam operasinya juga melakukan penjualan reksadana bodong padahal bank ini tidak mempunyai perizinan untuk menjual Reksadana melalui PT. Antaboga Delta Sekuritas. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Rekam jejak Bank Century berbasis di bisnis valas ini dari awal banyak mengundang misteri di mana Per 30 September 2008, PT. Antaboga Delta Sekuritas tercatat sebagai salah satu pemegang saham terbesar Bank Century (dengan total kepemilikan 7,44%). Bank Century dalam operasinya juga melakukan penjualan reksadana bodong padahal bank ini tidak mempunyai perizinan untuk menjual Reksadana melalui PT. Antaboga Delta Sekuritas. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: White Collar Crime &#38; Banking Crime Bank Century; Mengulang Kisah Sukses Kasus BLBI &#171; Kalimasada Perjalanan Pulang</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-4918</link>
		<dc:creator>White Collar Crime &#38; Banking Crime Bank Century; Mengulang Kisah Sukses Kasus BLBI &#171; Kalimasada Perjalanan Pulang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 15:21:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-4918</guid>
		<description>[...] Rekam jejak Bank Century berbasis di bisnis valas ini dari awal banyak mengundang misteri di mana Per 30 September 2008, PT. Antaboga Delta Sekuritas tercatat sebagai salah satu pemegang saham terbesar Bank Century (dengan total kepemilikan 7,44%). Bank Century dalam operasinya juga melakukan penjualan reksadana bodong padahal bank ini tidak mempunyai perizinan untuk menjual Reksadana melalui PT. Antaboga Delta Sekuritas. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Rekam jejak Bank Century berbasis di bisnis valas ini dari awal banyak mengundang misteri di mana Per 30 September 2008, PT. Antaboga Delta Sekuritas tercatat sebagai salah satu pemegang saham terbesar Bank Century (dengan total kepemilikan 7,44%). Bank Century dalam operasinya juga melakukan penjualan reksadana bodong padahal bank ini tidak mempunyai perizinan untuk menjual Reksadana melalui PT. Antaboga Delta Sekuritas. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Waspada</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-3939</link>
		<dc:creator>Waspada</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 08:49:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-3939</guid>
		<description>Yang terbaik adalah kombinasi poin-2 saran di atas dengan perbandingan yang untung biasa tapi aman lebih besar jumlahnya daripada yang untung kecil atau besar tapi beresiko.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang terbaik adalah kombinasi poin-2 saran di atas dengan perbandingan yang untung biasa tapi aman lebih besar jumlahnya daripada yang untung kecil atau besar tapi beresiko.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Waspada</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-3938</link>
		<dc:creator>Waspada</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 08:46:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-3938</guid>
		<description>Namanya juga sumbang saran kepake syukur enggak juga gak apa-2 lho ya.

Berdasarkan pengalaman saya, maka : 

Jika Wong pilih yang aman, berkembang pesat serta dimaksudkan untuk disimpan dalam waktu yang lama ya beli tanah yang jelas suratnya di tempat strategis atau bakal berkembang (tanya perencanaan tata kota di kecamatan)

Jika Wong pilih yang cepat berkembang, gampang dicairkan ya beli emas murni batangan (24 karat)

Jika Wong pilih yang gampang naik dan turun keuntungannya ya beli saham perusahaan yang bonafid.

Jika Wong pilih yang aman dan stabil harganya ya beli obligasi.

Jika wong berani pilih untung besar walau beresiko tinggi ya reksadana bodong.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Namanya juga sumbang saran kepake syukur enggak juga gak apa-2 lho ya.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman saya, maka : </p>
<p>Jika Wong pilih yang aman, berkembang pesat serta dimaksudkan untuk disimpan dalam waktu yang lama ya beli tanah yang jelas suratnya di tempat strategis atau bakal berkembang (tanya perencanaan tata kota di kecamatan)</p>
<p>Jika Wong pilih yang cepat berkembang, gampang dicairkan ya beli emas murni batangan (24 karat)</p>
<p>Jika Wong pilih yang gampang naik dan turun keuntungannya ya beli saham perusahaan yang bonafid.</p>
<p>Jika Wong pilih yang aman dan stabil harganya ya beli obligasi.</p>
<p>Jika wong berani pilih untung besar walau beresiko tinggi ya reksadana bodong.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wong_deso</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-3912</link>
		<dc:creator>wong_deso</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 07:04:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-3912</guid>
		<description>Saya Mempunyai uang 100 Jt. menurut anda investasi apa yg cocok atau aman menurut saudara. yg Bisa membawa keutungan di hari tua saya? Reksa dana,saham,obligasikah. apa investasi bebertuk barang bergerak atau tidak bergerak. terima kasih&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya Mempunyai uang 100 Jt. menurut anda investasi apa yg cocok atau aman menurut saudara. yg Bisa membawa keutungan di hari tua saya? Reksa dana,saham,obligasikah. apa investasi bebertuk barang bergerak atau tidak bergerak. terima kasih&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: slams</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-3882</link>
		<dc:creator>slams</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 15:12:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-3882</guid>
		<description>teman-teman, ada yg bisa njelasin awal mula kasus bank century ni??
q da tugas ni presentasi mengenai masalah bank century. padahal ni mata kuliah manajemen keuangan tp kq malah dsuruh membahas gituan. q bingung banget nih... ada yang bisa bantuin gk y???
kirimin artikel lewat email aja y...
slams_pbb_stan@plasa.com
thanx bwt yg mw bantuin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>teman-teman, ada yg bisa njelasin awal mula kasus bank century ni??<br />
q da tugas ni presentasi mengenai masalah bank century. padahal ni mata kuliah manajemen keuangan tp kq malah dsuruh membahas gituan. q bingung banget nih&#8230; ada yang bisa bantuin gk y???<br />
kirimin artikel lewat email aja y&#8230;<br />
<a href="mailto:slams_pbb_stan@plasa.com">slams_pbb_stan@plasa.com</a><br />
thanx bwt yg mw bantuin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Waspada</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-2763</link>
		<dc:creator>Waspada</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 05:04:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-2763</guid>
		<description>Berita baru nih, kenaikan harga emas per 31 Januari 2009 telah memberi kan keuntungan lagi buat saya Rp 70.000,- per gram. Wah !!! Rejeki nomplok nih ! Invest terus !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berita baru nih, kenaikan harga emas per 31 Januari 2009 telah memberi kan keuntungan lagi buat saya Rp 70.000,- per gram. Wah !!! Rejeki nomplok nih ! Invest terus !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Waspada</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-2571</link>
		<dc:creator>Waspada</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 02:35:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-2571</guid>
		<description>Terlepas dari siapa yang salah, apa bank yang menjual, apa pemerintah sebagai pengawas moneter, apa nasabah yang beli ReBo = Reksadana Bodong... menurut anda dengan sistem dan kondisi perbankan yang ada sekarang saat kejadian, berapa besar peluang uang nasabah bisa kembali ? 

Kasihan ya, ada yang kerugiannya sampai puluhan milyar. 

Saya aja nih kayaknya ampe pensiun belum tentu ketemu uang segede gajah gitu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terlepas dari siapa yang salah, apa bank yang menjual, apa pemerintah sebagai pengawas moneter, apa nasabah yang beli ReBo = Reksadana Bodong&#8230; menurut anda dengan sistem dan kondisi perbankan yang ada sekarang saat kejadian, berapa besar peluang uang nasabah bisa kembali ? </p>
<p>Kasihan ya, ada yang kerugiannya sampai puluhan milyar. </p>
<p>Saya aja nih kayaknya ampe pensiun belum tentu ketemu uang segede gajah gitu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: toto_lutu</title>
		<link>http://janganserakah.com/2008/12/08/pelajaran-dari-cerita-horor-reksadana-bodong-bank-century/#comment-2546</link>
		<dc:creator>toto_lutu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 17:12:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=761#comment-2546</guid>
		<description>Agak diurai dikit aja..
Banknya salah karena gak punya izin tapi kok jualan. Di sini ada unsur penipuan terlebih bila mereka mengaku punya izin dan tidak memberikan informasi yg benar dan lengkap.
Pemerintah (dan perangkat regulatornya) salah karena tidak ketat dalam pengawasan dan pengontrolan serta lamban dalam bertindak. Bahkan &#039;katanya&#039; BI dan BAPEPAM &amp; LK sudah tahu sejak setahun yg lalu.
Masyarakat (yg tertipu) salah karena menyerahkan akal sehatnya dikalahkan keserakahan dan malas mencari informasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agak diurai dikit aja..<br />
Banknya salah karena gak punya izin tapi kok jualan. Di sini ada unsur penipuan terlebih bila mereka mengaku punya izin dan tidak memberikan informasi yg benar dan lengkap.<br />
Pemerintah (dan perangkat regulatornya) salah karena tidak ketat dalam pengawasan dan pengontrolan serta lamban dalam bertindak. Bahkan &#8216;katanya&#8217; BI dan BAPEPAM &amp; LK sudah tahu sejak setahun yg lalu.<br />
Masyarakat (yg tertipu) salah karena menyerahkan akal sehatnya dikalahkan keserakahan dan malas mencari informasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
